
Zaidan dan Raihan kembali ke rumah dengan keadaan yang memprihatinkan, mereka hanya membawa 3 biji buah mangga karena Zai yang takut jika terlalu naik untuk mengambil buah.
" astaga uang habis 1 juta buat 3 butir mangga ini saja " ucap Raihan
" kenapa kamu yang pusing ,itu uang ku yang habis " ucap Zai kesal
" dan apa kamu gak lihat baju ku, ku buang dan sekarang telanjang dada seperti ini , di tambah lagi ni badan ku merah merah manjat tadi , di gesek sama batang pohon mangga " ucap Zaidan
" makanya kalau manjat jangan batang nya yang di peluk erat " ucap Raihan Sok tau
" trus apa yang mau di pegang hah , ranting kering , biar aku jatuh jaya tadi , bokong ku masih teras pas jatuh tadi sialan " ucap Zai
" itu azab bagi suami yang gak tau diri terhadap adik ipar nya " ucap Raihan
" bodoh amat lah " ucap Zaidan yang malas sekali berdebat mengingat dirinya tersiksa sekali memanjat tadi
Tak lama mereka sampai ke rumah , Zaidan masuk tanpa menggunakan baju dan membawa 3 butir buah mangga masuk diikuti oleh adik ipar nya si abang jago Raihan
" aku pulang " ucap Zaidan dengan suara lemas langsung duduk di sofa
__ADS_1
ibu Raihan yang melihat Zaidan datang sudah tidak menggunakan baju menjadi penasaran
" kamu kenapa , dan kenapa badan mu merah merah ?? tanya mertua nya
" gara gara ambil mangga , pas turun tadi Zaidan peluk batang nya erat sampai kek gini takut jatuh lagi " ucap Zaidan
" astaga ,trus bajunya dimana ?? tanya mertua nya lagi
" baju ku tadi kena tai ayam pas jatuh " jawab Zaidan yang membuat mertua nya tertawa berbahak-bahak
" ada ada aja nasib kalian " ucap ibu nya Aliya pergi meninggalkan mereka
....
" Zaidan kamu kekampus hari ini ?? tanya Aliya
" iya dong , ini pertama kalinya aku merasakan yang namanya kuliah " ucap Zai
" jangan macam macam sama senior kalau lagi di uji mental nya " ucap Aliya
__ADS_1
" iya aku ingat , tapi kalau sudah keterlaluan aku tidak mungkin bisa diam " saut Zai membuat Aliya hanya menggeleng kan kepalanya tidak mengerti dengan jalan pikiran sang suami
" pokoknya kamu jangan buat masalah " ucap Aliya tegas
" iya , dan kamu juga jangan kegatalan sama guru olahraga itu , kamu jangan sampai mata ku tidak bisa melihat mu walaupun aku tidak lagi sekolah disana " ucap Zai dengan suara tegas
" aku akan memberitahu kan kepada Fadli hari ini , dan akan menyuruh nya untuk tidak mendekati ku " ucap Aliya membuat Zai tersenyum manis
" awas saja kalau kamu bohong " ucap Zai
" Tidak akan " jawab Aliya tersenyum manis ke arah suami nya
" ayo turun ibu sama ayah pasti nunggu sama Raihan " lanjut Aliya dan di angguki oleh Zai
" apa kamu akan membawa mobil sendiri ?? tanya Zai dan di angguki oleh Aliya
" gak boleh , aku akan mengantarmu dan menjemput mu " ucap Zai yang tidak ingin istri nya kenapa Napa karena apalagi Aliya sedang mengandung
" tapi...." ucapan Aliya terpotong oleh Zai
__ADS_1
" gak ada tapi tapian , ayo sekarang kita turun dan aku akan mengantarmu lebih dulu , jika kamu menolak berarti kata katamu belum bisa ku percaya , kamu malu jika aku mengantar mu , apa kamu takut ketahuan sama orang tua orang sana ?? tanya Zai
" baiklah , aku akan menuruti kemauan mu " jawab Aliya yang tidak mau terjadi apa apa lagi dengan keluarga nya karena ke egoisan dari mereka berdua.