
“Kau di sini ?”
“Ya aku di sini”
“Ada apa? Apakah kau membutuhkan sesuatu?”
Yunhol duduk di sofa panjang beraama Jiwoo.
“Hm ya aku membutuhkan sesuatu, untuk kemajuan skenario “
“Apa? Kau sudah mengetahui kemajuan skenario?”
“Ya aku mengetahuinya, cara melanjutkan skenario memang sepeeti yang di bilang tapi kemajuan itu sangat lama dan tidak akan selesai jika terus begini”
“Sekarang kemajuan itu berada di 70% , aku menduga tapi sepertinya untuk memajukan skenario itu harus melawan dungeon dengan tingkat yang tinggi dan menghancurkan semua dungeon dengan lebih cepat.”
“Jadi apa yang akan kau lakukan? “
“Sepertinya yang ku bilang aku akan menghancurkan banyak dungeon, tapi untuk melawan dungeon tingkat tinggi tidak mudah dengan rank ku yang hanya tingkat B bukan?”
“Y-ya begitulah, dan juga dungeon tingkat tinggi sekarang hanya ada tingkat A dan itu hampir tidak pernah di selesaikan”
“Di mana dungeon tingkat A itu?”
“I-itu ada di New York “
“Apa? New York?”
“Apakah hanya ada di situ?”
“Tidak itu tersebar di beberapa tempat, di bagian timur, dan selatan.”
“Total Dungeon Rank A adalah 6 Dungeon”
“Begitu? Baiklah bagaimana jika kau menghubungi Amerika , aku akan melawan Dungeon Di New York untuk yang pertama”
“T-tapi apa kau yakin? Sangat banyak juga hunter Peringkat tinggi di negara itu yang tidak bisa menyelesaikannya”
“Maka dari itu aku akan melawan lagi dalam sebulan, dan dalam sebulan ini aku ingin kau memberi tahu rekan ku untuk menghabisi sebanyak apapun dungeon dan menaikkan level.”
“Aku akan solo raid”
“K-kau yakin? Solo raid adalah hal yang tidak pernah terjadi “
“Tidak apa apa, aku dapat melakukannya”
“B-baiklah”
“Ah aku ingin bertemu dengan Preman itu, dimana dia?”
“Dia ada di ruang latihan bersama yang lainnya.”
“Baiklah ini cocok untuk sedikit pemanasan”
“Kirimkan alamat Semua Dungeon yang dapat kuselesaikan”
“Baiklah aku skan meminta Kyoung-so mengirimkannya”
“Oke aku pergi dulu, terimakasih pak tua”
“Itu tidak masalah.”
Yunhoo dan Jiwoo keluar dari ruangan itu dan pergi menuju ruang latihan.
‘Hm… ya aku cukup khawatir takut dia akan berkhianat karna surat Kontrak akan otomatis terhapus ketika dia Menjadi Player , tapi sepertinya tidak perlu perpanjangan Kontrak’
‘Ya aku hanya akan membunuh siapapun yang menghalangi jadi aku tidak akan berbelas kasih’
Yunhoo berjalan sembari bersiul dan pergi memasuki ruang latihan.
…..
“B-bos a-ada apa? Kenapa bos melatih kita sangat keras”
“Aku harus mengalahkan brengsek itu!”
Doo songhyuk menghajar beberapa orang dan terus melawan nya.
Dia melawan semua bawahan mya dan terua melawan nya melatih mereka dan juga diri nya sendiri.
Dia adalah orang egois dengan tekad yang kuat untuk mengalahkan orang yang pernah mengalahkanya.
Dia sangat membenci kekalahan maka dari itu dia harus berjuang mengalahkan mosnter yang bahkan dia tidak bisa kalahkan
Doo Songhyuk menopang diri nya dengan tangan nya dan membuat diri nya berbalik dan kaki nya menendang salah satu bawahannya dengan kencang dan terbang tinggi.
Doo Songhyuk mengalirkan sedikit mana nga berlari dan menghajar habis habisan yang lainnya.
“Ini masih belum cukup”
Tinju nya bergerak cepat menghantam wajah bawahan nya dan membuat diri nya terpental jauh dan pingsan.
Doo Songhyuk berdiri dengan keadaan lelah dan wajah nya yang penuh dengan Keringatnya sendiri.
