Gadis Pilihan Tuan Muda

Gadis Pilihan Tuan Muda
Part 88


__ADS_3

Tamu sudah mulai berdatangan semua para teman sosialita Erika menghampiri Aira.


Mereka terus memuji muji kecantikkan Aira. Bahkan mereka sangat tersanjung dengan sikap ramah dan sederhana Aira yang tidak pernah sama sekali pamer di medsos.


"Duh jeng cantik banget si mantunya. Orangnya juga baik banget. Beruntung banget si kamu punya mantu seperti Aira." Ucap Salah teman Erika.


"Hehe ibu bisa saja. Ibu juga cantik, makasih ya sudah datang di acara tujuh bulanan anak saya. " Jawab Aira tersenyum ramah.


"Duh gak kebayang deh anaknya nanti cakepnya gimana. Papanya ganteng mamahnya cantik. Duh jadi ngak sabar pingin lihat bayinya." Ucap salah satu teman ibu Erika.


"Iya bu saya juga ngak sabar melihat cucu pertaman saya."Jawab ibu Erika.


Arumi sangat kesal karena dari tadi tidak ada yang mengobrol dengannya. Ya semua teman dekatnya dulu yang juga temannya Erika. Masih merasa jengkel dengan Arumi. Karena ia pernah menipu mereka dan membawa lari uang arisan.


"Untung saja ya, Arga ngak jadi nikah sama Bella. Huuu apa jadinya nanti. Yang ada Arga akan dipelorotin." Ucap Salah satu lagi teman Erika.


Arumi langsung menjabak rambut ibu itu. Ia yang dari tadi kesal diabaikan. Akhirnya ia tumpahkan kekesalan nya dengan ibu itu.


"Ahhh sakit, dasar gila!" Ucap Ibu itu.


Dengan cepat para tamu memisah kan. Sementara Arga langsung membawa Aira menjauh.


"Kamu yang gila. ngak tau malu, punya mulut bukannya buat makan malah komentarin orang." Ucap Arumi marah.


"Sudah sudah cuku! Saya tidak mau ada keributan disini!" Ucap Erika marah.


Ana langsung membawa ibu itu menjauh dari Arumi.

__ADS_1


"Dasar ngak tau malu, benalu. Kalau saya jadi Erika ngak bakal mau dekat kamu lagi!" Teriak ibu itu.


Semua para tamu jadi menggosipin tentang Arumi. Yang katanya numpang hidup dengan Erika.Karena mereka tau, Bahwa Arumi sudah bangkrut dan tidak mempunyai apala dan rumah, mobil, dan hidup keluarga Arumi. Erika lah yang menanggung. Dan itu belum Erika sadari sampai sekarang. Erika belum menyadari kalau selama ini Arumi memanfaatkannya.


Arumi dan Bella langsung masuk kekamar mereka sangat malu karena para tamu menggosipin mereka.


"Ini semua gara gara mamah! Coba saja mama tidak disini masalah tidak akan sekacau ini. Bella minta besok mamah kembali saja pulang. Bella ngak mau kena imbasnya akibat ulah mamah!" Ucap Bella dengan sangat marah.


"Enak saja kamu nyalahin mamah! emag dasar ibu tadi aja suka ngurusin hidup orang. Lagian kamu ini ya ngak perna belain mamah." Ucap Arumi kesal juga.


"Pokoknya mamah besok pulang saja! Bella ngak mau mamah disini." Ucap Bella. Ia tetap ingin Arumi pulang kerumahnya.


"Mamah ngak mau, sebelum mamah pisahain Arga dan Aira!" Ucap Arumi lagi.


"Ngak mah! mamah harus pulang. Bella ngak mau tante Erika jadi marah akibat ulah mamah. Mama tau kan, tante Erika sangat menjaga nama baiknya. Sekarang apa yang mamah lakukan. Mamah membuat tante Erika marah. Mamah harus segera minta maaf, dan segera pulang. Mamah mau tante Erika marah besar dan ngak mau sudah bantu kita!" Ucap Bella.


