
author up pagi biar penasaran kalian gak terlalu lama menunggu ya hihi
tak butuh waktu lama mereka kini sudah memarkirkan mobilnya di parkiran rumah sakit , Aliya langsung keluar dan berlari masuk ,Aliya tidak memperdulikan orang yang menatap nya berlari berdurai air mata
" suster dimana suamiku ?? tanya Aliya dengan suara agak tinggi ke perawat
" maaf , kalau boleh tau Suami nya atas nama siapa ya?? tanya suster tersebut
" Zaidan alfaridzki , " jawab aliya
" apa anak SMA yang baru saja kecelakaan?? tanya suster tersebut dan diangguki oleh Aliya yang terus menangis , suster tersebut sedikit kaget saat tau status laki laki SMA yang baru saja kecelakaan
" beliau di bawa ke ruangan UGD untuk menjalani....." ucapan suster tersebut terhenti saat sudah melihat Aliya langsung pergi begitu saja berlari
Aliya terus berlari menelusuri lorong-lorong rumah sakit dia sudah tidak sabar untuk memeluk suaminya
Aliya ingin langsung menerobos masuk saat sudah didepan ruangan UGD tapi ditahan oleh perawat yang menjaga di depan pintu
" maaf nona , anda harus menunggu di luar " ucap perawat tersebut
__ADS_1
Bu Alma dan pak Tandi yang baru datang melihat Aliya berdebat di depan pintu UGD ikut merasa sangat sedih
Bu Mala duduk di lantai berdurai air mata dia tidak sanggup menahan semua kesedihan nya , Suami nya membantu sang istri untuk duduk di kursi rumah sakit , sesekali air mata pak Tandi menetes
" BIARKAN AKU MASUK , DIA SUAMIKU " teriak Aliya terus memberontak agar di izinkan masuk
" sekali lagi maaf Bu , tapi ini sudah ketentuan rumah sakit , dokter sedang menjalankan tugasnya didalam " ucap suster tersebut
" KAMU TIDAK TAU APA APA , KAMU TIDAK TAU APA APA , SUAMIKU MEMBUTUHKAN KU " teriak lagi Aliya ke perawat tersebut
pak Tandi melangkah ke arah Aliya untuk menenangkan nya
" Aliya ayo kita biarkan mereka menjalankan tugas nya , kita membantu dengan Doa agar Zaidan tidak apa apa " ucap pak Tandi
" sus tolong " ucap pak Tandi panik
Beberapa perawat langsung mengerumuni Aliya dan membawanya ke dalam ruangan pasien dirawat
Dokter laki laki datang dan melihat orang yang tidak asing terbaring lemah
__ADS_1
dengan segera dokter tersebut memeriksa keadaan Aliya
Bu Alma yang juga sangat khawatir masuk kedalam ruangan Aliya di rawat
" Dok gimana keadaan putri saya ?? tanya Bu Alma kepada dokter laki laki tersebut
" kalau boleh tau perempuan ini siapa ya , apa dia bernama Aliya ?? tanya dokter tersebut dan di angguki oleh Bu Alma
" apa yang terjadi kepadanya Bu , dan apa Aliya sudah menikah ?? tanya lagi dokter tersebut dan kembali di angguki oleh Bu Alma
" saya teman nya Aliya , dan saya juga sedikit kaget saat melihat nya tadi dan selamat atas kehamilan Aliya Tante " ucap dokter tersebut tersenyum tipis
seketika Bu Alma menatap dokter tersebut dengan ekspresi kaget , dia begitu kaget mendengar ucapan dokter yang ada di depan nya
" apa yang kamu katakan barusan ?? tanya Bu Alma memastikan
" Selamat , ibu akan segera mempunyai cucu dari Aliya " ucap dokter tersebut yang membuat air mata Bu Alma semakin mengalir Deras
Bu Alma tidak tau perasaan nya saat ini , dia sangat senang mendengar kabar kehamilan Aliya tapi di lain sisi dia juga sangat sedih karena suami nya Aliya tidak ada di saat saat seperti ini
__ADS_1
" kalau begitu saya pamit ya Tante , nanti saya akan kembali memeriksa keadaan Aliya " ucap dokter tersebut dan di angguki oleh Bu Alma
setelah dokter tersebut pergi Bu Alma melangkah ke arah Aliya menatap wajah Aliya yang terlihat pucat dan masih ada bekas air mata di pipinya , air mata Bu Alma seakan Seperti air sungai yang terus mengalir , Bu Alma memeluk Aliya dengan perasaan yang tak karuan , antara sangat bahagia dan sangat sedih keduanya bercampur aduk didalam hatinya