
"Ra lu beruntung tau punya cowo yang sweet seperti itu, hebat banget lu ra, tuh dia kelihatan sayang banget sama lo." Ucap Vita, ia senang karena Aira mendapatkan cowo seperti Arga.
"Iya ra, lu hebat banget sekali dapat cowo paket komplit." Feby juga ikut semangat
Sementara Aira hanya cengengesan menanggapi kedua temannya ini yang terus membahas Arga.
Kalian berdua tidak tau aja sifat aslinya, asal kalian tau ya dia itu jahat, nyebelin, dan suka berbuat sesukanya. Huuuu lagian kenapa juga ni orang berdua bahas dia mulu macam gak ada topik lain aja. (Batin Aira.)
Mereka bertiga sedang berada di mal. Hari ini Aira yang akan menelaktir dua temannya itu, Aira sedang membawa Kedua temannya itu berbelanja baju. Mereka pergi ke toko yang ada diskon nya.
"Ambil aja lu berdua mau apa nanti gue yang bayar." Ucap Aira, ia senang akhirnya bisa menelaktir temannya.
"Beneran lu ra, uang lu kok banyak banget ra." Ucap Vita
"Iya ra memang gaji lo berapa ra." Ucap Feby, Ia penasaran dengan Gaji Aira, yang mampu menelaktir mereka.
"Lima puluh juta." Jawab Aira singkat, yang membuat kedua temannya ini kaget.
"Apa lima puluh juta." Vita stok mendengar gaji Aira yang begitu besar.
"Hebat lu ra, gue bangga sama lu, emang lu kerja dimana ra?" Ucap Feby senang bercampur shok.
"Nanti gue ceritain, sekarang lu berdua cepatan pilih." Ucap Aira, ia juga ingin menceritakan kesehariannya dikantor.
Feby dan Vita pun segera mengambil baju, celana, sweater, sepatu dan juga tas, Aira juga membeli baju baju kembar untuk mereka bertiga.
"Ra benaran ni gak apa kita belanja sebanyak ini. Ini kebanyakan ra." Ucap Feby, ia merasa tidak enak karena Aira memaksa mereka untuk mengambil baju, tas dan lain lainnya.
"Gak papa santai aja. Ini juga diskon kok, kapan lagi gue bisa menelaktir lu berdua." Ucap Aira senang.
"Iya Feb, lu gak dengar apa tuh gajinya lima puluh juta. Santai aja hahaha." Ucap Vita semangat.
__ADS_1
Mereka bertiga pun tertawa. Aira juga sempat membeli jam couple tanpa sepengetahuan kedua temannya itu. Ia ingin memberikan Arga sesuatu. Ia juga ingin berterimakasih karena meski Arga suka memarahinya, Tapi karena Arga lah hidupnya bisa lebih baik seperti ini.
Aira mengingat masa lalunya dimana orang selalu menjauhinya karena keluarganya yang miskin dan ibunya yang dulu sebagai pembantu. Hanya Feby dan Vita yang mau berteman dengan nya.
Selesai shopping Aira membawa Kedua sahabat nya itu untuk makan ke restoran. Mewah ia ingin kedua temannya ini merasakan Apa yang ia rasa.
Aira membawa Kedua temannya ini ke sebuah restoran mewah. Tempat yang sering ia kunjungi saat makan siang bersama Arga dan Rey. Aira ingin kedua temannya ini merasakan apa yang ia rasa.
"Ra lu beneran bawa kita kesini." Ucap Feby sedikit malu, karena restoran ini sangat mewah untuknya.
"Ih si Feby dari tadi gak jelas. Kita sudah disini berarti benaranlah. Lu nikmati aja Feb, nanti si Aira berubah pikiran gimana?" Ucap Vita, ia sedikit kesal dengan Feby yang dari tadi tidak enakan.
Pelayan pun menghampiri mereka bertiga, Pelayan itu menyapa dengan sopan. Dan menuntun mereka kemeja.
