Fated To Love You

Fated To Love You
10


__ADS_3

**Icha Pov


Aku menceritakan pada Mira bahwa semalam Pengacara Malik mengajakku keluar makan malam. Mira sangat antusias saat aku menceritakan itu padanya.


Tiba-tiba ponselku berbunyi, ada pesan masuk. Aku memeriksanya, itu adalah pesan dari Pengacara Malik.


kamu lagi ngapain? apa kamu sudah makan siang?


Aku membalas pesan tersebut, bahwasanya aku bersama Mira sedang di Kantin makan mpek-mpek.


Kemudian dia membalas seperti ini,


Kenapa kamu hanya makan mpek-mpek? Kamu harus makan nasi. Sampai jumpa di kantor ❤



Aku tersipu senang mendapat balasan sehangat itu darinya. Bahkan di akhir kalimat, ia mengirim emoticon gambar hati.


Mira semakin yakin kalau Pengacara Malik tertarik padaku dan bisa saja ia ingin mengajakku berkencan dan pacaran. Lalu Mira menyuruhku untuk membalas pesannya dengan emoticon bergambar hati juga. Tapi aku menolak, aku malu melakukan itu.


"aku sangat yakin dia pasti menyukaimu!" ucap Mira bersemangat


Itu tidak mungkin Pengacara Malik hanya mentraktirku makanan saja dan aku tak boleh salah mengartikan kebaikannya.


Namun Mira menjelaskan tentu saja Pengacara Malik menyukaiku. Ia menerangkan padaku, jika seorang pria sudah mengajak perempuan pergi keluar dan makan bersama itu artinya pria tersebut tertarik pada si perempuan tersebut.

__ADS_1


Saat ini aku hanya mengiyakan komentar Mira.


Setelah selesai makan, Aku dan Mira kembali bersama untuk kembali ke kantor. Saat diluar kantin aku juga melihat Pengacara Malik, apakah dia baru selesai makan siang?


Ia juga tengah berjalan kembali ke kantor, pandangannya hanya tertuju pada ponsel yang ada di tangannya sehingga dia tak tahu kalau kami di belakangnya.


Mira menyarankan agar aku mendekat dan menyapa Pengacara Malik, bahkan kalau bisa mengajaknya sekalian pergi liburan gratis ke Bali itu.


Menurut Mira, Pengacara Malik pasangan yang cocok bagiku. Dia juga terlihat tertarik padaku. Tunggu apalagi, inilah kesempatan. Mira pergi meninggalkanku agar aku dapat menghampiri Pengacara Malik.


Aku akhirnya terpaksa mencoba cara yang disarankan Mira. Aku memanggil-manggil Pengacara Malik. Tapi tampaknya ia tak mendengarkan, karena tengah asik dengan ponselnya. Yasudah terpaksa aku berteriak memanggil namanya, dan untung saja kali ini dia menoleh menyadari kalau aku memanggilnya.



Ia tersenyum dan bertanya


Kemudian Ia kembali berkata, “Rasanya aneh, baru sebentar tak bertemu denganmu, aku sudah merasa rindu. hehehe"



Dia bisa sekali menggodaku. Ia berjalan mendekat, dan kemudian bertanya "apa kamu sudah menerima tiket liburan itu?"


Aku mengangguk.


"kamu sudah memutuskan pergi dengan siapa? aku dengar itu tiket untuk dua orang?" Ia melanjutkan.

__ADS_1


Aku hanya tersenyum sambil menggeleng.


"Hmmm... ayo kita bicara sambil berjalan kembali ke kantor, sebentar lagi waktu makan siang akan habis" Aku berjalan mengikuti langkahnya.


"Icha... apakah kamu sudah punya jawaban atas pertanyaanku semalam?" tanyanya.


"apa?" aku terkejut dia masih menanyakan itu. Bagaimana aku menjelaskan tentang penampilannya?


Dia pria yang sangat baik dan juga tampan. Mustahil jika pernyataan Mira benar.


Dia tertawa geli, "Icha, bagaimana jika aku tertarik padamu?" tiba-tiba saja ia mengatakan yang dipikirkan oleh Mira


Aku berhenti dari langkahku. Aku tak menyangka kalimat itu terucap dari mulutnya.


"kenapa kamu berhenti?" tanyanya saat ia menyadari aku berhenti.


"kamu tak perlu membalasnya jika kamu tak menyukaiku" Ia terdengar lesu sambil menggaruk belakang kepalanya.


"aku menyukaimu, kamu sangat baik padaku dan kamu berbeda memperlakukanku, tak seperti yang lainnya" aku menjawabnya


"bagaimana jika aku menemanimu untuk tiket liburan itu, aku akan melindungimu dan aku akan membahagiakanmu selama disana?" Ia menawarkan diri


Aku mengangguk dan tersenyum menyetujui tawarannya itu.


"apakah ini hari pertama kita?" ucapnya

__ADS_1


"hari pertama?" aku tak mengerti maksudnya


"hari pertama kita sebagai kekasih" ujarnya dan sudah membuatku tersipu malu. Ia memegang tanganku dan kami kembali bersama ke kantor.


__ADS_2