
[ Top 3 Kontribusi Akan Di Berikan Hadiah]
[ Silahkan Periksa Inventory Kalian!]
[ Para Player yang Selamat Akan Di Berikan Hadiah sesuai Kontribusi!]
Yunhoo menatap papan kontribusi dan sistem besar yang menampilkan Pesan iru keseluruh Player itu dengan jelas.
Papan itu besar Yang membuat semua Player menatap papan itu dengan Tatapan mereka yang serius.
“Kau berhasil” ucap Yunhoo yang menatap Lee Jinaa di belakangnya.
“Itu…. Itu berkat bantuan Anda” ucap Lee Jinaa yang malu itu dan Tak menyangka.
“Lihat? Aku membawa Member yang bagus bukan?” Sorak tengil Yunhoo ke Byok Kyoung-so itu.
“Hahaha, kau bercanda Anggota Yang di bawa Oleh mu semuanya pasti adalah yang terbaik” ucap Byok Kyoung-so yang merendah itu dan menunduk.
Yunhoo yang merasa bahwa dia mendapatkan sebuah berlian cukup senang dengan hasilnya itu.
“Kau membawa seseorang yang hebat” ucap Doo Songhyuk itu yang dengan wajah datar memuji Yunhoo.
“Lihat?…. Kau dengar bukan?…. Dia memujimu loh” ucap Yunhoo itu yang terlihat bangga dan tersenyum.
Dia sekilas terlihat bodoh dengan kebanggaannya dan perasaan senang nya itu yang membuat raut wajah seriusnya ketika memimpin Hilang dari ingatan semua orang.
“Kau berhasil, aku tak menyangka itu akan seperti ini” ucap Pak tua Kwon itu yang berdiri di depannya dengan raut wajah yang serius.
“Ya, tapi kenapa wajahmu seperti itu?” Ucap Yunhoo yang bertanya dengan Ekspresi Nya yang dalam posisi senang dan bangga itu.
“Aku sedang memperhatikan Dia.” Ucap Pak tua itu yang menunjuk dengan Gestur muka nya yang memberikan Kode ke arah seseorang yang cukup jauh jaraknya dari Yunhoo.
“Siapa itu?” Tanya Yunhoo yang menoleh dan menatap ke arah Pria yang tampak jengkel dengan Ekspresinya itu.
“Dia adalah seseorang yang menembakkan Panah ke Arah Lee Jinaa” sela Akila yang melanjutkan Ucapan yang Ingin di Ucapkan Oak tua itu
“Oh?…… aku juga kaget dengan Panah cepat yang meluncur itu, tapi apakah itu panah yang di Tembakan secara sengaja?” Tanya Yunhoo sembari memiringkan kepalanya.
“Tidak, aku yakin itu Bukanlah Panah yang di tembakan secata tidak sengaja” jawab Pak tua Kwon dengan yakinnya menyipitkan Matanya Ke Pria yang terlihat kesal itu.
“Hm…… apa kau tahu siapa itu?” Decak Yunhoo yang menyipitkan matanya itu sembari melirik pelan ke Pria itu.
“Dimm Gils Top 2 Kontribusi Dari Guild Cgv” Jawab Pak tua itu dengan ******* kesal nya.
“Ouh…. Dia cukup Hebat seharusnya Bukan …. Apakah dia Adalah Player Rank A?” Aju yunhoo itu yang bertanya lagi.
“Ya dia Rank A dengan Skill Panah nya yang Di Juluki Sebagai Pemanah Api, karna Panahnya selalu meledak dan membuat api di manapun panah itu di tembakan” jelas pak tua itu yang dengan desahannya yang dalam dia mendesah dan memegang kepalanya dengan ekspresi Kusam.
“Dia adalah Player paling menyebalkan karna Sikapnya, tetapi Juga Player yang Berbakat dengan Skillnya, sayang sekali Bahwa Dia di berkali Skill yang bagus dengan kepribadian yang buruk” ungkap Pak tua itu yang meyayangkan bakat istimewah seperti itu.
“Hm…. Kau benar sangat di sayangkan dia Untuk Terus Hidup” ucap Yunhoo yang membuat seringai kecil dengan senyuman jahatnya.
“Hah?! Apa?…. Kau…. Kau tidak akan melakukan Hal gila bukan?….” Tanya Pak tua itu yang memegang Kedua Pundak Yunhoo dan menggoyanvkam Seluruh tubuhnya itu.
“Kumuhon jangan Tambah pekerjaan ku lagi” dengan nada memohonnya itu pak tua itu membuat ekspresi serius dengan raut wajah yang penuh dengan kecemasan .
“Eh…. Ya baiklah…” dengan raut wajah yang sedikit Bingung itu Yunhoo mengiyakan Permintaa Pak tua itu.
__ADS_1
“Tapi apa kita hanya perlu Diam? Bukankah itu sedikit menyedihkan?” Seru Yunhoo itu.
