
tanpa berbicara lagi dokter Risal langsung memeriksa keadaan Zaidan dari pada diri nya akan dibuat semakin dalam keadaan stres
" keadaan suami mu sudah mulai stabil tapi harus istirahat selama 1-2 Minggu , luka di badan serta dikepalanya akan infeksi jika terlalu banyak melakukan aktivitas" ucap dokter Risal
" sudah lewat 10 detik ,kamu keluar lah dan aku minta untuk dicabut infusnya , aku mau pulang " ucap Zaidan datar
" Zaidan , kenapa kamu jadi sangat cemburuan sih nak " ucap mama nya
" mungkin karena pengaruh kehamilan Aliya Bu , mungkin anak nya ingin jika sang ayah yang memanjakannya tapi saya saran kan anda jangan malu kesini kalau anda sering mual mual, itu berasal dari anak mu yang ingin kamu manjakan " ucap dokter tersebut tertawa renyah
" apa Maksud mu ,aku hanya bisa menghamili dan istriku yang hamil mana mungkin aku akan seperti itu ,jadi dokter kok gak tau apa apa " ucap Zai nyolot membuat istrinya hanya bisa menundukkan kepalanya sangat malu dengan ucapan sang suami
" iya saya tau hal itu ,tapi ada kemungkinan kecil sang suami yang akan terkena masa mengidam " ucap dokter tersebut
" iya terserah mu , cepat lepaskan ini aku mau pulang dan tidur bersama istri ku " ucap Zaidan
" tapi kami tidak bisa langsung mengambil keputusan begitu saja , apalagi anda baru sadar dari koma , anda akan menginap disini selama 1-2 hari lagi untuk mengetahui perkembangan kesehatan anda " ucap dokter tersebut
__ADS_1
" cukup Zai , kamu menurut saja , dan ini semua demi kebaikan kamu ,yang di ucapkan dokter benar kamu harus istirahat total sementara " ucap mama nya tegas
" maaf ya dok dengan sikap anak saya yang sudah lancang " ucap mama Zai merasa tidak enak hati kepada dokter Risal
" tidak usah dipikirkan saya tau kalau anak ibu baru mengalami jatuh cinta jadi maklum jika dia sangat cemburuan " ucap dokter Risal
tiba tiba suara pintu terbuka dan terlihat Raihan yang datang , mama Zai dan Aliya serta Zai kaget melihat orang yang juga ikut dibelakang Raihan , wanita yang cantik ikut mengekor di belakang Raihan yang berwajah masam tapi wajah nya seketika cerah saat melihat Zai yang sudah duduk menatap nya
Raihan dengan refleks berlari ke arah Zai tanpa memperdulikan mereka semua
" Zaiiiiii " teriak Raihan memeluk erat Zai hingga membuat Zai berteriak kesakitan
dengan cepat Aliya menarik adiknya yang sangat kelewatan memeluk orang sakit
" Zai apa kamu mau melihat kakak menjanda " ucap Aliya tegas
" hahaha akhirnya kamu sadar sialan " ucap Raihan tanpa menjawab pertanyaan sang kakak
__ADS_1
" Raihan , kalau mau bunuh anak mama , bunuh dulu mama baru anak nya " ucap mama Zai membuat Raihan hanya cengingisan
" maaf ma , tadi hanya refleks doang karena si kampret satu ini sadar " ucap Raihan
" mulut mu ku cobek sama terasi kalau kamu seenaknya ngomong ya " ucap Zai kesal masih meringis kesakitan ,
" kau alasan saja , kamu hanya pura pura tidur bukan , aku tau kalau kamu hanya menghindari ganti rugi mobilku , cepat ganti rugi , aku hanya menunggu mu sadar karena ingin jika kamu mengganti mobilku yang sudah dibuang ke tukang besi " ucap Raihan
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya
LIKE
VOTE
FAVORIT
SHARE
__ADS_1
KOMEN DUKUNGAN DAN SEMACAMNYA LAH