Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
Berita bahagia


__ADS_3

4 hari telah berlalu dan 4 hari pula Aliya masih sangat setia berbicara sendiri kepada suami nya tapi hanya ada air mata yang keluar setiap kali Aliya mengucapkan kata kata yang begitu menyedihkan


" Kenapa Mas Zai belum sadar juga , kata dokter 3 hari ini sudah hari ke 4 mama " ucap Aliya dengan air matanya yang tak bisa ia tahan , dia sudah sangat merindukan suaminya yang dulu , yang selalu tersenyum kepadanya


" Sabar nak , bukan dokter yang menentukan , dokter hanya memprediksi saja , Allah lah yang mengatur segalanya ," ucap mama Zai


Aliya hanya bisa pasrah dan kembali menoleh ke arah suaminya , Aliya memeluk Zai dengan air mata yang semakin pecah , apalagi mengingat mimpi buruk yang tak pernah ia inginkan


" bangun lah mas , anak kita butuh kamu " ucap Aliya lirih


Aliya menggenggam tangan suaminya dan mencium nya kemudian Aliya mengarah kan tangan suaminya ke arah perutnya


" mas , anak kita sudah ada disini , walaupun belum terlihat tapi dia juga merindukan mu ," ucap Aliya


" Nak , yang megang perut bunda itu adalah ayah mu , nanti kalau sudah lahir kamu bisa bermain bersama ayah mu , tapi jangan seperti ayah mu yang suka nakal dan bolos kalau belajar ya nak hiks...hiks..." ucap Aliya tak sanggup lagi melanjutkan kata katanya

__ADS_1


Mama Zai hanya berbalik Arah untuk menyembunyikan air mata nya yang menetes mendengar ucapan Aliya tadi


Aliya dibuat terpenganga oleh jari Zai yang seperti Bergerak diperutnya


" mas , mas , jari mu gerak mas " ucap Aliya tak bisa berkedip melihat keajaiban langkah tersebut


mama Zai yang mendengar nya seketika menghapus air matanya dan melangkah ke arah Aliya


" mama , jari Zai tadi gerak ma , Aliya tidak bohong , tadi saat di perut Aliya jari mas Zai gerak ma " ucap Aliya kepada mama Zai


" tidak ma , ini bukan kebetulan , mas tolong gerakkan lagi jari mu mas ,aku ingin melihat nya lagi " ucap Aliya tapi sayang seribu sayang jari Zai tidak lagi bergerak


" ma , Aliya tidak bohong ma , Aliya melihat nya sendiri " ucap Aliya


" mama percaya sayang , mama tau kamu tidak mungkin membohongi mama " ucap mama Zai

__ADS_1


" ma.....m...a " ucap seseorang sangat lirih dan suara yang terputus putus yang seketika membuat Aliya dan mama Zai menoleh ke sumber suara


" Mas " teriak Aliya langsung memeluk suami nya dan beberapa kali mencium pipi nya


" Zai " satu kata yang keluar dari mulut mami Yani dengan air mata yang kembali mengalir


" mas , kamu jangan tinggalkan aku lagi , aku mohon hiks ..hiks" ucap Aliya sangat merasa campur aduk , dia sangat senang , bahagia ,dan terharu melihat suami nya yang masih membuka matanya


" ma..ma dia siapa ?? tanya Zai ke arah mama nya dengan lirih sambil menatap Aliya yang terdiam


" apa kamu lupa denganku sayang , atau kamu hanya pura pura lupa karena marah denganku , aku akan menebus semua kesalahanku , apa yang kamu inginkan akan kuturuti " ucap Aliya sangat tak menyangka jika sang suami nya melupakan nya


" dia istri mu nak , dia Aliya " jawab mama nya lembut


" aku sudah menikah ma , dan kenapa aku ada disini dan juga kenapa badanku terasa sangat pegal ?? tanya Zai

__ADS_1


Air mata Aliya semakin mengalir deras , dia sudah membisu tidak tau harus berkata apa apa lagi


__ADS_2