Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
biaya siswa


__ADS_3

Setelah Raihan membelikan yang di mau oleh kakak nya dia segera kembali ke rumah Zai untuk membawa nya , walaupun dia Sangat kesal tapi mau tidak mau dia harus mengikuti nya


tok


tok


tok


Zai membuka pintu dengan hanya menggunakan boxer dengan rambut yang masih sedikit basah


" kau kenapa disini lagi , ganggu orang saja " ucap Zai


" apa yang kamu mau lakukan hanya menggunakan boxer seperti itu, ?? tanya Raihan yang sudah keringat dingin


" bikin anak , kau mau apa sih ?? tanya lagi Zai , sedangkan Raihan sudah beku di tempat nya


" gimana rasanya Zai ?? tanya Raihan yang semakin penasaran


" mau tau ?? tanya Zai dan di angguki oleh Raihan


" rasakan sendiri " ucap Zai langsung mengambil kresek yang ada di tangan Raihan dan segera menutup pintu

__ADS_1


didalam kamar Zai memberikan kepada Aliya yang di bawa oleh Raihan tadi dengan senyuman manisnya Aliya mengambilnya dan mulai memakannya


" apa kamu mau dibantu sayang ?? tanya Zaidan


" tidak , aku bisa sendiri kalau mau nanya seperti itu liat aku bekerja baru lontarkan pertanyaan seperti itu " ucap Aliya


....


saat sudah selesai dengan makannya Aliya mulai menatap suaminya yang hanya menggunakan boxer , Aliya sudah tidak malu melihat nya dia sudah terbiasa akan hal itu


" Zai , apa kamu akan pergi betulan ke Amerika ?? tanya Aliya


" kenapa kamu tanya seperti itu lagi ?? tanya Zaidan


" betulkah ?? tanya Zaidan dan di angguki oleh Aliya


" kenapa kamu menangis seharusnya kamu bahagia dan bangga mempunyai suami yang pintar seperti diriku " ucap Zaidan membuat Aliya segera melepaskan pelukannya


" apa kamu akan menerima biaya siswa itu Zai ?? tanya Aliya


" siapa yang mau menyia-nyiakan kesempatan seperti ini sayang , " ucap Zaidan membuat Aliya seketika cemberut

__ADS_1


" aku ikut " ucap Aliya datar


" hah , apa yang kamu katakan barusan, aku tidak terlalu mendengarkannya " ucap Zaidan


" aku akan ikut bersamamu ke sana , aku tidak mau kamu sendirian ke sana " ucap Aliya tegas


" hahaha aku bisa jaga diri sendiri sayang , lagian kamu kerja bukan , aku juga dulu cukup lama tinggal disana sewaktu masih bocah " ucap Zaidan


" apa kamu berniat mencari perempuan lain disana ?? tanya Aliya dengan datar dan air mata nya yang sudah kembali menetes


" apa yang kamu pikirkan, itu tidak mungkin bagiku lagian aku sudah mempunyai istri yang sangat cantik disini " ucap Zaidan


" tapi banyak yang lebih cantik disana bukan " ucap Aliya semakin terisak dengan tangisannya


" diam dong , kalau kamu tidak mengizinkan ku kan berarti aku tidak boleh pergi , dan aku pernah bilang bukan jika aku akan kuliah di kampus ayah saja " ucap Zai mengelus rambut istri nya walaupun dia sangat ingin sekali kuliah disana tapi dia juga memikirkan status nya yang sudah tidak sebebas dulu


" aku tidak mau jauh dari mu hiks...hiks." ucap Aliya


" iya aku tau , aku juga tidak mau jauh dari mu " ucap Zaidan


" tapi kalau mama sama papa setuju jika kamu kuliah di Amerika , aku harus bagaimana mas , aku tidak mungkin egois tidak mengizinkan mu " ucap Aliya

__ADS_1


" tidak , aku akan menurut kemauan istriku , aku janji " ucap Zaidan yang semakin membuat Aliya mengeratkan pelukannya


__ADS_2