“Diam lebih baik dari pada membuat keributan yang berlebihan lagi” jawab pak tua itu dengan wajah datar nya dan mendorong Yunhoo untuk segera pergi meninggalkan tepi pantai itu.
“Untuk semuanya kalian segera bisa pergi kembali dan mulai melanjutkan Kegiatan kalian” ucap pak tua itu yang berteriak.
Para anggota Guild yang saling berbicara itu mengangguk dan Mulai masing-masing pergi meninggalkan tepi pantai.
Beberapa orang yang berkumpul di tepi pantai juga mulai saling pergi dari situ dengan wajah beberapa yang sedih dengan kehilangan rekan mereka dan beberapa Juga merasa kecewa
Tidak banyak juga yang berekspresi seperti itu, karna beberapa player lainnya mempunyai ekspresi senang dan bahagia dengan Ekspresi nya.
Yunhoo hanya bisa menghela nafasnya dengan kesal dan melewati Tatapan pria yang tampak jengkel itu ke arah nya
“Baiklah baiklah aku bisa jalan sendiri , berhenti mendorong ku” tegas Yunhoo yang melepaskan tangan pak tua kwon itu.
Yunhoo sekarang berjalan bersama akila, Dan sanghyeon yang mengikutinya.
Ini cukup aneh melihat sanghyeon ada di belakang Yunhoo mengikutinya.
Yunhoo berhenti sejenak dan menatap sanghyeon yang mengikutinya di belakang dengan ekspresi ragu tetapi bersemangat.
“Apa aku belum bilang sebelumnya?” Tanya Yunhoo yang bingung dan menggaruk sisi kepala kirinya itu.
“Anda tidak bilang apapun” ucap Sanghyeon itu yang bingung.
“Baiklah, berhenti mengikuti ku, kau bisa pergi dengan Pak tua ini, aku akan pergi ke arah yang berbeda.” Jelas Yunhoo yang menggaruk-garuk kepalanya dengan rasa penat itu.
Terkadang membawa seseorang ke Guild juga cukup merepotkan untuk Yunhoo.
Ini menyebalkan untuknya tapi ini masihlah terbaik untuk merekrut orang berbakat ke Guild agar dapat berkembang lebih jauh lagi.
Yunhoo menepuk Pundak Pak tua itu dan meninggalkannya bersama akila.
Dia pergi dengan Skill anginnya yang membawa Akila juga bersamanya dan pergi dengan cepat.
“Dasar orang itu….” Dengan suara kesalnya dia bergumam pelan dan menatap Sanghyeon.
“I-itu, saya berharap saya bisa melakukan yang terbaik untuk Guild!” Ucap Sanghyeon yang dengan malu malu berbicara serius
“Baiklah, jangan terlalu kaku, aku tidak menggigit kok” ucap Pak tua itu yang mulai menuntun Sanghyeon pergi bersamanya menuju ke Gedung Guild.
…….
Rumah Yunhoo.
Yunhoo duduk dengan lelah nya dan membuka beberapa kancing kemeja nya itu yang nampak membuatnya cukup engap.
Dia juga melepaskan dasi nya dan melemparkannya ke Ranjang Di mana dia tertidur.
Yunhoo duduk dengan lemah dan mulai menjatuhkan badannya ke Kasur yang empuk itu.
“Hah….. lelah sekali” ungkap nya dengan nada lelah itu dan beberapa keringat di badannya.
“Master apakah master ingin Air? Biar aku membuatkannya” ucap Jiwoo yang keluar dari bayangan yunhoo itu.
Jinhoo di sisi lain Juga keluar dan turut membantu Jiwoo membuatkan air untuk Yunhoo.
__ADS_1
Yunhoo hanya mengangguk diam di ranjang nya bersama akila yang duduk di ranjang nya dan memandang ke sekitar kamar Yunhoo.
“Apakah kau bosan?” Tanya Yunhoo.
“Tidak, aku hanya berpikir, hidup seperti ini sangat menyenangkan” jawab Akila.
“Kenapa begitu? Apakah sebelumnya Hidupmu tidak menyenangkan?” Tanya Yunhoo itu.
“Cukup menyenangkan, tapi aku tidak menyangka bahwa Hidup seperti manusia di sini lebih dan jauh lebih menyangkan dan menyegarkan” ucap Akila yang tampak membawa sedikit kesan dewasanya yang Mulai tumbuh.
“Hm….. ya kehidupan manusia tidak semuanya berjalan baik, kau juga melihatnya bukan?….. manusia adalah orang yang egois dan serakah, kau juga melihat hasil dari pembullyan Sanghyeon yang karna lemah dia di perlakukan dengan Buruk.” Tegas Yunhoo dengan wajah datarnya.
“Tidak ada hal menyenangkan sebenarnya di sini, tapi Jika aku bisa bilang apa yang lebib baik dari dunia ini adalah pemandangan nya yang begitu indah, sebenarnya selama kau mempunyai duit kau bisa Hidup dengan tenang dan nyaman tapi karna kekuatan Mulai muncul di dunia ku itu mulai menjadi bertambah dengan Syarat kau cukup Kuat.”
