
setelah semua selesai dengan makan malam nya , Kini semuanya kembali ke ruang tamu untuk melanjutkan diskusi mereka.
" jadi sampai dimana pembahasan nya " ucap papa Zai.
" Apa ibu sama ayah sudah bisa menerima jika Raihan Menikah ?? tanya Aliya memulai perbincangan.
" saya mau kasih saran doang , karena walaupun begitu Raihan sudah ku anggap jadi anak kandung ku sendiri , jadi menurut ku Setuju kan saja lagian Raihan sudah ada pekerjaan dan mama lihat dia sudah berubah dari pada yang dulu , dan hubungan pacaran itu sebenarnya hal yang salah jadi tidak baik di lama lamakan , tapi tergantung kalian sebagai orang tua kandung Raihan " ucap mama Zai.
" Sebenarnya ibu masih sedikit khawatir , bukan soal khawatir anak ku menikah dengan cepat tapi saya sebagai seorang ibu dan seorang perempuan takut jika anak ku mengecewakan Bella nanti nya " ucap ibu Rai.
" kalian sudah menjalin kasih sudah berapa lama ?? tanya ayah Raihan.
__ADS_1
" setahun lebih Yah " ucap Raihan.
" ayah hanya ingin jika kamu bahagia nak , ayah juga ingin kamu bisa menjadi laki laki yang sesungguhnya tidak mengecewakan perempuan yang kamu sayangi, jadi ayah akan siap untuk merestui hubungan kalian jika kamu berjanji sebagai seorang laki laki untuk tidak sekali kali mengecewakan Bella nantinya." ucap ayah nya dan di angguki oleh Raihan dengan keseriusan di wajah nya.
" ingat nak , pernikahan itu bukan sesuatu hal yang bisa dimainkan , tidak seperti menjalin kasih atau pacaran yang bisa putus , habis putus balikan lagi , habis balikan putus lagi dan seterusnya , pernikahan itu sakral dan pernikahan itu adalah janji suci , jadi ayah ingin kamu benar benar serius dalam hal ini Rai " lanjut ayahnya.
" berbeda dengan kakak mu dulu nak , ayah dulu sangat khawatir saat Aliya akan menikah dengan seseorang yang belum ia kenali sama sekali , tapi rasa khawatir ayah itu Alhamdulillah berubah menjadi kebahagiaan , ayah tidak pernah menyangka akan hal ini nak , kakak mu dan Zai bisa melewati masa sulit mereka yang belum mengenal apalagi ada rasa dari mereka satu sama lain , tapi mereka mampu membangun keluarga mereka menjadi harmonis seperti saat ini dan ayah mau kamu bisa seperti kakak mu nak " lanjut lagi ayah nya.
" jadi ayah dan ibu merestui kami kan ?? tanya Raihan dan di angguki oleh mereka berdua
dengan senang Raihan memeluk kedua orang tua nya dengan rasa yang penuh kebahagiaan.
__ADS_1
" kapan kami akan datang ke rumah mu nak Bella ?? tanya Ayah Raihan.
" terserah om sama Tante aja , kata ibu Bella kabari sekitar 3 hari sebelum om dan Tante datang biar kakak ku bisa pulang " ucap Bella membuat Raihan kembali teringat yang lupa ia katakan.
" maaf , Raihan lupa memberitahukan kalian semua , jika Bella itu adalah adik nya pak Fadli " ucap Raihan yang membuat Aliya kaget bukan main , berbeda dengan yang lain yang terlihat santai.
" benar ka bella ?? tanya Aliya dengan mata yang sangat serius
" iya kak , maaf kan kakak saya yang telah buat kacau keluarga kak Aliya" ucap Bella.
" sudah lah lupakan saja semua sudah berlalu " ucap Zai.
__ADS_1