Gadis Urakan Yang Mempesona

Gadis Urakan Yang Mempesona
216. Keterlaluan


__ADS_3

Amora yang merasa bahwa saat ini ada seseorang yang sedang memperhatikannya, awalnya berniat untuk bangun. Tetapi dia tertarik ingin mengetahui isi hati Andreas saat dia tidur.


Amora berpura-pura tidur hanya untuk mendengarkan semua curahan hati Andreas tentang hidupnya.


Hati Amora seketika merasakan sakit ketika mendengar semua yang dikatakan oleh Andreas tentang dirinya dan Putri mereka.


' Maafkan Aku karena obsesiku terhadap para lel telah menjadikanku sebagai ibu dan juga istri yang buruk untukmu. Kau sungguh selalu sabar untuk menghadapi aku yang sudah bersikap keterlaluan terhadap kalian. Maafkan aku!' Amora terlihat meneteskan air matanya.


Andreas yang sudah kelelahan akhirnya membaringkan tubuhnya di samping dan memeluk tubuh istrinya dengan erat.


Amora hanya berfungsi sebagai istrinya di atas ranjang. Saat di bawah ranjang, Amora adalah seorang artis yang sangat sombong dan angkuh Andreas sebagai managernya yang selalu dia rendahkan dan tidak pernah dianggap penting oleh Amora.


Andreas merasakan kalau tubuh Amora berbincang itu artinya wanitanya sedang menangis. Tetapi Andreas saat ini sedang tidak memiliki energi untuk berdebat dengan Amora. Oleh karena itu dia memilih untuk mendiamkannya saja dan bersikap acuh dengan derita yang sedang dirasakan oleh Amora saat ini.


Andreas sudah terlalu terbiasa dengan semua itu. Kadang di tengah malam, Amora akan bangun dan menghabiskan waktunya semalaman di atas balkon dengan sebotol wine yang akan menghangatkan tubuhnya yang menggigil di udara terbuka.


Andreas sering menemukan nomor yang tertidur di balkon dengan gelas wine di tangan dan penampilan yang sangat berantakan karena tangisan dan erangan kesakitan. Ya!! Amora memiliki kebiasaan melukai dirinya sendiri kalau sedang stres dan frustasi.


Andreas tidak memiliki cara apapun untuk bisa menghentikan segala hal yang dilakukan oleh Amora adalah ketika dia sedang terlelap.


Andreas hanya menyediakan sebuah kasur kecil di balkon dan juga selimut untuk mengantisipasi semua yang dilakukan Amora di tempat itu. Perhatian kecil yang diberikan Andreas tetapi tidak pernah dirasakan oleh Amora sebagai bentuk cinta sang suami kepadanya.


Amora Selalu berpikir apapun yang dilakukan oleh Andreas adalah bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang manajer terhadap sang artis yang harus terjamin segalanya.


Amora bangkit dari tempat tidur Setelah meyakini bahwa Andreas sekarang sudah terlelap.

__ADS_1


Amora menatap mata Andreas yang begitu lelah. Terlihat cekung yang begitu hitam di kelopak mata Andreas. Amora tahu itu adalah bentuk kelelahan seorang Andreas dalam mengurus dirinya yang sulit diatur dan dikendalikan oleh Andreas.


Akan tetapi sejauh ini hanya Andreaslah yang bisa membujuk Amora untuk melakukan banyak pekerjaan yang tidak dia sukai.


Amora mengikuti semua jadwal yang sudah diatur oleh Andreas dengan sedemikian teliti. Walaupun semua itu harus dibayar mahal oleh Andreas dengan sikap Amora yang kadang amat menyebalkan kalau sifat bintangnya sudah kumat.


Terlihat Amora mengambil secarik kertas dan juga sebuah pulpen. Kemudian Amora mulai menuliskan sebuah surat untuk Andreas.


" Sepertinya aku harus pergi meninggalkanmu sudah terlalu lama aku bersamamu. Kau pasti sudah sangat lelah untuk mengurusku. Jagalah putri kita dengan baik. Suatu saat aku akan mencari kalian. Aku ingin beristirahat dulu dari hiruk pikuk dunia keartisan. Maafkan aku yang selama ini selalu membuatmu tersenyum dalam mengurusku yang banyak rewel. Peluk ciumku untuk putri kita. Di bawah sini ada sertifikat apartemen dan juga kunci mobil yang aku serahkan semuanya kepadamu dan juga putri kita. Aku juga sudah membubuhkan tanda tanganku di berkas perceraian kita berdua kau tinggal mengajukannya saja ke pengadilan untuk meresmikan semuanya. Maafkan aku dan terima kasih atas segalanya. Terima kasih atas cinta dan juga kasih sayangmu kepadaku selama ini. Aku tidak tahu. Apakah itu tulus ataukah hanya kewajibannya sebagai manajer saja, tapi yang jelas, terima kasih atas segalanya yang sudah kau lakukan untukku selama ini. Aku pergi! Tolong jangan pernah mencariku dan hiduplah dengan bahagia bersama Putri kita."


