
tak lama Raihan sudah sampai didepan rumah Bella yang semakin membuat Bella curiga pada nya
" kamu bilang tadi cuma filing tapi kenapa kamu bisa tau alamat rumah ku ?? tanya Bella
" cepat lah turun , aku ini sudah menguasai banyak ilmu jadi jangan tanyakan lagi " ucap Raihan
" kok galak amat sih ,orang tanya juga yang benar , apaan itu ilmu ilmu " ucap Bella kesal
" keluar lah ini sudah malam , nanti aku dikira culik kamu " ucap kesal Raihan yang tak ingin rahasia nya terbongkar
dari arah belakang terdengar klakson mobil yang membuat Raihan menatap spionnya , saat melihat mobil yang tak asing baginya dia mulai mengingat ingat siapa pemilik mobil tersebut
" aduh mampus kakak pulang " ucap Bella tapi tidak dihiraukan oleh Raihan yang hanyut dalam pikiran nya
tok
tok
tok
seseorang mengetuk kaca mobil Raihan yang sontak membuat nya kaget , dia menoleh kesamping nya dan melihat orang yang dia cari , wajah Raihan seketika memerah , rahangnya mengeras mengingat apa yang terjadi dengan kakak iparnya serta sahabat nya
" itu kakak ku " ucap Bella pelan tapi tidak lagi dihiraukan oleh Raihan yang hanya ingin menuntaskan niat nya
__ADS_1
Raihan dengan wajah yang menyeramkan membuka pintu dan keluar dari mobil , Bella yang melihat Raihan turun khawatir jika sang kakak akan memarahinya bersama Raihan
" loh Raihan kan ?? tanya laki laki tersebut tapi tidak mendapat Jawaban dari Raihan
" kenapa kamu ada disin........" ucapan pak Fadli terpotong karena tonjokan yang sangat keras lebih dulu menyapa nya
Bella yang melihat nya sangat dibuat kaget membuat nya segera berteriak minta tolong
BUKK
BUKK
BUKK
Raihan membabi buta menghajar guru nya tersebut , bukan guru lagi tapi mantan guru nya , pak Fadli yang tadi menangkis dan beberapa mengembalikan pukulan memilih untuk mundur agak jauh dari Raihan , tenaga nya seperti sudah terkuras habis
" kak sudah , aku mohon , dia adalah kakak ku " ucap Bella
" Kamu kenapa tiba tiba menyerang bapak ?? tanya pak Fadli ngos-ngosan sambil memegang perutnya
" saya tidak seperti ini jika anda tidak berbuat onar duluan " ucap tegas Raihan masih ingin melanjutkan aksinya tapi seseorang memeluk nya erat membuat nya susah untuk maju
" lepaskan aku " ucap tegas Raihan
__ADS_1
" tolong kak , dia kakak ku jangan seperti ini , kalau kakak ku membuat masalah dengan mu aku sebagai adiknya mewakili nya untuk meminta maaf " ucap Bella
" Bella lepaskan pelukan mu itu , kalian tidak pantas seperti itu , " ucap pak Fadli sedikit berteriak melihat sang adik yang memeluk laki laki yang bukan muhrimnya
" adik saja kamu sudah seperti itu jika dia hanya memelukku untuk tidak menyerangmu lagi , DAN APA KAMU TAU RASANYA JIKA SESEORANG YANG BERHARGA DALAM HIDUP KU MENGALAMI NASIB YANG BURUK KARENA DIRIMU , HAH " ucap Raihan dengan suara datar dan di akhiri dengan suara yang agak tinggi
" apa maksud mu mengatakan kepada guru mu seperti itu ?? tanya pak Fadli
" apa anda sudah lupa jika anda sudah bukan guru saya lagi huh " ucap sinis Raihan
" aku ingin melihat mu , bagaimana rasanya jika seseorang yang kamu cintai disentuh oleh orang lain " ucap Raihan lalu mengecup kening Bella sekilas dan tersenyum kecut ke Fadli , sedangkan Bella yang mendapat perlakuan seperti itu langsung menjauh dari Raihan
" apa yang kamu lakukan kak , " ucap Bella lirih
Fadli yang melihat nya sontak saja dibuat semakin emosi , dan perkelahian pun kembali terjadi yang membuat Bella menangis histeris seraya memanggil bantuan
dan tak lama satpam rumah Naila baru keluar , entah apa yang mereka lakukan hingga batu mendengar teriakan Bella
" bapak dari mana saja , tolong hentikan mereka pak ,Buruannn " ucap Naila
" baik non " ucap ketiga satpam tersebut dan memisahkan mereka berdua
" pak tolong jangan buat keributan disini , atau saya akan menelfon polisi " ucap satpam yang menahan Raihan
__ADS_1
" panggil , panggil sana , aku gak takut dan asl Lo tau ya , jika terjadi apa apa dengan hubungan kakak ku , habis kamu di tanganku sendiri " ucap tegas Raihan dan masuk ke mobilnya
Bella dengan segera berlari ke kakak nya dan memeluk nya