Gadis Pilihan Tuan Muda

Gadis Pilihan Tuan Muda
Part 38


__ADS_3

Suasana malam di kediaman Arga menjadi tegang. Erika sangat marah dengan permintaan Arga, agar menyetujui hubungannya dengan Aira.


Bella sempat shock mendengar ucapan Arga. Tapi ia sedikit tenang karena Erika sangat menolak hubungan Arga dan Aira.


"Apa bagusnya gadis itu, dia pasti hanya ingin harta kamu. Dia pasti yang sudah mempengaruhi kamu agar kamu mau menikahinya. Gadis seperti itu tidak pantas masuk di keluarga kita. Mami gak setuju kamu menikahi gadis murahan seperti itu! Ucap Erika panjang lebar, dengan marah.


"Cukup mi, jangan terus terus menghina Aira. Arga tidak perduli mami setuju atau tidak, yang pasti Arga akan tetap menikahi Aira!" Ucap Arga tegas, ia langsung pergi meninggal Erika bella dan juga Rey.


Erika sangat marah karena Arga meninggalkan nya begitu saja. Erika semakin tidak menyukai Aira, ia mengira semua ini karna Aira. Yang memaksa Arga agar segera menikahinya.


Bella memasang wajah muruh dan juga sedih, ia belum berani berbicara apapun kepada Erika karena Rey masih ada di dekat mereka.


"Sabar sayang kamu jangn sedih begini, Arga pasti masih punya rasa sama kamu. Tante yakin dia pasti masih sayang sama kamu." Ucap Erika, ia berusaha menghibur Bella.


"Rey kau pasti tau kan diman gadis itu tinggal." Ucap Bella memelas, Bella mengambil kesempatan tentang keberadaan Aira. Ia yakin Rey pasti tau banyak tentang Aira.


"Maaf nona Bella, saya tidak bisa memberitahu apapun, tanpa persetujuan dari tuan Arga." Ucap Rey sopan. Karena masih adaverika di antara mereka. Rey pun berpamitan pergi. Iantidak mau jika Erika juga akan ikut mempertanyakan tentang Aira.


"Tante gimna dengan Bella, Bella sayang sama Arga tante, Tante taunkan hubungan Bella sama Arga sudah terlalu jauh. Arga janji akan menikahi Bella. Tapi kenapa sekarang Arga malah ingin menikahi perempuan lain." Ucap Bella dengan sedih di wajahnya. Biar bagaimanapun Bella tidak akan membiarkan Arga menikahi perempuan lain selain dirinya.


"Kamu jangan sesih sayang. Tante akan tetap milih kamu, sekarang kamu istirahat ya. Tenangkan pikiran kamu. " Ucao Erika lembut. Ia juga ingin beristirahat karena kepalanya sedikit pusing memikirkan Arga.


****


Bella datang ke kamar Arga ia ingin memastikan lagi. Apa benar sudah tidak ada dia di hati Arga. Bella yakin ia bisa mendapat kan kembali cinta Arga. Ia akan berbuat apa saja untuk mendapatkan Arga kembali. Meskioun itu dengan cara yang kotor.


Perlahan Bella membuka pintu kamar Arga yang kebetula tidak terkunci. Ia melihat Arga yang sesang melamun Berdiri menghadap jendela luar.


Bella mendekat dan langsung memeluk Arga dengan hangat nya.


Arga menutup matanya merasakan pelukkan hangat yang Bella berikan. Jika boleh jujur sebenarnya Arga masuh ada rasa sedikit terhadap Bella. Tapi Arga marah karena Bella pergi meninggalkannya dengan alasan yang tidak jelas.

__ADS_1


"Ga, apa kamu serius akan menikahi gadis itu?"Ucap Bella lembut.


Arga langsung melepaskan pelukkan Bella dengan pelan.


"Iya." Ucap Arga, ia sedikit menjahu dari Bella.


"Gimana dengan aku ga, kamu janji akan menikahi aku." Ucap Bella lirih, sesedih munngkin. Agar mendapat perhatian dari Arga.


"Kau yang yang memutuskan hububgan kita." Ucap Arga datar. Ia tidak mau melihat ke arah Bella.