“Jika kau Kuat dan Mempunyai duit, itu hanya akan menjadi perkara Mudah bahwa kau bisa Hidup tenang dan nyaman, kau juga bisa hidup di tempat sepi yang memiliki pemandangan bagus dan menyejukkan.” Ungkap Yunhoo sembari merentangkan tangannya itu.
“Hidup tidak ada yang mudah, dan aku percaya bahwa Semua kesulitan dan perjuangan itu di butuhkan untuk terus tumbuh, tetapi aku tak bilang Hidup di sini adalah hal buruk, aku juga tidak mengetahui bagaimana tempat tinggal mu dulu, tetapi apakah itu membawa kesan dan perasaan yang tidak nyaman Untuk mu?” Tanya Yunhoo dengan lembut itu.
“Ya, itu cukup buruk, karna perlakuan mereka dan tatapan mereka semuanya tidak ada hal yang menyenangkan datang ke arah ku, ayahku berkata bahwa Jalanilah Hidup dengan baik, bahkan Dia berkata Jika dia tidak menyukai tinggal di sini, dia membebaskan ku pergi dan tinggal di manapun meski dengan persyaratan aku harus mengabarinya dan mengunjunginya setidaknya beberapa tahun sekali.” Ungkap akila itu dengan ekspresi kusam nya.
“Lalu apakah kau memutuskan untuk tidak Tinggal di kampung halaman mu?” Tanya Yunhoo.
“Aku tidak tahu, aku bingung, seharusnya sebelum masa dewasaku , aku harus segera menetap dan hibernasi untuk menjadi dewasa dalam beberapa abad lagi.”
“Dan aku harus segera kembali ke kampung halaman ku untuk melakukan Hibernasi dan Upacara pendewasaan.” Lanjut Akila itu.
“Kalau begitu kau bisa memutuskannya secara perlahan, kau juga bisa pergi dari kampung halaman mu jika kau tidak menyukainya setelah upacara pendewasaan mu.” Tegas Yunhoo yang merasa itu adalah saran yang baik.
“Itu adalah apa yang Ku pikirkan Juga, tetapi Ibuku tidak berpikir begitu, dia berkata bahwa Hidup di luar dunia sangat berbahaya dan dia berharap aku tetap tinggal di kampung halaman ku.” Ucap akila itu dengan Sedikir ekspresi bimbang dan Bingung.
Dia juga membuat wajah dan ekspresi seperti Remaja lagi dan mempunyai wajah bingung tapi sedikit serius.
Ya mau bagaimanapun sekarang Akila masihlah Remaja bahkan meski Umur nya 500 tahun sekalipun sikap nya dan Hawanya yang dia keluarkan olehnya masihlah sikap Remaja yang belum ada sedikitpun kedewasaan dari Tatapan dan Sikapnya.
“Hm….. itu rumit tapi jika masalahnya hanyalah kekhawatiran karan banyak Bahaya maka itu masih bisa di cari jalan keluarnya dengan Mudah.” Ucap Yunhoo yang tersenyum.
“Jalan keluar? Bagaimana itu Yunhoo?” Tanya akula yang bertanya dengan Wajahnya yang Imut itu.
Yunhoo hanya bisa terdiam dan mengelusnya.
“Jawabannya mudah, jika kau bisa mengalahkan Orang tua mu dalam pertarungan maka itu bisa di katakan bahwa kau cukup Kuat untuk melindungi Diri mu bukan?” Ungkap Yunhoo itu yang menatap Akila.
Akila yang mendengar itu langsung membuat Kilauan kecil di matanya dan cukup senang.
“Itu ide yang berilian Yunhoo!” Ungkap akila yang memeluk Yunhoo itu.
“Ayau ku sangat kuat! Dan bisa di bilang dia adalah yang terkuat , jadi jika aku bisa mengalahkan ayahku maka aku harus berlatih lebih keras!” Ucap akila yang Bingung itu dan memikirkan caranya sembari memeluk Yunhoo.
Yunhoo yang memegang dagunya sedikit mengerutkan Alis nya dan dengan sekejap mengangkat alis nya itu.
Pintu di kamarnya juga terbuka dan Jiwoo serta Jinhoo masuk membawa Sebotol besar minuman Dingin yang di campur Sirup untuk melengkapi Kemanisan dan Kesegaran Minuman itu.
Es batu juga di tuangkan di Botol besar itu untuk membuat Air dingin.
“Master! Aku membawakan Air nya!” Ucap Jiwoo yang membawa air bersama Jinhoo itu.
“Aku punya sedikit saran” usul Yunhoo itu yang mengelus pelan akila.
__ADS_1
“Apa itu?” Tanya Akila dengan bingung.
Yunhoo mulai berdiri mengambil gelas yang di bawa Jiwoo dan menuangkan air yang ada di botol besar itu ke gelas nya.