Fated To Love You

Fated To Love You
62


__ADS_3

Dr. Heri baru saja menyelesaikan pemeriksaannya pada Ny Sekar. Setelah pertemuan dengan tetua, penyakit Ny Sekar kambuh dan membuatnya jatuh pingsan. Oleh karena itu Angga langsung membawanya ke rumah sakit.


Kini dokter meninggalkan Ny Sekar berdua saja bersama Angga. Saat ini Angga tengah menatap neneknya yang tertidur. Dia kemudian berkata, “Nenek, aku bersalah. Aku benar-benar bersalah. Awalnya saat menikah, semua terasa sulit bagiku. Makanya aku lakukan itu, Aku tahu apa yang sudah ku lakukan itu murahan, tapi tetap aku lakukan. Kupikir hanya itu caranya aku bertahan. Namun, sekarang entah mengapa, aku merasa kosong. Dia datang dan mengisi kekosongan itu, Nek. Aku ingin dia selalu ada di sisiku dan aku takkan membiarkannya pergi. Aku akan mengatasi semua ini dan membuatmu tersenyum kembali. Aku akan membawa cucu menantu nenek kembali ke rumah. Nenek boleh marah, tapi tolong jangan jatuh sakit. Jika terjadi hal buruk pada nenek, maka aku akan benar-benar sendirian.”


Setelah itu Angga beranjak pergi dan Ny Sekar membuka matanya. Dia mendengar semua perkataan Angga dan ia teringat pada cucu menantu kesayangannya. Itu membuatnya juga sedih.


*****


Sekretaris Angga menemui Angga yang tampak tak bersemangat. Dia duduk di hadapan Angga dan mengabarkan keadaan perusahaan yang semakin kacau akibat berita tentang pernikahan palsunya yang menyebar. Sekretarisnya juga mengatakan bahkan ada anti fans yang menulis hal negatif tentang produk mereka. Bukankah ini termasuk masalah besar?


__ADS_1


Angga yang sedang tak ada semangat menjawab kalau dia tidak mau mendengar semua laporan itu saat ini karena semua masalah tersebut bisa perlahan-lahan dia tangani. Ada sesuatu yang lebih penting daripada itu dan harus segera dia tangani.


Sekretarisnya bertanya apa sesuatu itu? Angga langsung menjawab kalau hari ini dia merindukan siputnya. Dia ingin membawa kembali istrinya. Sekretarisnya menjadi kesal dan berkata kenapa Angga malah memikirkan hal semacam itu saat ini. Lagipula kan istrinya sudah dibawa oleh ibu mertuanya. Jadi biarkan saja dulu. Namun Angga malah menjadi kesal setelah mendengar komentar Sekretarisnya.


Angga tak bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaannya hingga dia akhirnya memutuskan untuk pulang saja. Namun di luar rumahnya tampak wartawan masih menunggu. Mereka menanti Angga keluar untuk memberikan pernyataan. Tapi Angga tak berniat untuk mengahadapi dan menemui wartawan itu. Ia bingung bagaimana caranya ia biaa keluar dengan aman. Lalu Sekretarisnya memberi ide agar Angga bisa keluar dengan aman tanpa diketahui.


Tiba-tiba saja pintu mobil terbuka dan Sekretaris Angga yang lebih dulu keluar dengan seragam SMA, lalu disusul oleh pak Rudi dan Angga menjadi yang terakhir. Angga keluar sambil salto sehingga membuat wartawan tak bisa secara pasti mengenal Angga. Sebab Angga menutupi wajahnya.



Pak Rudi dengan tubuh yang sedikit gendut dan juga membawa tiga tas membuat dia kewalahan untuk mengejar Angga. Ia akhirnya terjatuh dan kini wartawan sibuk mengerumuninya untuk mendapat penjelasan. Ia tak bisa mengejar Angga. Pak Rudi hanya bisa menatap pasrah pada Angga yang sudah menjauh. Terpaksa ia harus menghadapi wartawan ini.

__ADS_1


Sementara itu, di tempat ibunya Icha. Ibunya dan Icha juga sedang berusaha mengelabui wartawan. Icha ditemani Mira juga menyamar sebagai pelajar SMA. Sementara Zaki dan Alia menghidangkan makanan untuk para wartawan selagi mereka menunggu. Hal itu juga mereka lakukan untuk mengelabui wartawan.


Para wartawan itu heran melihat tiga pelajar SMA yang baru keluar dari Restoran. Lalu keadaan tiba-tiba berubah menjadi kacau karena saah satu wartawan sepertinya tetap mengenali Icha dan berniat mendekat, tapi Alia dan Zaki segera mencegahnya. Icha dan Mira berhasil keluar dari Restoran tapi wartawan masih tetap mengejar dan mengerumuninya. Tiba-tiba Angga berteriak kalau dia mencintai salah seorang siswi SMA. Setelah itu dia berlutut di depan Icha. Sementara para wartawan masih mengamati dengan rasa heran. Apa yang sedang mereka lakukan?


Tiba-tiba Mira berteriak memarahi Angga. Dia kesal kenapa Angga meminta wanita lain berkencan dan bukannya dia? Sekretarisnya Angga jadi bingung karena skenario mereka tadi tidak seperti ini. Lalu tanpa diduga, Sekretaris Angga juga ikut menyatakan perasaannya pada Mira dan menciumnya dengan paksa. Tapi Mira berusaha melepaskan diri karena dia tidak siap dengan ciuman ini. Adegan romantis yang dilakukan Sekretaris Angga dan Mira berhasil mengalihkan perhatian wartawan pada Angga dan Icha. Lalu sedetik kemudian Icha dan Angga berhasil kabur meninggalkan tempat itu.


Di lain tempat, Anin sudah memutuskan untuk terbang kembali ke Paris hari ini juga. Dia akan memohon pelatihnya untuk menerimanya kembali dalam Orkestra. Tapi sebelum dia hendak pergi ia melihat televisi dan mendengar berita terkait pernikahan kontrak antara Angga dan Icha. Temannya melihat Anin mematung saat menonton televisi. Lalu ia bertanya apa yang terjadi?



Anin menjawab ia tak jadi kembali ke Paris. Tapi temannya malah jadi bingung dan bertanya apa Anin sudah gila? Tadi Ia berkata akan kembali ke Paris dan bergabung kembali dengan orkestra tapi sekarang kenapa tidak jadi? Jika Anin ragu dan takut untuk menemui dan berbicara dengan Pelatih maka ia bersedia membantu Anin dengan senang hati. Sehingga Anin dapat kembali bergabung dengan group orkestra.

__ADS_1


Tapi Anin menjawab bukan itu yang dipikirkannya. Dia tidak akan kembali dan akan tetap disini. Dia sangat yakin dengan keputusannya. Dia akan menemui Angga dan kembali pada Angga. Dulu dia memang tidak tahu kenapa Angga bisa melakukan itu padanya. Tapi sekarang dia paham setelah melihat berita ini. Makanya dia memutuskan untuk tetap tinggal dan bicara langsung pada Angga. Dia akan memperbaiki kesalahannya. Dia hanya akan menjadikan Angga sebagai prioritas saat ini. Dia akan menunggu Angga kembali setelah selesai dengan Icha.


__ADS_2