"Ya ga, tamu kamu tau kan. Aku kesana ingin merawat nenekku yang sedang sakit." Ucap Bella, ia mulai mengeluarkan jurusannya. Aira matanya mulai terjatuh.


"Benarkah, bukakan kah nenek mu datang kesini setelah satu bulan kau disana." Ucap Arga. Ia sedikit sakit hati mengingat hal itu. Karena Arga tau kalau neneknya Bella datang Ke indonesia dengan keadaan baik baik saja.


Belka terdiam sejenak, ia sedikit gugup ternyata Arga tau hal itu, ia melupakan sikap Arga yang selalu memperhatikan sexara detail orang orang yang ia sanyangi


"A.. aku mengurus perusahan papa yang ada di paris, papa membuka cabang baru disana. Makanya aku sulit untuk kembali kesini." Ucap Bella gugup. Ia semakin saja berbohong. Ia berharap Arga mempercayainya.


"Keluar!" Ucap Arga datar. Ia benci dengan kebohongan.


"Kamu jahat ga!" Ucap Bella masih menampakkan wajah sedihnya. Tapi Arga tidak bereksi apa apa. Dengan berat hati bella pun keluar dari kamar Arga.


"Aku harus segera bertemu dengan gadis itu, ia harus segera menjahui Arga." (Batin Bella.)


Bella pun pergi kekamarnya. Ia menghapus air mata yang susah payah ia keluarkan, dan tidak mendapat kan perhatian dari Arga.


****


Hari ini Arga ingin membawa Aira untuk jalan jalan. Ia ingin menghabis kan waktu bersama Aira. Pekerjaan kantor pun hari ini ia serahkan semuanya kepada Rey. Dan Rey dengan senag hati menjalankan perintah Arga. Karena Arga akan pergi berkencan dengan Aira.


Arga menggunakan kaos hitam yang di padukan dengan jaket lepis, ia juga menggunkan celan lepis berwarna hitam. Dan juga menggunakan sepatu sneakres berwarna hitam dengan les putih. Tak lupa ia juga menggunkan jam tangan dan kaca mata hitam yang ia sangkutkan di baju kaosnya. Sungguh keren dan memukau penampilan Arga.

__ADS_1


Argapun menuruni anak tangga ia ingin segera menjemput Aira.


"Gak kekantor ga." Ucap Erika saat melihat penampilan Arga, yang tidak seperti biasanga.


Bella terpukau dengan penampilan Arga. Ia merasa sangat menyesal, karena telah pergi meninggalkan Arga demi pacar bulenya itu.


"Mau kemana Ga."Ucap Bella penasaran. Padahal ia sudah bersiap siap seperti biasa untuk ikut kekantor bersma Arga.


"Mau jalan sama calon istri." Jawab Arga tersenyum. Ia tau Erika pasti tidak suka mendengarnya. Sementara Bella ia tidak hiraukan. Ia masih marah dengan Bella yang semakin banyak bohongnya.


Belum sempt Erika menjawab arga sudah meninggalkannya pergi, karena ia tidak mau merusak moodnya yang sedang baik di pagi ini.


"Tante lihat kan sekarang bagaimana permpuan itu mempengaruhi Arga. Arga bahkan sampai rela meninggalkan pekerjaannya demi perempuan itu. Dulu saat bersama Bella, Bella tidak mau kalau Arga sampai meninggalkan perkerjaan nya. Bella selalu mendukung Arga agar menjadi orangbyang lebih baik lagi." Ucao Bella, ia berusah mempengaruhi Erika agar semakin benci dengan Aira.


"Kamu benar! ini tidak bisa di biarkan! perempuan itu harus segera disingkirkan!" Ucap Erika geram.


Sementara Bella tersemyum paus karena Ia berhasil mempengaruhi Erika.


.


.


.


Hai semua makasih ya yang sudah baca dan dukung cerita aku 😙😙


jangan lupa like dan komen 😁😁😁


kalau bisa di favorite juga hehehe banyak ya maunya.


Mari kita saling mendukung satu dan yang lainnya, semangat untuk semuanya.

__ADS_1


Terimakasih 😀😀😀😘😘😘


__ADS_2