Gadis Urakan Yang Mempesona

Gadis Urakan Yang Mempesona
95. Sedih


__ADS_3

Mereka segera kembali ke kediaman Farel dan Siska dan segera membersihkan tubuh Aaron yang luar biasa kotor dan jorok gara-gara David yang sama sekali tidak mengurus anak mereka yang telah dia culik.


" Ya Allah betapa kejamnya David dengan anak kita!" ucap Siska sambil menangis ketika memandikan Aron yang baru berusia beberapa bulan tetapi sudah diperlakukan seperti itu oleh David.


Pampers yang bahkan mungkin sudah berhari-hari tidak diganti sehingga mengakibatkan ruam-ruam di sekujur tubuh bayi kecil itu.


Siska dan Farel bahkan sampai menangis melihat keadaan bayi mereka yang sangat menyedihkan.


Sungguh hebat sekali Aaron yang tampaknya tidak diberi minum ataupun makan selama beberapa hari. Entah kenapa David begitu kejam terhadap anak kecil yang tidak punya dosa sama sekali kepadanya.


Setelah memandikan dan membersihkan tubuh Aaron serta menggunakan pakaian yang bersih. Aaron langsung di berikan ASI oleh Siska dengan air mata yang berderai di pipinya melihat putranya yang begitu Kelaparan sampai begitu bersemangat menyusu kepada ibunya.


" Aku pasti akan memberikan hukuman yang sangat berat untuk David. Karena perbuatan dia yang sudah membuat anak kita seperti ini. Aku tidak terima dengan semua yang dia lakukan terhadap Putraku!" ucap Farel mengepalkan kedua tangannya karena amarah yang luar biasa di dalam hatinya.


" Iya kita harus memberikan balasan yang setimpa kepada David karena perbuatan jahatnya terhadap anak kita!" ucap Siska yang masih menangis melihat keadaan putranya yang begitu kurus bahkan matanya saja sampai cekung. Ah pokoknya sangat menyedihkan sekali.


Adrian dan Steven yang melihat Aaron yang bisa dikatakan sebagai cucunya pun sampai menangis ketika melihat keadaan bayi tampan itu yang sangat-sangat menyedihkan.


" Setelah minum susu kita bawa Aaron ke rumah sakit untuk mengembalikan kondisinya seperti sedia kala. Aku yakin Aaron pasti kekurangan nutrisi karena beberapa hari tidak makan dan minum dan lihatlah sekujur tubuhnya pun terlihat sangat menyedihkan sekali." ucap Adrian sambil menatap Farel dan Siska yang sampai saat ini belum bisa berhenti menangis melihat keadaan putra mereka.


" Aaron sungguh anak yang sangat hebat dan juga kuat. Aku yakin suatu saat dia pasti akan menjadi manusia pilihan. Kuatkan hatimu Farel dan Siska Allah pasti tidak akan diam saja melihat seseorang yang berperilaku zalim terhadap seorang bayi yang tidak berdosa seperti Aaron. kita masih harus bersyukur karena Aaron sampai saat ini masih hidup walaupun dalam kondisi menyedihkan seperti ini!" ucap Steven.

__ADS_1


Setelah selesai menyusu dan Aaron terlihat tertidur pulas. Mereka pun kemudian bersiap-siap untuk membawa bayi kecil yang malang itu ke rumah sakit karena mereka ingin merecover kembali kesehatan Aaron agar kembali seperti semula.


" Tenangkan hatimu Farel dan Siska. Tolong untuk mencoba ikhlas dengan apa yang sudah terjadi. Menyesali semuanya hanya akan membuat kalian menjadi turun kesehatannya dan menjadi drop. Kita percayakan David kepada hukum dan kami pasti akan menuntut dia dengan hukuman maksimal. Atas perbuatan dia yang menganiaya anak kalian sampai seperti ini!" ucap Steven sambil melihat ke belakang.


Melihat Farel dan Siska yang sedang saling berpelukan. Sambil menggendong Aaron yang sekarang sudah bersih dan wangi dan sudah mengenakan pakaian miliknya.


" Iya paman kami pasti tidak akan membiarkan David lepas begitu saja. Dia harus mempertanggungjawabkan kejahatannya ini terhadap putra kami!" ucap Siska dengan suara serak.


Farel hanya bisa memeluk Siska dengan erat. Karena sejujurnya dia merasa bersalah sekali atas perbuatan David yang sebenarnya masih adiknya dari selingkuhan ayahnya yang entah sekarang ada di mana hanya David yang mengetahuinya.


Farel terus diam sejak tadi memikirkan segala sesuatu yang terjadi di dalam rumah tangganya bersama dengan Siska.


Banyak sekali rintangan dan halangan yang menjadi ujian cinta mereka berdua. Mulai dari ibunya yang tiba-tiba menyuruh dirinya untuk membatalkan pernikahan sampai terjadi perpisahan yang lebih dari beberapa bulan.


