Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
melahirkan


__ADS_3

karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk melahirkan normal , akhirnya Aliya pasrah untuk di sesar.


Mereka bertiga sudah menunggu di luar ruangan , Zai hanya bisa bolak balik didepan pintu, dia sangat khawatir dengan istrinya.


" woi Zai , lu mau joging kah , pusing tau lihat kau kek gitu " ucap kesal Raihan yang hanya merasa santai memikirkan anak Zai yang mirip Dengan nya.


" Raihan kamu belum tau posisi Zai Sekarang jadi kamu diam lah " ucap Ibu nya tegas , sama seperti Zai yang tak kalah khawatir.


Tak lama datang mama Zai dan papa nya dengan berjalan tergesa-gesa.


" dimana Aliya ?? tanya mama Zai langsung pada intinya.


" didalam " saut Rai menunjuk ruang operasi.


" Aliya di operasi ?? tanya papa Zai dan di angguki oleh mereka.


" iya pa , kondisi nya kurang stabil kalau melahirkan normal , karena Aliya akan melahirkan dua bayi sekaligus " ucap Zai.


" jago parah sih kamu Zai , bisa langsung buat anak Dua wahahaha " ucap Raihan membuat mereka semua menatap Rai tajam

__ADS_1


" ini bukan saat nya untuk bercanda ya Rai " ucap Mama Zai ketus ke arah Raihan.


" aku jujur kok dalam hati ku yang terdalam , aku juga gak tau cara apa yang digunakan anak mu mama sampai bisa buat anak langsung dua hahahaha " ucap Raihan tanpa merasa bersalah sama sekali.


" ahhhggggg sakit, ampun Bu , ampun " pekik Raihan kesakitan karena ibu nya yang menarik telinga nya cukup keras.


" diam Raihan , kalau saja ayah mu disini , mungkin kamu sudah jadi geprek " ucap ibu nya tegas.


" iya Bu , maaf " ucap Raihan.


" kalian pikir Raihan gak khawatir apa , aku hanya ingin menyembunyikan wajah ku yang khawatir serta untuk menghibur Zaidan , tapi sudah lah , semoga kakak bisa melahirkan dengan lancar dan selamat " gumam Raihan.


" dimana anak ku " ucap ayah nya yang melihat Zai di luar tidak mendampingi istri nya.


" apa Aliya sesar ?? tanya ayah nya lagi dan di angguki oleh mereka semua.


Pak Sukri mendekat ke arah Zai dan langsung memeluknya erat.


" kamu yang kuat , istri mu pasti kuat , dan anak mu pasti akan hadir disamping kalian berdua " ucap ayah Aliya dan hanya di angguki oleh Zai

__ADS_1


setelah kesekian kalinya menunggu akhirnya ada suara tangisan bayi yang terdengar dari dalam membuat Zai ingin langsung menerobos masuk tapi di tahan ayah Aliya.


" oeeekk....oekk..oooekkk." tangisan bayi dari dalam ruangan tersebut.


" anak ku , itu suara anak ku kan ?? tanya Zai dengan air mata yang sudah menetes.


mereka semua mengangguk dengan air mata yang juga ikut menetes rasa bahagia mereka seperti tiada ujung nya.


" aku mau lihat anak ku Ayah " ucap Zai.


" sabar lah nak , tunggu sampai dokter keluar


" iya Zai , sabar lah Dokter masih melaksanakan tugas nya " ucap mama nya.


" dan pada akhirnya aku sudah menjadi paman hari ini " ucap Raihan menghembuskan nafas nya pelan dan tersenyum tipis ke arah mereka semua.


" tapi kenapa hanya satu tangisan ayah , anak ku kembar bukan , apa anak ku yang satu tidak menangis ?? tanya Zai antara bahagia dan khawatir serta takut kehilangan.


mereka semua juga ikut merasakan apa yang di rasa oleh Zai , tapi mereka berusaha untuk menutupi wajah khawatir mereka dihadapan Zai.

__ADS_1


__ADS_2