
mereka semua juga ikut merasakan apa yang di rasa oleh Zai , tapi mereka berusaha untuk menutupi wajah khawatir mereka dihadapan Zai.
setelah 5 menit suara tangisan bayi kembali pecah didalam sana yang membuat Sangat gembira , walaupun dia merasa senang tapi rasa khawatir istri nya belum hilang sama sekali sebelum melihat nya dengan mata kepalanya sendiri.
" Zai aku jadi uncle sekarang " ucap Raihan langsung memeluk Zaidan erat.
" aku jadi Daddy sugar Rai " ucap Zai tak kalah senang.
Singkat cerita Aliya masih belum membuka matanya karena efek dari bius , Aliya pun sudah dipindahkan ke ruang inap.
Sedangkan bayi kembar sudah ada di gendongan Zaidan dan Raihan , Zai baru mengumandangkan adzan untuk mereka , Zai belum mau memberikan nama jika sang istri belum sadar , Zai ingin menunggu istri nya sadar untuk pemberian nama putra kembar nya .
" nama yang bagus buat mereka apa ya , gimana kalau , Reihin dan Reihun ?? ucap Raihan.
" itu pasti keren namanya Zai jadi aku saran kan pakai nama itu saja " ucap Raihan semaunya.
" ide yang bagus Rai hahaha " ucap mama Zai membuat Raihan tersenyum bangga.
" aku tidak mungkin mau menyamakan nama anak ku dengan mu , aku sudah menyiapkan nama untuk mereka sebelum Aliya melahirkan " ucap Zai.
" nama yang kamu mau berikan apa ?? tanya Raihan penasaran
" tunggu istri ku sadar baru aku akan mengatakan nya " ucap Zai.
" jangan jangan kamu menamai mereka Zaidin dan Zainun hahahahaha " ucap Raihan di lanjutkan oleh tawanya membuat bayi yang di angkat nya menangis
__ADS_1
oeek..oeeek
dengan segera mama Zai mengambil alih bayi tersebut yang diketahui adalah bungsu.
" kamu bodoh sekali Rai " ucap mama Zai membuat Raihan hanya cengingisan.
" mas , anak kita mana " ucap Aliya yang masih menetap matanya tapi perlahan matanya sudah mulai terbuka dan langsung menoleh ke arah mereka.
" mama Zai serta Zai langsung membaringkan bayi kembar tersebut disamping Aliya
" anak kalian sangat tampan dan imut nak " ucap mama Zai yang membuat Aliya menitikkan air mata nya , rasa bahagia nya tak tertandingi saat ini.
" Nama anak kita siapa mas dan yang kakak adik yang mana mas ?? tanya Aliya.
" yang biru adalah kakak dan yang merah Adiknya sayang " ucap Zai lembut.
" berikan nama Zai biar istri mu bisa menyusui mereka segera " ucap papa nya.
" namanya Reihin dan Reihun kak " ucap Raihan yang membuat mereka menggeleng kan kepalanya.
" apa benar mas ?? tanya Aliya dengan serius.
" tidak sayang , jangan dengarkan dia , mana mungkin aku menamai mereka seperti itu " saut Zai.
" Raihan kasih tau yang sebenarnya kak , nama yang sudah disiapkan Sama Zai adalah andecca dan andecci " ucap Raihan yang mendapat gelak tawa dari papa Zai
__ADS_1
" Andeca andeci hoha hohe " ucap papa Zai menyanyikan lagu yang pernah ia dengar sebelumnya.
" diam lah pa , Rai " ucap mama Zai tegas
" sekarang kasih nama nak " ucap ibu Aliya
" aku menyiapkan nama untuk yang sulung adalah Zahran Alyaza Putra dan yang bungsu Zayyan Alyaza Putra " ucap Zaidan menatap bayi nya.
" nama yang bagus Zai " ucap ibu Aliya dan di angguki oleh mereka kecuali Raihan yang seperti tidak terima.
" alah bagusan nama yang ku rekomendasikan " ucap Raihan.
" nama anak kau saja yang kau namai begitu nanti " ucap ibu nya kesal.
" Alyaza .... Aliya ...Zaidan .. ucap Raihan memikir mikirkan nama tersebut.
" ternyata kamu pintar juga buat nama Zai " ucap Raihan.
" trus gue manggil ponakan ku dengan apa ini ?? tanya Raihan lagi.
" Zahran dan Zayyan lah " saut mama Zai.
" gak mau terlalu panjang , aku akan memanggil nya Ahran dan Ayyan " ucap Raihan.
" kubunuh kau lama lama Rai beda satu huruf saja tu " ucap mama Zai kesal.
__ADS_1
" tapi memang itu ma yang Zai mau ucapkan , Ahran dan Ayyan " ucap Zai membuat Raihan tersenyum bangga menatap mama Zai seraya mengedipkan mata nya.
" bangga sekali kamu benar sekali dalam ribuan pertanyaan " ucap mama Zai kesalZahran Alyaza PutraZahran Alyaza Putra