Gadis Pilihan Tuan Muda

Gadis Pilihan Tuan Muda
Part 104


__ADS_3

Aira langsung berlari dan membawa beberapa cemilanya itu menuju kamarnya.


"Aira!" Tariak Arga. Ia mengejar Aira.


"Mi dimana Arga, apa sudh ad kabar dari Aira." Ucap Rey panik.


"Kamu balik aja kembali. Ingat ya pernikahan kamu tinggal beberpa hari lagi. Kamu jangan terlalu lelah. Mami ngak mau kamu jatuh sakit saat hari H pernikahan kamu."


"Tapi mi. Aira gimana. Arga mana?" Ucap Rey bingung. Aira di kamar. Rey pun melihat Arga yang mengetuk ngetuk pintu kamar sambil memanggil Aira.


"Sudah kamu balik aja lagi. Kasi tau juga calon istri mu jaga kesehatan. Mami ngak mau acara ini tidak berjalan lancar." Ucap Erika.


"Ya sudah mi. Rey balik dulu." Ucap Rey


"Rey besok jemput mami. Mami ingin melihat hasil dekorannya." Ucap Erika. Besok kladi bersih ia ingin mengecek semua persiaan Rey.


"Baik mi." Ucap Rey. Ia pun pergi meninggalkan rumah Arga. Walau sebenarnya ada sedikit penasaran. Apa yang terjadi. tapi melihat Erika bersikap biasa saja. Menandakan bahwa tidak terjadi apa apa.


Sementara Arga terus mengetuk pintu agar Aira membuka pintu kamar mereka. "Ai buka, aku tidak akan melarang mu memakan itu. Cepat buka." Ucap Arga. ia berusaha membujuk Aira.


Aira pun membuka pintu itu, ia sudah cukup puas memakan cemilannya. "Mau kemana?" Ucap Arga saat melihat Aira keluar masih menenteng makanannya yang di dalam keresek.


"Mau simpan di kulkas buat dimakan nanti malam." Jawab Aira cuek.


"Astaga ai, jangan! nanti beli yang baru aja." Ucap Arga.


"Sudah deh jangan ribet. Dari tadi ngelarang mulu."Ucap Aira.


"Bi ijah, mana es campur saya?" Ucap Aira.


"Bentar non saya ambil kan." Ucap Bi ijah.


"Bawain kekolam ya bi."


"Iya non."


"Huh untung saja saya simpan." Gumam Bi Ijah. Karena tadi Erika menyuruh membuang nya.


"Kamu ngak kerja yang? " Ucap Aira. Karena Arga terus mengikuti nya.


"Nanti siang aku kekantor. Dan akan mengadakan cuti bersama selama tiga hari untuk pernikahan Rey."


"Hoo gitu." Jawab Aira cuek.

__ADS_1


Aira langsung melepas kan baju nya dan juga celana tidur nya. Ia hanya menggunakan bikini saja.


Arga Langsung panik melihat tingkah Aira.


"Astaga ai! bagaimana jika pelayan laki laki disini melihat mu!" Ucap Arga kesal.


Aira dengan santainya langasung mencebur ke kolam.


"Ayo yang mandi." Ucap Aira tersenyum senang.


Bi Ijah pun datang membawa kan es campur Aira. "Astaga Non." Ucap Bi Ijah melihat tingkah Aira. Karena ia tidak pernah melihat Aira bersikap seperti ini.


"Hehehe panas Bi, pingin berenang." Ucap Aira tersenyum.


"Bi jangan biarkan ada yang datang kekolam ini. Sekalian tutup semua korden." Ucap Arga.


"Baik tuan." Bi ijah pun melakukan perintah Arga.


Arga pun langsung membuka baju nya. Ia pun hanga menggunakan boxer saja.


"Sepertinya olahraga di kolam ini enak juga." Gumam Arga.


Ia mendekat ke arah Aira. Dari arah belakang Arga memeluk Aira dan ******* ***** milik Aira.


Aira pun berbalik badan dan langsung ******* bibir Arga dengan ganas. Dan terjadi lah olahraga pagi di kolam renang.


