Fated To Love You

Fated To Love You
2


__ADS_3

Di lain tempat, sedang diadakan rapat dewan direksi. Membahas tentang pemangku jabatan CEO Budiman Corporation.



Nenek Angga habis-habisan dicecar oleh dewan direksi lainnya karena mereka mengincar posisi yang sedang diduduki oleh Angga. Mereka menuntut Angga untuk segera menikah dan melanjutkan generasi.


Sang nenek dengan susah payah meyakinkan para dewan direksi kalau Angga pasti akan menikah tahun ini. Namun mereka menolak perkataan Nenek Angga karena dua tahun yang lalu sang nenek juga berkata demikian. Namun masih membiarkan Angga duduk di posisinya dan belum juga menikah sampai detik ini.


"Bagaimana bisa seorang pemegang kekuasaan tidak mempunyai keturunan di usia 30 tahun seperti itu?" ujar salah satu dari mereka yang berpikiran kuno.


"Bukankah 2 tahun yang lalu Ny Sekar juga berkata dengan yakin saat Angga di usia 30 tahun sudah memiliki anak, tapi nyatanya?" ujar salah satu dewan sambil mengangkat kedua tangannya ke atas menandakan ketidakpercayaannya lagi pada ucapan sang nenek.


Kemudian salah satu lainnya juga berkata, kalau mereka sekarang tidak bisa percaya lagi dengan kata-kata Ny Sekar "lebih baik Ny Sekar tanda tangan kontrak perjanjian. Bahwasanya dalam 100 hari Angga akan menikah dan punya anak" mereka memaksa.


Pihak yang mendukung sang nenek bertanya "apakah hal seperti itu diperlukan?"


Namun pihak yang mengincar posisi Angga mengatakan "tentu saja, perusahaan ini akan terus berlanjut jika memiliki keturunan yang terus berlanjut" ucapnya dengan angkuh dan sombong.


Kemudian sang nenek berbisik pada pendukung di sebelahnya "ini saat kritis, posisi Angga dalam masalah, karena Angga-lah keturunan terakhir yang tersiksa saat ini, jika kita tak mengikuti kemauan mereka, mereka akan berusaha merebut dan menjatuhkan perusahaan yang sudah susah payah didirikan oleh leluhur Angga" ucap sang nenek dengan putus asa.


Sang nenek sangat mengkhawatirkan keadaan ini. Hal ini juga menjadi perhatiannya, karena keluarga ini juga memiliki penyakit turunan yang sewaktu-waktu bisa menimpa Angga. Oleh karena itu sang nenek membutuhkan keturunan dari Angga secepatnya. Biar hidupnya juga bisa tenang kelak.

__ADS_1


"Baiklah.." sang nenek memutuskan dengan ragu-ragu untuk setuju menandatangani surat perjanjian itu.


Namun sebelum ia melanjutkan, Angga tiba-tiba datang menyerobot masuk ke tengah-tengah rapat yang sedang berlangsung,



Dengan gagah berani ia menyelamatkan sang nenek yang tengah dalam kondisi demikian. Ia langsung memberikan salam hormat,


"selamat datang,, salam hormat kepada dewan direksi semua,, Perkenalkan saya ANGGARA BUDIMAN, CEO BUDIMAN CORPORATION memberi salam hormat kepada kalian" Angga menekankan kalimat disaat ia memperkenalkan diri.


Kehadiran Angga yang tiba-tiba tentu mengejutkan semuanya. Para pengincar posisi Angga memasang wajah tak suka. Sementara yang mendukung Angga memasang wajah antusias. Ny Sekar mengelus dadanya karena kedatangan Angga. Ia lega Angga telah datang.


"Saya Angga keturunan ke sembilan keluarga Budiman Atmoko. Bekerja di perusahaan yang sudah dibangun dengan susah payah serta mengorbankan masa muda nenek saya. Kini Saya sudah menjadikan BC (Budiman Corporation) menjadi perusahaan nomor satu seantero negeri ini. Bahkan dibawah kepemimpinan saya, saya telah menjadikan perusahaan menjadi nomor 5 terbaik didunia. Saya jugalah yang membuat harga saham naik menjadi 10 kali lipat. Tidak hanya sekali, tapi lebih dari lima kali. Berkat itu semua, Tuan-tuan yang terhormat tidak perlu lagi mengkhawatirkan dana pensiun. Hidup kalian akan nyaman dengan sendok emas bahkan sampai tiga generasi berikutnya, apakah itu tidak cukup? Hahahahahah?”


Dengan bangga Angga mengucapkan kalimat tersebut sambil diiringi tawa meledek. Ia sangat kesal pada dewan direksi yang serakah ini.


Para dewan direksi yang sombong tadi merasa terpojok dengan kebenaran kalimat itu. Angga menganggap hal itu sepadan dengan belum menikahnya dia sampai detik ini. Bukankah dengan dia belum menikah, semua orang bisa menikmati hasil jerih payahnya dalam mensukseskan Budiman Corporation?


Tapi tetap saja ia harus menikah, sehingga dia berkata kalau wanita yang dia cintai akan segera kembali ke Indonesia dan untuk itu dia pastikan tahun ini dia sudah menikah dan segera punya anak. Mereka tidak perlu memikirkan masalah pewaris yang akan melanjutkan tampuk kepemimpian BC group.


Memang benar, akhir bulan ini Anin akan menemui Angga. Serta Angga sudah mempersiapkan segalanya untuk melamar Anin menjadi istrinya.

__ADS_1


Ny Sekar tentu saja kaget dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Angga. Dia takut dan khawatir Angga hanya bergurau dan main-main saja dengan pernyataan itu.


"tetap saja kau harus menulis surat perjanjian, bahwa tahun ini kau akan menikah dan punya anak.. jika tidak lepaskan jabatanmu" perintah mereka tak tahu malu masih mendesak pihak Angga menulis surat perjanjian.


"baiklah, siapa takut! mana pulpen. Akan aku daratkan tanda tanganku yang keren ini pada perjanjian itu" Jawab Angga tak kalah menantang.


Tapi sebelum dia menandatangani perjanjian itu dia menoleh kearah neneknya,



"aku cucu nenek yang keren kan?? aku sudah menyelamatkan perusahaan dan hidup nenek" bisiknya pada sang nenek yang berada di sampingnya.


Ny Sekar tertegun melihat kekonyolan tingkah cucunya. Di situasi seperti ini, masih bisa-bisanya dia bertanya apakah dia keren atau tidak?


Namun di hati sang nenek paling dalam tentu dia senang ketika cucunya mengungkapkan bahwa dia akan menikah dalam waktu dekat ini.


Selesai Angga menandatangi perjanjian konyol itu, rapat selesai. Sang nenek memukul dan mengelus lembut punggung cucunya. Ia bangga pada aksi kerennya memukul telak orang-orang yang mengancam posisinya.


"kamu memang cucu nenek paling keren!" ujar sang nenek sambil mengacungkan kedua jempolnya.


Angga membalas ucapan neneknya dengan pelukan hangat. Sebab ia sudah bersama sang nenek selama 20 tahun ini. Kedua orangtuanya meninggal akibat kecelakaan. Hanya dia yang selamat di kursi belakang. Oleh karena itu sang nenek juga sangat menyayangi nya.

__ADS_1


__ADS_2