Setelah menuliskan surat itu untuk Andreas, Amora kemudian pergi hanya dengan membawa koper kecil yang biasa dia bawa ketika saat Amora bepergian. Hati Amora begitu perih dan sakit, serasa tidak rela untuk meninggalkan suaminya yang selama bertahun-tahun sudah begitu bersabar menyertai hidupnya yang sulit dan ruwet.


Tetapi Amora tidak mau memberikan kesulitan kepada Andreas kalau sampai Abian dan Farel menemukan keberadaannya.


Amora mengendarai mobilnya dalam gelap malam. Amora sendiri tidak tahu ke mana dia harus melangkahkan kakinya saat ini. Hanya satu yang Amora tahu, bahwa dirinya harus menjauh sejauh mungkin dari Andreas dan menghilang dari hiruk pikuk keartisan agar keberadaannya tidak bisa tercium oleh Farel dan Abian yang sangat membenci dirinya.


Amora yang sudah benar-benar patah hati karena semua yang dia lakukan gagal dan tidak membuahkan hasil apapun. Hanya menyisakan luka dan juga air mata untuk dirinya sendiri. Amora memutuskan untuk tidak ingin lagi berjuang untuk mendapatkan Farel. Amora ingin menghasilkan diri di sebuah pedesaan terpencil di mana tidak ada orang yang mengenalnya.


Setelah semalaman melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Akhirnya Amora sampai di sebuah pesisir pantai di sekitar daerah Indramayu.


Amora menerbitkan kendaraannya dan menatap matahari terbit yang begitu indah.


Entah kenapa kau marah merasa bahwa hidupnya terasa begitu damai di tempat itu.


" Aku akan mencoba untuk hidup tenang di sini. Siapa tahu aku bisa menemukan kebahagiaanku disini." Amora menarik nafas dalam-dalam.

__ADS_1


Amora sudah menjual ponselnya dan mengganti dengan ponsel sederhana tanpa adanya GPS ataupun jaringan internet. Dia tidak mau kalau keberadaannya akan dilacak oleh siapapun termasuk Andreas.


Amora juga sudah menarik uang cash yang banyak untuk bekal hidupnya dalam pelarian dan pengasingannya di pedesaan yang telah dia putuskan akan tinggal di desa itu. Di pesisir pantai yang jauh dari hiruk pikuk kota.


Amora juga sudah membeli beberapa pakaian sederhana yang akan dia gunakan selama berada di tempat itu. Semua pakaian mahalnya sudah dia singkirkan tanpa banyak pikir saat dia memberikannya kepada tunawisma yang dia temui di pinggir jalan.


Amora sudah bertekad ingin menjadi pribadi yang baik dan menjalani kehidupan sebagai orang baru yang akan menjauhkan segala hal yang mengingatkan dia tentang Farel maupun Andreas, sang suami yang selama ini tidak pernah dihargai sebagai suami yang sesungguhnya.


" Aku akan memulai hidup baruku di sini dan melupakan semuanya. Selamat tinggal masa lalu yang kelam dan menyakitkan. Aku tidak akan pernah lagi memijakan kakiku di Jakarta seumur hidupku!" janji Amora saat dia telah menemukan sebuah rumahmu ya yang dia beli secara cash dari warga sekitar yang sedang membutuhkan uang untuk menikahkan anak mereka.


Amora sungguh sangat beruntung dan amat diberkati. Pelariannya untuk mencari jati diri yang baru terasa begitu lancar tanpa hambatan yang berarti sama sekali.


Mulai hari itu Amora menjalani hidupnya sebagai warga desa yang sederhana. Amora memulai memikirkan cara untuk bisa bertahan hidup di desa terpencil itu. Bagaimanapun juga dia tidak mungkin akan mengandalkan tabungannya untuk selamanya karena uang itu suatu saat pasti akan habis juga kalau tidak pernah ditambah dengan bekerja.


Amora setiap hari terus memperhatikan lingkungan sekitar dan menganalisis apa yang bisa dia lakukan untuk bisa menghasilkan uang di tempat itu.


Otak cerdas Amora terus bekerja mencari cara agar dirinya bisa tetap Survive di tempat barunya saat ini.


Amora tidak ingin sebuah pekerjaan yang mencolok yang akan membuat orang yang mencari dirinya bisa melacak keberadaannya di tempat itu.


Amora tetap dalam penyamarannya dan tidak pernah memperlihatkan jati dirinya yang sesungguhnya dihadapan siapapun yang dia kenal di desa itu.


Amora benar-benar telah menjelma menjadi pribadi yang baru yang pasti kalau Andreas datang ke sana pun pasti tidak akan mengenalinya lagi.


Amora bahkan telah merubah gaya bicara dan dialek bahasanya sungguh dia memang sangat layak untuk menjadi seorang aktris terkenal. Keahlian aktingnya itu sekarang sangat berguna untuk dirinya yang sedang mengasingkan diri dari semua orang yang pernah mengenalnya di masa lalu. Amora sangat bahagia dengan kehidupan barunya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2