Yunhoo yang dari tadi melihat duduk dari kejauhan menatap Doo Songhyuk bersama Jiwoo.
“Hei nama mu Doo Songhyuk bukan? “
“K-kau? Kenapa kau ada di sini?”
Doo songhyuk dengan wajah yang kesal berbalik dan menatap wajah yang di bencinya
“Ada apa? Kenapa wajahmu begitu? Kau sepertinga merindukanku ya?”
Yunhoo berdiri tepat di depan Doo Songhyuk dengan aura yang luar biasa mengintimidasi dan menatap Doo Songhyuk.
__ADS_1
Doo Songhyuk berlutut dan bahkan tidak sanggup menatap wajah Yunhoo.
‘Ada apa dia! Monster ini sangat kuat’
Untuk Doo songhyuk yunhoo adalah tembok yang bahkan tidak akan bisa dia hancurkan.
Sekuat apapun Doo Songhyuk berlatih tidak akan bisa melawan Yunhoo.
Doo Songhyuk Berlutut dengan wajah kesal nya mengigit bibirnya dan menatap lantai yang remuk itu.
“Kau berharap bisa mengalahkan ku bahkan kau tidak sanggup menahan Ledakan [Mana]ku”
“Ugh…”
Kekuatan itu menekan lebih kuat dan seperti gravitasi yang menekan tubuh Doo Songhyuk.
Yunhoo menatap dengan wajah yang merasa cukup kesal dan berbalik.
“Hancurkanlah banyak dungeon tidak peduli rank apa itu”
“Bawa semua bawahan mu melawan dungeon yang muncul dan hancurkan mereka semua”
“Setelah itu aku akan menemumu lagi “
“Kau ingin jadi lebih kuat bukan?”
Yunhoo berbicara sembari berjalan ke pintu keluar.
Yunhoo menggenggam pintu dan berbalik berbicara.
“Aku akan memberi cara menjadi lebih kuat”
Setelah itu Yunhoo berbalik dan keluar bersama Jiwoo.
Doo Songhyuk masih berlutut dengan Getaran kecil dan mata yang penuh harapan.
“Begitu, jadi kau akan mengajariku cara menjadi lebih kuat ya?”
Tatapan yang kosong itu berubah menjadi sedikit harapan dan dia bangun dengan bagian tubuh nya yang terluka.
Beberapa bawahan nya juga mulai banguna dan menatap Doo Songhyuk..
“Bos? Apa yang akan kita lakukan?”
“Kita akan memburu dungeon”
…..
Yunhoo berdiri memasuki mobil nya dan mulai berjalan.
Jiwpo menyetir kali ini.
“Waw apa apaan itu, mobil itu sangat bagus”
“Ya, siapa yang ada di dalam mobil itu ya? Apa dia player terkenal?”
Ini mobil yang di belikan menggunakan uang pak tua itu, aku cukup kaget melihat isi rekening yang masih sama dalam jumlah total sewaktu pelelangan.
Jadi mobil dan rumah sudah pasti menggunakan uang pak tua itu.
“Hah, pak tua ini benar benar, padahal aku orang yang tidak enakan”
“Apakah sekarang kita akan pergi ke dungeon master?”
“Ah betul, aku memikirkan nya tapi ku pikir aku akan melakukan itu”
Yunhoo menelepon nomor seseorang dan berbicara denganya.
Pembicaraan itu selesai dengan cepat dan oranh yang di telpon itu mengirim sebuah pesan.
Yunhoo menatap Jiwoo dan berbicara padanya .
“….”
“Kenapa master melakukan itu? “
“Ya ini pertimbangan cukup panjang tahu, jadi mau bagaimana lagi aku ingin kau melakukan yang ku bocarakan .”
“Baiklah, aku akan melakukan apapun yang master perintahkan”
“Hah… maaf merepotkan, karna aku tak cocok dengan tugas seperti itu Jiwoo”
Sembari menatap langit siang hari yang indah Yunhoo dan Jiwoo berjalan ke Dungeon yang mereka tuju.
…..
Jiwoo berjalan melihat petigas dungeon.
