
" mama tidak menangis pa , lihat mama senyum , mama tidak tau kenapa air mata mama terus keluar padahal tidak terjadi apa apa kan pa " ucap mama Zai dengan senyuman yang dipaksakan tapi air matanya tak bisa berhenti yang semakin membuat suami nya bingung dengan arah pembicaraan
" ahhhhhhhhgg , ITU BUKAN ANAK KU U U U U " TERIAK BU Alma memeluk suaminya
Mama Zai tak henti hentinya menangis melihat Aliya yang belum sadar , dia tidak tau harus bagaimana sekarang , Aliya sudah berbaring di sofa tadi beberapa bibi mengangkat tubuh Aliya ke sofa
" ma kenapa Aliya bisa pingsan begini ?? tanya papa Zai yang juga sangat khawatir
" mama juga tidak tau , tadi dia nelfon lalu dia tiba tiba menangis dan menjatuhkan hp nya , tapi pada saat mama tanya kenapa Aliya malah pingsan " ucap mama nya
" siapa yang Aliya telfon ma ?? tanya Suami nya dengan nada serius
" kayaknya Raihan , adik nya pa , tapi tadi mama sempat dengar Aliya menyebutkan nama Zai " ucap istri nya yang seketika membuat papa Zai merasa ada yang tidak beres
dengan segera dia menelepon asisten nya yang tak lain adalah pak Sukri ayah dari Aliya dan Raihan
sudah tiga kali papa Zai menelfon tapi tidak di angkat membuat papa Zai semakin dibuat khawatir
__ADS_1
" mama punya nomor nya Raihan ?? tanya Sang suami
" ada pa , memang nya kenapa pa ?? tanya Bu Alma yang sudah tidak bisa berfikir melihat kondisi menantu nya yang pingsan
" cepat berikan , kita harus menanyakan kenapa Aliya bisa sampai pingsan setelah telfonan sama Adik nya " ucap pak Tandi yang membuat mama Zai langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Raihan
tak lama kemudian Raihan mengangkat telfon
" Raihan katakan pada mama sejujur-jujurnya kenapa Aliya bisa menangis dan pingsan setelah menerima telfon dari mu , apa kamu berbuat jail kepadanya ?? tanya mama Zai langsung pada topik utama
" Raihan apa yang terjadi kenapa kamu juga menangis ?? tanya Bu Alma yang semakin cemas
" Zaidan ma , Zaidan hiks.." ucap Raihan tidak bisa melanjutkan kata katanya kerena tangisannya yang tak bisa dia tahan
" Zaidan kenapa Rai ?? tanya Bu Alma dengan pelan dan suara yang sudah bergetar
" Zaidan kecelakaan huwww" ucap Raihan yang terlihat jelas menahan tangisnya dari dalam sana
__ADS_1
" apa kamu juga sedang ingin mengerjai mama hmm?? tanya Bu Alma dengan berusaha tersenyum tapi mata nya tidak mendukung , air mata nya terus mengalir semakin deras beberapa kali Bu Alma menghapus nya
" Raihan tidak bohong ma , Zaidan sudah dibawa ke rumah sakit " ucap Raihan tak kalah dengan suara mama Zai yang terdengar jelas bergetar
mama Zai seketika mematikan ponsel nya , air matanya seperti air terjun yang mengalir deras
" anak ku " ucap mama Zai lirih namun terdengar menyedihkan
" mama , ada apa , apa yang terjadi ?? tanya suami nya yang semakin Bingung bercampur khawatir melihat reaksi wajah sang istri
mama Zai masih memandang kosong ke depan dia memeluk kedua lututnya
" anak ku Zaidan hiks...hiks.." ucap mama Zai dengan tatapan terus mengarah ke depan tanpa memperdulikan Suami nya yang terus bertanya di samping nya
" tidak , itu tidak mungkin kan pa , ya kan , JAWAB PA , ITU BUKAN ZAIDAN KAN , ITU BUKAN ANAK KITA , BUKAN , YA KAN PA " ucap mama Zai dengan tangisan yang pecah dan berbagai pertanyaan Keluar dari mulut nya ingin mengembalikan fakta jika bukan putranya yang kecelakaan tapi wajah nya berkata lain ditambah lagi dengan air mata mu ya yang tak ada hentinya mengalir
" apa mi , Bukan apa dan kenapa mama malah tambah menangis ?? tanya balik suaminya yang Bingung
__ADS_1