Farel sangat bersyukur atas ketahanan Siska yang hingga saat ini masih setia menjadi istrinya walaupun begitu banyak kesakitan yang diderita oleh Siska dan semuanya bermuara kepada keluarga Handoyo yang telah memberikan banyak luka kepada sang istri.


Ayahnya yang sudah meninggal. Walaupun sudah tidak ada di dunia, tetapi telah memberikan banyak sekali masalah ke dalam rumah tangga Farel dan Siska. Hal itu adalah ujian yang sangat berat untuk mereka berdua dan Alhamdulillah sampai saat ini mereka masih bisa bertahan dan membuktikan bahwa cinta di dalam hati mereka sejati.


Farel menggenggam telapak tangan Siska yang begitu gemetar. Ya hati seorang ibu yang saat ini sedang terluka melihat putranya di aniaya sedemikian rupa oleh pamannya sendiri yang telah rusak hati nuraninya karena dendam dan kebencian serta keserakahan.


Bahkan Farel sampai sekarang masih ingat Bagaimana rasanya ketika Aaron ditendang oleh David sampai terbang melayang ke arahnya. Untung saja waktu itu Farel segera sikap menangkap tubuh kecil itu hingga jatuh ke dalam pelukannya. Kalau sampai Aaron jatuh ke tanah. Sudah pasti kepalanya pasti akan pecah karena sangking kerasnya David menendang tubuh kecil itu.

__ADS_1


Darah Farel seketika mendidih ketika mengingat hal itu. Akan tetapi dia pun tidak mau bercerita tentang masalah itu kepada Siska ataupun kedua pamannya.


Bisa dipastikan Sista pasti akan jatuh pingsan kalau mendengarkan cerita itu. Mengingat betapa besarnya cinta Siska untuk Aaron.


Siska yang mengandung Aaron selama 9 bulan lebih dalam kesendirian dan juga kesepiannya. Karena harus hidup berjauhan dengan Farel. Suaminya yang waktu itu dipisahkan oleh Meiliana yang termakan hasutan Amora yang mengatakan bahwa Siska adalah pembawa sial untuk keluarga mereka dan memerintahkan kepada Farel. Untuk membatalkan pernikahan mereka berdua.


Untung saja Siska maupun Farel tidak ada yang mengikuti permintaan Meiliana. Sehingga akhirnya ibunya Farel datang ke Amerika untuk meminta maaf. Tetapi malah berakhir dengan kematiannya di tangan Amora yang marah karena Meiliana tidak mendukung dirinya lagi untuk mendekati Farel yang telah kembali bersama Siska.


Terkadang emosi dan kemarahan menjadi semacam boomerang untuk manusia yang lain. Sehingga tega berbuat jahat kepada orang lain karena keegoisan dan juga kemarahan yang di pendam dalam hati.


Sampai saat ini Amora masih menjalani persidangan di pengadilan. Amora juga sudah bersiap-siap untuk menerima hukuman atas perbuatannya yang sudah membunuh Meliana dengan begitu kejam.


Selain itu Farel juga menambahkan pasal tentang pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter atas nama Siska yang telah dituduh sebagai pembunuh oleh Amora.


Amora siap menerima hukuman maksimal yang akan dituntut oleh jaksa penuntut umum yang telah dibayar oleh Farel untuk memberikan hukuman yang paling berat kepada amarah yang telah melakukan banyak kejahatan atas nama cinta dan obsesinya terhadap Farel. Mantan kekasih yang dulu dia tolak ketika datang melamarnya sebagai calon istrinya. Karena Amora yang lebih mementingkan karirnya sebagai seorang artis daripada menjadi seorang istri.


Akan tetapi setelah Farel menikah dengan Siska, Amora tiba-tiba saja datang dan mengganggu pernikahannya bersama dengan Siska. Sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau.


Begitulah sifat dasar manusia. Ketika memiliki sesuatu tidak dihargai. Akan tetapi ketika sudah tidak dimiliki lagi. Seketika nafsu dan keinginan untuk memiliki kembali sesuatu yang telah hilang dan bukan miliknya lagi itu jauh lebih besar daripada kesadaran diri dan intropeksi kenapa dulu sampai kehilangan. Jarang manusia mau mawas diri dan selalu berkaca agar tetap sadar dan di jalan yang benar.


Menyerah bukan berarti kalah tetapi dengan menyerah kita akan bisa melihat keikhlasan di saat kehilangan sesuatu yang sudah tidak menjadi milik kita lagi membuka lembaran baru dan kehidupan baru itu jauh lebih bijaksana daripada ngotot untuk mendapatkan sesuatu yang sudah bukan menjadi milik kita lagi.

__ADS_1


Semoga kisah antara Siska, Farel dan Amora bisa menjadi pelajaran yang berharga untuk kita semua. Agar selalu menghargai segala sesuatu yang kita miliki saat ini. Sebelum kita kehilangannya dan akhirnya menyesali segalanya. Pada saat kita sadar ternyata kita sudah terlambat karena dia sudah bukan milik kita lagi.


__ADS_2