Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
Antar jemput


__ADS_3

Zaidan dan Raihan kembali ke rumah dengan keadaan yang memprihatinkan, mereka hanya membawa 3 biji buah mangga karena Zai yang takut jika terlalu naik untuk mengambil buah.


" astaga uang habis 1 juta buat 3 butir mangga ini saja " ucap Raihan


" kenapa kamu yang pusing ,itu uang ku yang habis " ucap Zai kesal


" dan apa kamu gak lihat baju ku, ku buang dan sekarang telanjang dada seperti ini , di tambah lagi ni badan ku merah merah manjat tadi , di gesek sama batang pohon mangga " ucap Zaidan


" makanya kalau manjat jangan batang nya yang di peluk erat " ucap Raihan Sok tau


" trus apa yang mau di pegang hah , ranting kering , biar aku jatuh jaya tadi , bokong ku masih teras pas jatuh tadi sialan " ucap Zai


" itu azab bagi suami yang gak tau diri terhadap adik ipar nya " ucap Raihan


" bodoh amat lah " ucap Zaidan yang malas sekali berdebat mengingat dirinya tersiksa sekali memanjat tadi


Tak lama mereka sampai ke rumah , Zaidan masuk tanpa menggunakan baju dan membawa 3 butir buah mangga masuk diikuti oleh adik ipar nya si abang jago Raihan


" aku pulang " ucap Zaidan dengan suara lemas langsung duduk di sofa

__ADS_1


ibu Raihan yang melihat Zaidan datang sudah tidak menggunakan baju menjadi penasaran


" kamu kenapa , dan kenapa badan mu merah merah ?? tanya mertua nya


" gara gara ambil mangga , pas turun tadi Zaidan peluk batang nya erat sampai kek gini takut jatuh lagi " ucap Zaidan


" astaga ,trus bajunya dimana ?? tanya mertua nya lagi


" baju ku tadi kena tai ayam pas jatuh " jawab Zaidan yang membuat mertua nya tertawa berbahak-bahak


" ada ada aja nasib kalian " ucap ibu nya Aliya pergi meninggalkan mereka


....


" Zaidan kamu kekampus hari ini ?? tanya Aliya


" iya dong , ini pertama kalinya aku merasakan yang namanya kuliah " ucap Zai


" jangan macam macam sama senior kalau lagi di uji mental nya " ucap Aliya

__ADS_1


" iya aku ingat , tapi kalau sudah keterlaluan aku tidak mungkin bisa diam " saut Zai membuat Aliya hanya menggeleng kan kepalanya tidak mengerti dengan jalan pikiran sang suami


" pokoknya kamu jangan buat masalah " ucap Aliya tegas


" iya , dan kamu juga jangan kegatalan sama guru olahraga itu , kamu jangan sampai mata ku tidak bisa melihat mu walaupun aku tidak lagi sekolah disana " ucap Zai dengan suara tegas


" aku akan memberitahu kan kepada Fadli hari ini , dan akan menyuruh nya untuk tidak mendekati ku " ucap Aliya membuat Zai tersenyum manis


" awas saja kalau kamu bohong " ucap Zai


" Tidak akan " jawab Aliya tersenyum manis ke arah suami nya


" ayo turun ibu sama ayah pasti nunggu sama Raihan " lanjut Aliya dan di angguki oleh Zai


" apa kamu akan membawa mobil sendiri ?? tanya Zai dan di angguki oleh Aliya


" gak boleh , aku akan mengantarmu dan menjemput mu " ucap Zai yang tidak ingin istri nya kenapa Napa karena apalagi Aliya sedang mengandung


" tapi...." ucapan Aliya terpotong oleh Zai

__ADS_1


" gak ada tapi tapian , ayo sekarang kita turun dan aku akan mengantarmu lebih dulu , jika kamu menolak berarti kata katamu belum bisa ku percaya , kamu malu jika aku mengantar mu , apa kamu takut ketahuan sama orang tua orang sana ?? tanya Zai


" baiklah , aku akan menuruti kemauan mu " jawab Aliya yang tidak mau terjadi apa apa lagi dengan keluarga nya karena ke egoisan dari mereka berdua.


__ADS_2