"Silah kan Nona." Ucap pelayan itu sopan, Sambil memberikan list menu.
Vita segera mengambil list itu, ia langsung kaget melihat harga yang ada di menu itu.
"Ra, gue gak mau makan disini." Ucap Vita, meski ia senang di bawah ke restoran mewah seperti ini. Tapi ia tidak enak jika Aira mengeluarkan uang banyak untuk mereka.
"Kenapa? kita uda ada disini loh, sekarang lu berdua cepatan mau makan apa!" Ucap Aira, ia bingung kenapa tiba tiba kedua temannya ini tidak bersemangat
"Ra ini mahal." Ucap Feby pelan
"Ih sudah gak apa, santai aja kali, cepat lu berdua mau makan apa, gue gak mau ya lu berdua nolak tawaran gue." Ucap Aira dengan sajak sedikit ngambek.
"Iya deh, lu jangan cemberut gitu, nanti yang ada pacarlu nyalahin kita berdua, karena sudah membuat lu cemberut." Ucap Vita bercanda.
Mereka pun memesan makanan dan minuman mereka sambil menunggu Aira menceritakan Pekerjaannya kepada kedua temannya ini. Bahan Feby dan Vita kaget ternyata Arga adalah pemilik perusahaan tempat Aira bekerja.
"Gue baru ingat ra, Ternyata Pacar lu orang terkaya yang ada di negara ini. Gue sering lihat dia di majalah dan di berita. Lu hebat banget ra, bisa kenal dan dekat sama dia, Gue bangga banget ra sama lu." Ucap Feby, bahkan ia sekarang merasa sedikit takut, mengingat melakukannya saat memuji Arga. Feby sempat mendengar berita tentang Arga. Pria dingin, angkuh dan tidak sembarang orang yang bisa berbicara dengannya.
__ADS_1
"Hebat lu ra hebat." Ucap Vita sambil menyantap makanan nya dengan lahab. Vita memang tidak terlalu tahu tentang Arga.
Apa orang terkaya, bagaimana mungkin gue gak tau tentang pacar gue, lantaran saja dia selalu bersikap sesukanya, Ternyata dia punya kekuasaan yang tinggi di negara ini. Astaga siapa yang akan menyelamati gue, kalau dia sampai berbuat jahat sama gue. ( Batin Aira.)
Seketika Aira lemas mengingat nasibnya yang berada di tangan Arga, ia takut Arga semakin semena mena dengannya, dan dia sudah pasti tidak bisa melawan Arga.
"Eh lu berdua kenapa?" Ucap Vita melihat Aira dan olah yang Murung.
"Woo!" Ucap Vita lagi, karena kedua temannya tidak menghiraukannya.
"Iya! Napa si lu." Ucap Feby kesal.
"Lu berdua yang kenapa, ada makanan enak gini. Bukannya senang tapi malah melamun. Gue mau foto dulu. Biar orang orang tau kalau gue lagi makan di restoran mewah." Ucap Vita, Ia segera berfoto dan mengupload nya ke medsos nya.
"Dapat banget tangan lo, gue belum siap." Ucap Febi ai juga segera bergaya cute.
"Ra lu senyum dong." Ucap Vita, yang melihat Aira datar tanpa ekspresi.
"Iya iya sorry." Jawab Aira, mereka pun berfoto dengan berbagai macam gaya.
Arga tertidur di apartemen Aira, setelah melihat jam yang hampir menunjukkan jam enam sore, Arga segera mengirim chat kepada Aira agar segera pulang.
"PULANG!" Isi chat Arga.
"Iya tuan. Ini lagi dijalan." Balas Aira cepat.
"Bisa bisa nya ia jalan selama ini, bahkan sama sekali tidak menghirau kan aku." Gumam Arga.
"Apa aku ini tidak penting. Bagaimana mungkin dia mengabaikan ku." Ucap Arga lagi. Ia kesal karena Aira sering sekali cuek dengan dirinya.
.
__ADS_1
.
.