
kecelakaan " satu kata yang keluar dari mulut Raihan hingga dia menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya dengan tangisan nya yang semakin pecah
ibu nya juga sudah tak kuasa mengeluarkan sepatah kata ,hanya air matanya yang keluar
" telfon kakak mu " ucap lirih ayah nya
.....
Aliya beberapa kali sudah turun kebawah berharap suami nya sudah datang tapi tidak ada tanda tanda Suami nya akan pulang yang semakin membuat nya semakin khawatir
mama Zai yang melihat Aliya dari tadi hanya bolak balik menjadi pusing sendiri
" Aliya kamu ngapain sih , mama pusing lihat kamu nolak balik , turun naik turun naik " ucap mama nya
" Zai belum pulang ma , Aliya khawatir " ucap Aliya
" sabar pasti Zai bentar lagi akan pulang , kamu mending sini nonton drama Korea sama mama , romantis banget Lo " ucap mama nya dan di angguki oleh Aliya
di kediaman pak Sukri
Raihan dengan tangan yang bergetar mengambil ponselnya , dia sedikit ragu ragu ingin menghubungi kakak nya , kakak nya pasti akan sangat syok jika mengetahui apalagi tadi hubungan mereka kurang baik yang pasti membuat Aliya akan merasa sangat bersalah
Raihan hanya menatap nama Aliya dalam kontak hp nya dia sangat ragu ragu ingin menghubungi kakak nya tapi Aliya juga harus mengetahui nya
__ADS_1
Raihan memencet tombol panggilan di layar ponselnya
trutt
trutt
dilain tempat Aliya yang sedang menonton film drama bersama mama nya dengan cepat mengambil ponselnya berharap jika Suami nya yang menelfon tapi wajah aliya seketika cemberut saat melihat nama adik nya di layar ponselnya
" Halo Rai , ada apa , kamu kangen ?? tanya Aliya tapi tidak mendapat jawaban dari Raihan
" Raihan kamu tuli kh , ohh iya apa Zai bersama mu ?? tanya Aliya dan hanya terdengar suara segukan tangisan dari dalam ponselnya
" Raihan stop lah becanda , kakak matikan nih , " ucap Aliya
" apa " ucap kesal Aliya
" Zai kak " ucap lagi Raihan tidak sanggup melanjutkan kata katanya hanya ada suara isakan tangisan adiknya yang membuat Aliya semakin dibuat penasaran
" Zai kenapa ?? tanya Aliya dengan wajah yang sudah serius
" Raihan jawab , Zai kenapa , kamu jangan becanda ya Rai , kakak gak suka " ucap Aliya dengan nada yang sudah cukup tinggi membuat mama Zai yang tadinya fokus menonton jadi menoleh ke arah Aliya yang terlihat sangat serius
" Aliya kamu kenapa ?? tanya mama Zai tapi tidak mendapat jawaban
__ADS_1
" Raihan " ucap Kakak nya tegas
" Zai kecelakaan kak " ucap Raihan dengan tangisan yang sudah pecah disana
seketika Aliya tersenyum miring seakan tidak percaya apa apa
" Rai kamu pikir ngomong seperti itu baik , itu adalah doa , kamu jika disuruh Zai mengerjai ku jangan segini nya Rai " ucap Aliya
" Raihan tidak bercanda kak , Zai ada di rumah sakit sekarang " ucap Raihan dengan suara yang bergetar
Aliya seketika kehabisan kata kata air matanya sudah menetes begitu saja , ponsel yang dipegangnya jatuh ke lantai membuat mama Zai yang melihat nya ikut berdiri menatap Aliya
" Aliya kamu kenapa , apa yang terjadi ?? tanya mama Zai dengan wajah yang Sudah ikut khawatir
tapi seketika Aliya jatuh membuat mama Zai kaget bukan main dan langsung berteriak memanggil suaminya
" Aliya , bangun " ucap mama Zai menggoyang goyangkan tubuh Aliya
" papa , papa , PAAAA , PAAAAAA TOLONG " teriak Mama Zai dengan air mata yang juga sudah menetes begitu saja
" PAPAAAAA , TOLONGGG " teriak Mama Zai yang membuat semua orang jadi berlari ke arah nya termasuk pembantu rumah
" ada apa ma ?? tanya Suami nya yang datang berlari ke arah nya
__ADS_1
" Aliya pingsan " ucap Bu Alma dengan tangisan yang semakin pecah