"Oke! mamah turuti mau kamu, tapi kamu harus bisa dengan cepat menyingkirkan Aira secepatnya." Ucap Arumi. Ia mengikuti kemauan Bella karena takut jika Erika juga ikut menjahuinya seperti temannya yang lain.


Bella juga sangat tau sifat Arga yang sangat setia kepada pasangannya. Tapi Bella masih berharap agar Arga kembali bersama dia. Biar bagaimana pun dulu ia juga pernah menjadi gadis kesayangan Arga. Makanya meski tidak mungkin. Ia tetap berusaha.


***


Ibu Hesti berusaha menenangkan Erika begitu juga dengan Aira dan Arga mereka kembali mendekati Erika yang sangat marah itu.


"Sudah ya mi, ini bukan salah mami kok. Sudah yah ngak usah dipikirkan." Ucap Aira sambil mengelus punggung Erika.


"Mami malu ra, nanti habis ini pasti ada sajabyang gosipin keluarga kita macam macam." Ucap Erika, karena ia selalu menahan marah nya di depan para orang. Sekarang malah sar samar ia dengar para temannya menggosipin dia yang mendukung Bella dan Arga kembali meski sekarang Arga sudah punya istri dan istrinya hamil. Erika juga kena imbasnya ia terkesan jahat kepada Aira.

__ADS_1


Erika merasa sangat malu. Memang dulu dia ingin menyingkirkan Aira tapi sekarang tidak. Erika sudah mulai menerima Aira sebagai menantunya.


"Bu Erika ngak usahbpikirin omongan orang ya. Kan ngak seperti itu. Biarin saja orang orang itu." Ucap Ibu Hesti mencoba menenangkan.


"Usir saja tu Bella dan mamah nya itu. Lagian ngapain sih mereka disini. Ngak punya rumah apa." Ucap Ibu siti ceplas ceplos. Ia sangat jengkel melihat kelakuan Arumi.


Hesti melirik kearah Siti dan melototinya agar tidak berbicara lagi. Begitu juga dengan Mita ia langsung memberi kode agar bibinya itu diam saja.


"Ayo mi. Teman mami mungkin pada nyariin mami tu." Ucap Aira. Ya karena semua tamu ini, tidak ada Aira kenal, semuanya teman Erika dan Arga saja. Itu pun tidak mengundang terlalu banyak orang.


"Make up mami masih bagus ngak." Ucap Erika. Ia selalu tampil sempurna. Erika tidak mau ada masalah sedikit pun diwajahnya.


"Iya masih bagus, mami masih cantik kok." Ucap Aira.


Mereka pun kembali keluar, tidak ada lagi yang berani membicarakan masalah tadi. Karena Rey dan Ana sudah mengatasinya. Suasana kembali tenang tanpa Bella dan Arumi.


Erika jadi sedikit melamun dan tidak terlalu banyak merespon temannya. Ia terpikir dengan ucapan orang orang tadi tentang dirinya yang masih mendukung Bella bersama Arga.


Erika juga terpikir tentang omongan Siti tadi. "Ya betul sepertinya Bella dan Arumi harus segera pulang. Mereka kan sudah punya rumah sendiri. Aku tidak mau gosip ini jadi panjang dan mereka membicarakan aku yang tidak tidak." Batin Bella.


Acara pun selesai, Karena hanya di gelar sampai sore saja. Erika sangat paham dengan kondisi Aira yang suka tidur semenjak hamil. Ia tidak mau Aira kenapa kenapa dan terjadi sesuatu kepada cucunya. Salah satu yang membuat Erika menerima Aira adalah karena anak yang dikandung Aira. Ya cucu pertama Erika.


.


.


.

__ADS_1


Makasih yah buat yang sudah mampir ke novel aku. makasih banyak๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€


Maaf ya kalau ceritanya membosan kan๐Ÿ˜


__ADS_2