“Apakah kau player yang ingin melakukan Raid ? “
“Ya , ini identitas ku maaf kartu nya belum di buat”
“Baiklah tapi kau lakukan sendiri kau yakin? Ini adalah Dungeon B rank”
“Tidak masalah”
“Hey aku tahu kau mungkin kuat tapi musuh di dalam Dungeon sangat berbahaya”
“Ya aku tahu jadi aku akan masuk”
“H-hei tunggu”
Jiwoo berjalan memasuki dungeon itu.
Sebuah sungai mengalir dan pegunungan terlihat.
__ADS_1
Dungeon B rank Sarang Para ular Besar.
Ini adalah Dungeon Dengan Monster Ular besar.
Yunhoo keluar dari Bayang Bayang Jiwoo dan bayangan secara perlahan mulai turun dari Tubuh Yunhoo.
“Master”
“Mari cepat selesaikan ini, mungkin akan semakin cepat semakin baik”
“Baiklah”
“Apakau membutuhkan pedang? “
“Tidak aku tidak apa apa aku memiliki pedang juga”
“Baiklah mari pergi dengan cepat”
Yunhoo dan Jiwoo berjalan menaiki sungai itu mendaki pegunungan.
Yunhoo mengeluarkan pedang satu satunya yang dia miliki pedang Transenden Sherina
Berjalan menaiki Pegunungan Yunhoo menaiki dan memanjat pohon melangkahi pohon demi pohon melihat sekitar yang penuh keindahan.
Dungeon adalah salah satu tempat indah yang membuat dia berbeda hanya memiliki monster yang menyebalkan.
Ular besar menyerang Yunhoo dan Jiwoo dengan cepat.
Ular itu muncul seperti menyatu dengan pohon dan badan nya berwarna hijau.
Dia transparan dan bisa menyatu dengan sekitar.
“Jiwoo lakukan!”
Yunhoo menarik pedang menyalakan api Hell Fire dan membakar pohon sekitar untuk membuat Ular itu tidak dapat menyamar.
Jiwoo membuat ratusan pedang cahaya dan pedang besar yang dia pedang.
Dia berlari dan melempar ratusan pedang itu ke arah ular itu.
Jiwoo melepaskan sayap nya terbang dengan cepat dan menebas perut monster itu
Kik!!
Kekekkk!!
Monster itu mengaktifkan Fear membuat getaran kuat dan gempa di sekitar.
Yunhoo Dengan Pedang Nya berdiri melompat di atas pohon dan menatap aliran yang terbentuk ke arah tubuh monster itu.
‘Aliran ini? ‘
Yunhoo menatap aliran itu dengan tenang dan mulai memegang pedang nya dan menebas dengan cepat mengikuti aliran itu.
Shhhh!
Duar!
Kekuatan itu sungguh kuat dan kekuatan itu menghacurkan kepala ular itu tanpa sisa.
“Master itu sungguh sangat kuat”
“Ini masih belum cukup kekuatan ku masih lemah”
Yunhoo menatap tangan nya yanh bercipratan darah dan pedang nya yang bersinar mengikuti perkembangan Yunhoo.
‘Aku bahkan masih belum bisa mengaktifkan ego pedang ini , perjalanan ini masing panjang’
Sembari menghela nafas yunhoo merapikan rambut nya yang menutupi mata nya dan berjalan lagi mendaki gunug itu.
….
[Ular Besar Di Klaahkan!]
[Dungeon B Rank Di selesaikan!]
[Hadiah di Berikan!]
[Kristal Mana di dapatkan!]
[Gigi Ular Besar Di dapatkan!]
[ Kemajuan Skenario 71%]
“Ini masih panjang”
“Mari keluar Jiwoo”
Yunhoo menutupi tubuh nya dengan Bayangan dan pergi ke bawah Bayangan Jiwoo.
Jiwoo merapikan rambut nya dan wajah nya yang tampan bersinar, aura nya dan sayap nya yang sangat indah bergerak.
…
“Liat dungeon tertutup!”
“Dia keluar !”
“Apa apaan dia solo raid dungeon Rank B?”
Beberapa Petugas tercengang dan beberapa memfoto Jiwoo.
“Aku telah menyelesaikan nya aku akan pergi”
“T-tunggu bisakah kau menjelaskan apa yang terjadi? Bagaimana bisa kau membereskan Dungeon rank B sendirian?”
__ADS_1
“Maaf aku memiliki banyak urusan”
Jiwoo pergi meninggalkan banyak orang yang bertugas di situ.