Entah kenapa akhir akhir ini Aira lebih Agresif dan sering mengajak Arga untuk melakukannya.


"Ai kau nikmat sekali. Kau makin seksi dan pandai sekali." Ucap Arga. Ia begitu menyukai permainan Aira.


Dengan posisi Arga duduk di tangga kolam dan Aira berada di Atasnya.


Arga terus meremas dan ******* bibi Aira dalam.


Tak perduli di pagi hari yang sudah menjelang siang. Mereka melakukannya hingga dua jam lamanya.


"Bi ini kok kordennya di tutup?" Ucap Erika bingung.


"Itu nya. Tuan Arga sama non Aira lagi berenang." Ucap Bi Ijah. Seakan tau apa yang telah terjadi.


"Duh kelakukan. Kaya pengantin baru saja." Ucap Erika tak habis pikir.


"Oma Bara mau berenag." Rengek Bara. Setelah mengetahui bahwa mamah dan papahnya lagi berenag di kolam.

__ADS_1


"Nanti aja sayang. Cuaca sudah mulai panas. Kita jalan aja yuk, kerumah om Rey." Ucap Erika.


"Oke deh." Ucap Bara sedikit cemberut.


Aira dan Arga pun kembali kekamarnya. Aira merasa lelah. Ia sngat mengantuk.


"Ai makan dulu yuk!" Ucap Bara.


"Ngak yang. Aku masih kenyang mau tidur juga." Ucap Aira. Dan merebah kan tubuh nya di atas temoat tidur dengan masih menggunakan kimono.


"Ya sudah aku kekantor dulu ya. Nanti jangan lupa makan." Ucap Arga.


Arga pun mengecup dahi Aira.


Aira pun langsung mehan wajag Arga. Ia langsung mengalunglan tangannya di leher Arga. Membuat Arga kaget dan menindih tubuh nya.


Aira langaung bangkit dan duduk di atas pangkuan Arga. "Jangan lama." Ucap Aira manja dan terus mengecup ngecup bibir Aira.


"Ai.. aku sebentar saja. Kalau terus gini bisa bisa aku tidak kekantor. Kau terus saja menggoda ku." Ucap Arga. Ia kembali ingin melkukannya akibat ulah Aira.


Bukannya minggir Aira malah ******* bibir Arga. Arga tidak bisa menolak ia terus mengikuti kemauan Aira. Ya karena Kalau boleh Arga juga ingin terus dikamar saja bersama Aira. Apa lagi akhir akhir ini Aira selalu Agresif kepadanya. Membuat nya semakin candu.


Aira pun berhenti setelah merasa cukup puas. "Nanti beliin sate ya."Ucap Aira.


"Iya. Apapun yang kamu mau akan aku belikan." Jawab Arga. Ia masih saja memeluk pinggang Aira.


Aira pun bangkit. Dan mengambil nomor yang ia simpan di kantong jaket Arga. Ia mengambil jaket yang ada di tempat cucian kotor.


"Ni. Aku mau sate yang ini. Jangan yang lain. Nanti kamu telpon aja dimana alamat nya." Ucap Aira.


" Ini nomor penjual sate nya?" Ucap Arga.


"Iya yang. Ya sudah kamu cepat pergi sana, jadi cepat baliknya. Ingat ya, jangan beli sate di lain." Ucap Aira lagi.


"Iya sayang iya." Jawab Arga. Ia semakin gemas dengan tingkah Aira. Walau terkadang menjengkelkan.


Aira pun mengganti baju nya. Dan menggunakan kaos Arga. Arga membiarkannya saja. Karena Aira sering merasa gerah saat menggunakan baju nya. Padahal Ace di kamarnya sudah sangat dingin.


Arga pun pergi kekantor dengan rasa bahagia setelah mendapat jatah dari Aira. Arga juga senang karen sebentar lagi Rey juga akan menikah..


yuhuuuu sampai sini dulu ya...


Makasih buat yang sudah baca dan membari kan dukunagan

__ADS_1


😀😀😀😀


__ADS_2