
Zai turun dan melihat Raihan yang duduk di lantai memakan sesuatu , Zai yang penasaran pun diam diam mengendap dan merebut Cilok Raihan yang masih tersisa banyak .
Raihan langsung menoleh ke arah belakang dan melihat Zai yang langsung meluda-ludai cilok nya agar Raihan tidak memintanya lagi.
" haha apa kamu mau ?? tawar Zai yang membuat Raihan hanya bisa menggerutu Zai dalam hati
Zai dengan hasil kerja kerasnya mulai memakan satu per satu cilok tersebut.
" apa kamu sungguh tidak mau Rai?? tanya lagi Zaidan
" gak , aku gak mau kena Rabies " ucap Raihan kesal
" hei , mulut mu itu mau di bikin monyong sama bini gue " Ucap Zaidan sambil memasukkan Cilok kedalam mulutnya
tak butuh menunggu menit , cilok tersebut habis beserta bumbu bumbunya , hanya ada bekas bumbu yang menempel di plastik
" apa kamu mau bumbunya ?? tanya Zaidan lagi
__ADS_1
" apa kamu pikir aku anjing , mau menjilati plastik bekas air liur mu itu ," ucap Raihan sudah geram
" sana belikan lagi , ni uang " ucap Zai memberikan selembar uang berwarna Coklat
" sialan , kamu mau ku bunuh beneran Lo, kesabaran ku sudah habis " ucap Raihan
" Han , Sana Pergi Mandi trus tidur ,biar cepat ..." ucapan Aliya terpotong oleh Zai
" Biar cepat besar agar cepat juga durhaka sama orang tua hahaha " ucap Zai membuat Aliya menatap nya tajam
" hehe maksudnya biar cepat nikah dan punya anak " ucap Zai cengingisan
" Kalian bisa diam gak sih , cepat kalian berdua Carikan mangga mudah yang bisa di rujak dan getah nya jangan sampai hilang kalau hilang kakak tidak akan memakan nya , harus metik dari pohon nya langsung " ucap Aliya yang entah mengapa Dirinya ingin marah trus melihat Raihan dan suaminya
" kak jangan aneh aneh lagi dong , kenapa gak Zai aja sih , kan suami kakak dia dan aku hanya orang yang tidak tau apa apa ,lalu mengapa aku harus terlibat seperti ini , dan kapan kalian pergi dari sini aku sungguh sudah pusing dan capek melihat wajah kalian yang membuat kantong ku robek " ucap Raihan yang sudah prustasi ,
" Kakak ingin makan mangga dan kalian berdua yang harus mengambilkannya " ucap Aliya tegas
__ADS_1
" tapi kakak mengerti juga lah , aku saja belum sempat minum air masa langsung pergi lagi , apa kakak mau membuat ku mati kecapean " ucap Raihan
seseorang datang membuat mereka bertiga menoleh ke sumber suara
" ada apa sih ribut banget, suaramu sampai ke kamar tau Gak Rai " ucap Ibu Raihan yang baru datang dengan wajah kusut nya
" Bu , liat pasangan yang bikin kantong sobek , mereka berdua menjadi putra mu sebagai babu yang tak di bayar , Raihan saja baru datang beli cilok dan Saat sudah datang kak Aliya hanya makan satu biji dan memberikan ku lagi , tapi si Zai datang lagi dan mengambil nya lalu menghabiskan nya hanya dengan hitungan detik , uang ku habis Bu, mereka seperti begal Bu , tolong " ucap Raihan merengek ke arah ibu nya
" trus ?? tanya ibu nya membuat Zai menahan tawanya
" ya bantu Raihan Bu , masa kakak suruh Raihan lagi pergi sama si Zai sialan ini manjat mangga , dia mintanya mangga yang baru di petik , getah nya juga harus ada juga , permintaan macam apa itu Bu " ucap Raihan protes semua yang di Pinta oleh kakak nya
" hiks..hiks..." isakan tangis Aliya membuat mereka bertiga memandang Aliya dengan bingung
" sayang kamu kenapa ?? tanya Zai memeluk istrinya
" si Raihan marah marah , padahal cuma minta mangga hiks..hikss..." ucap Aliya dengan isakan tangis yang menjadi jadi
__ADS_1
" Bu " ucap Raihan menggaruk kepalanya sangat bingung dengan kondisi Sekarang