
Aliya masuk ke kafe dan melihat Fadli yang sudah duduk menunggu , dengan segera dia langsung melangkah ke arah nya.
" maaf telat " ucap Aliya membuat Fadli seketika menolah ke arah nya
" ayo duduk , aku juga baru nyampe " ucap Fadli dan memberikan kode kepada pelayanan untuk memberikan menu makanan nya.
" gak usah Fad , lagian aku buru buru " ucap Aliya
" hanya sebentar saja " jawab Fadli yang membuat Aliya hanya bisa pasrah, dia tau sikap Fadli yang tidak akan mau mengalah jika seperti ini.
setelah Fadli memesan makanan dan Minuman Aliya langsung menatap Fadli dengan serius dia sudah ingin segera menjelaskan agar semua selesai.
" aku ingin bicara hal yang serius " ucap Aliya yang membuat Fadli kembali menatap nya dengan wajah santai.
" sabar lah Aliya , kita lagi pesan makanan jadi kita cerita sambil makan ya , kamu juga seperti nya lelah baru sampai " ucap Fadli yang membuat Aliya sangat kesal.
Aliya takut jika terlalu lama , maka suami nya akan datang dan terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan.
makanan dan minuman sudah ada di meja makan
" ayo dimakan , aku masih ingat bukan makanan dan minuman favorit mu " ucap Fadli
__ADS_1
" aku kesini cuma mau menjelaskan sesuatu Fad , tolong lah serius sedikit saja " ucap Aliya .
" aku akan serius setelah makanan kita habis , oke , jadi makan lah terlebih dahulu , gak baik Ngomong serius jika perut kosong " ucap Fadli dengan Santi nya
" apa kamu mempermainkan aku Fad , aku sudah sabar drai tadi , tapi kamu bilang jika kita menunggu makanan terlebih dahulu tapi apa sekarang " ucap Aliya
" kenapa kamu sudah bisa marah Aliya hahaha , apa kamu tau jika kamu terlihat lebih cantik jika sedang kesal seperti itu " ucap Fadli tertawa renyah.
" stop lah bercanda Fad , aku sungguh ingin berbicara hal penting dengan mu " ucap Aliya
" baiklah tapi sebelum itu ,aku juga akan berbicara penting dengan mu Aliya " ucap Fadli mulai serius menatap Aliya.
" tidak , aku ingin berbicara hal penting " ucap Fadli yang kembali membuat Aliya menghembuskan nafas nya.
" baiklah , silahkan " saut Aliya
" kamu tau sendiri bukan jika aku pernah menyukai mu bahkan pernah menembak mu tapi kamu menolak ?? tanya Fadli dan di angguki oleh Aliya
Zai yang duduk tak jauh dari mereka merasa sangat geram , majalah yang di pegang nya sudah ingin dia lempar ke arah Fadli tapi dia masih ingin mendengar kan apa yang aka. Fadli ucapkan.
" trus ? tanya Aliya
__ADS_1
" aku kembali menyukai mu saat kita bertemu kembali di sekolah , dan aku ingin jujur kembali jika aku ingin kamu menjadi istri ku , aku tidak mau lagi jika kita hanya sekedar kekasih yang belum pasti masa depannya bagaimana " ucap Pak Fadli yang membuat Aliya kaget bukan main.
Zai sudah ingin berdiri tapi niat nya gagal saat Aliya menjawab ucapan Fadli.
" maaf , aku tidak bisa , dan aku kesini hanya ingin menjelaskan jika aku sudah menikah dan sudah mengandung " ucap Laiya membuat Fadli tertawa.
" hahaha kamu tidak perlu berkata seperti itu aliya , aku tau kamu hanya ingin menolak ku tapi tidak apa aku akan berusaha lagi untuk mendapatkan mu , dan aku mohon kamu jangan lagi mengucapkan kata sudah menikah karena aku tidak akan pernah percaya " ucap Pak Fadli
" tapi itu sudah kenyataan nya " ucap Aliya
" apa aku harus percaya ?? tanya Pak Fadli dan di angguki oleh Aliya
" baiklah aku akan percaya jika kamu ada bukti " ucap Fadli membuat aliya segera melihat kan cincin pernikahan nya.
" semenjak aku mengajar kamu sudah memakai nya bukan , yang berarti itu kamu beli sendiri " ucap Fadli
Zai sudah muak dengan semua ini dengan emosi dia memukul meja hingga makan di atas nya berhamburan di lantai di ikuti oleh serpihan beling gelas dan piring.
seketika semua orang menatap ke arah nya begitu pun dengan Aliya dan Fadli.
Aliya dibuat sangat kaget dengan kehadiran sang suami , wajah nya sudah sangat panik saat ini apalagi melihat wajah suaminya yang sudah terlihat emosi.
__ADS_1