Gadis Pilihan Tuan Muda

Gadis Pilihan Tuan Muda
Part 95


__ADS_3

"Rey cari informasi tentang Fadli dan jangan sampai ada satu pun lagi teman lama Aira yang berani memasang foto Aira bersama pria lain!" Ucap Arga. Sambil melihatkan foto yang sempat ia ambil tadi


Sampai di kantor Arga langsung keruangan Rey. Arga tidak sabar membahas masalah ini.


"Bukannya semua informasi Fadli sudah tuan dapat kan. Lagian selama ini nona Aira tidak pernah lepas dari pengawasan tuan. Nona Aira tidak mungkin berani menghianati tuan." Ucap Rey panjang lebar. Rey tak habis pikir bahkan foto itu bukan hanya Aira dan Fadi. ada Fita dan juga Feby.


"Heh kau tidak tau, bahkan sekarang dia berani membentak ku, aku bahkan takut dengan marahnya."


"Aku tidak mau mengambil resiko. Aku mau tidak ada yang boleh memasang foto Aira kalau foto itu terdapat seorang pria. Aku tidak suka melihat foto istriku bersama pria lain." Ucap Arga lagi. Ini lah urusan penting yang Arga ingin seleaaikan.


Nona Aira benar benar bisa membuat tuan Arga menjadi bodoh seperti ini. Bahkan tuan Arga mengakui sendiri bahwa ia takut dengan marahnya nona Aira. Apa cinta sudah membuat orang jadi kehilangan jati dirinya sendiri (Batin Rey.)


"An temani Rey, agar urusan ini cepat selesai!" Pinta Arga pada Ana.


Ana pun mengiyakan permintaan Arga. Meski ini sangat konyol tapi Ana sudah mulai terbiasa dengan permintaan Arga yang konyol demi istri tercinta nya.


Lagi Rey harus meninggalkan pekerjaannya demi permintaan Arga yang sangat penting ini menurut Arga.


"Saya tidak habis pikir dengan tuan Arga, padahal selama ini nona Aira tidak pernah bertingkah yang macam macam. Bagaimana mungkin ia takut jika nona Aira akan menghianatinya hanya karna sebua foto nona Aira bersama pria lain. Bahkan bukan nona Aira yang memasang nya." Ucap Rey panjang lebar. Ia merasa sangat kesal, dengan sikap Arga yang berlebihan. Rey yang tak pernah protes akhirnya protes juga.


Ana hanya diam mendengar kan. Sambil melihat kearah depan. Memang betul apa yang dikatakan Rey. Tapi Ana tidak punya nyali ikut mengatai Arga. Walau Arga tidak ada disini.


"An apa kau dengar!" Ucap Rey, sambil fokus dengan setir mobilnya.


"Iya seketaris Rey." Jawab Ana.


Rey pun hanya menghela nafas kasar. Karena Ana yang tidak merespon ucapannya tadi.


Rey membawa Ana langsung kekampung halaman rumah Aira, sampai di sana ia langsung kerumah Feby

__ADS_1


Feby yang kebetulan duduk di teras rumahnya langsung kaget saat ada sebuah mobil mewah yang berhenti di depan rumahnya.


"Itu kan seketaria Rey. Gawat apa dia datang ingin memarahi aku, apa yang harus aku lakukan!" Gumam Feby, ia sedikit takut. Apalagi Fita memberi tahu kalau Aira dan Arga habis bertengkar akibat ulah nya yang memasang satus di wa tentang dulu waktu mereka maaih sekolah.


Padahal Feby hanya ingin mengenang masa masa sekolah nya.


"Selamat sore Nona Feby."


"I. iya, silahkan duduk. Mau duduk di sini apa didalam." Ucal Feby gugup. Ia mencoba tenang dan bersikap ramah.


"Disini saja." Ucap Rey. Ia dan Ana pun langsung duduk di kaki lima Feby yang teedapat empat kursi dengan satu meja bundar.


"Saya kesini ingin memninta agar anda tidak lagi memasang foto nona Aira jika foto tersebut terdapat seorang pria." Ucap Rey dengan wajah serius.


"Dan saya juga ingin meminta semua alamat rumah teman nona Aira yang sekelas dengan nya." Ucap Rey lagi.


"I.. Iya seketaris Rey. Saya tidak akan memajang foto Aira lagi jika foto itu terdapat seorang pria." Ucap Feby gugup. Ia tidak menyangka ini akan terjadi. Padahal ini hal sangat spele tapi malahenjadi rumit seperti ini.


"Jangan! hal ini tidak boleh diketahui oleh nona Aira!" Ucap Rey sedikit panik.


"Aira tidak ada didalam group ini. Aira audah lama keluar. Karena Aira selalu menolak jika di ajak reunian. Makanya Aira kaluar." Ucap Feby serius.


"Kalau gitu kumpulkan mereka sekarang juga. Dan beri tahu kepada mereka semua saya akan memberikan uang sebesar 1 juta jika mereka akan datang." Ucap Rey serius, Rey memang sudah menyiapkan uang cash agar urusannya semakin mudah.


"Sa satu juta! ini lumayan banyak seketaria Rey. semua ada tiga puluh empat orang! bagaimana kalai semua nya datang!" Ucap Feby dengan wajah bingung.


"Tidak apa. Jika semua datang itu malah lebih bagus. Sekarang juga cepat suruh mereka datang." Ucap Rey lagi. Sementara Ana hanya diam menyimak.


Hanya karna sebuah foto tuan Arga menghamburkan uang nya, kenapa cinta bisa membuat orang seperti tuan Arga menjadi konyol seperti ini! ( Batin Ana.)

__ADS_1


Ana dari tadi hanya diam menyimak. Ia tidak menyangka bahwa Rey akan melakukan hal seperti itu.


Dengan cepat Feby mengirim pesan di whatsap group waktu sekolahnya dulu.


Meski banyak yang tidak percaya, tapi mereka mencoba datang, apa lagi Feby juga terkenal dengan anak yang baik dan cukup berada di kampung ini.


Satu persatu mulai datang kerumah Feby.


"Feb beneran ni kita mau di bagi uang satu juta." Ucap Ani teman sekalas mereka dulu.


"Ya. Lu tunggu saja. Tunggu semua nya datang. Pria yang berjas itu dan wanita disampingnya adalah suruhan suami Aira." Ucap Feby pelan.


"Haaa suruan suami Aira. Emang sekaya apa suami Aira sampai mau kita kita uang. Dal rangka apa?" Ucap Ani kaget.


"Lu ini selalu ketinggalan berita ya. Lu ngak tau apa kalau Aira nikah sama pewaris tunggal dari keluarga Rahandirta!" Ucap Feby.


"Lu tau kan gue sibuk ngurusin anak gue. Ini aja gue bisa keluar karna lu bilang mau di kasih uang satu juta. Kalau ngak gue ngak bakalan mau." Ucap Ani.


"Jadi selama ini Aira yang sering di bicarain itu Aira teman kita anak ibu Heati itu!" Ucap Ani lagi.


"Iya. Sudah lu jangan bringsik. " Ucap Feby. Karena Rey mulai melirik kearahnya.


"Cepat lu bantu juga biar semua pada ngumpul disini!" Ucap Feby lagi. Karena ia merasa tidak enak dengan para tetangga. Feby takut semua tetangga pada datang, kalau tau dirumahnya ada yang mau membagikan uang.


Untung saja Ayah dan Ibu Feby sedang keluar kota. Jadi semua bisa berjalan lancar, tanpa harus ada pertanyaan pertanyaan dari orang tua Feby.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG😉


__ADS_2