
Mereka berempat Keluar dari kelas dengan wajah yang sangat senang , senyuman di wajah mereka terukir di setiap langkah nya
mereka berempat berniat ke lapangan untuk joget joget karena sekolah mengadakan acara nyanyi nyanyi untuk merayakan kelulusan anak kelas 3
tanpa sara malu sama sekali Raihan masuk kedalam kerumunan perempuan untuk joget joget membuat Dafa yang melihat nya ikut berlari ke arah nya untuk mengambil kesempatan dalam kesempitan , tak lama tawa Aska dan Zai pecah saat melihat Dafa dan Raihan keluar dari kerumunan dengan telinga yang ditarik oleh kepala sekolah
" hahaha mampus , makan tu kesempatan " teriak Aska
Zaidan memilih duduk di tempat yang teduh untuk menyaksikan teman teman dari berbagai jurusan merayakan kelulusan
" baiklah gimana kalau kita undang guru kita untuk nyanyi bagaimana ?? tanya pembawa acara dengan menggunakan pengeras suara
" setuju " teriak semua siswa
" ya mari kita panggil bersama sama guru Favorit olahraga kalian para gadis nih , ayo pak Fadli dipersilahkan untuk Naik ke panggung membawakan lagu " ucap pembawa acara yang seketika membuat semua para siswi heboh
" ayo , naik ,ayo , naik , ayo , naik , ayo , naik " teriak semua para siswi siswa
pak Fadli langsung naik dengan senyuman manis nya membuat semua siswa dan siswi bersorak kecuali Zai yang ingin pergi tapi langkah nya terhenti setelah mendengar ucapan Pak Fadli
__ADS_1
" kalau bisa bapak mau nyanyi tapi harus duet ni , sama guru guru " ucap pak Fadli menggunakan mic
" wah tambah seru itu , ayo ibu guru seperti nya lebih bagus kalau duet sama pak Fadli , siapa ya kira kira " ucap pembawa acara melihat lihat ke arah guru yang sedang menonton
" Bu Aliya , Bu Aliya , Bu Aliya kak , Bu Aliya " teriak para siswa dan siswi
" ibu , ibu ,ibu , ibu , naikkk " teriak lagi para siswa dan siswi
" ayo naik Bu Aliya , para penggemar nya sudah menunggu guru nya nih " ucap pembawa acara
" ayo sama sama manggil ibu Aliya , ibu Aliya , ibu Aliya ibu Aliya " ucap pembawa acara diikuti oleh para siswa dan siswi serta tepuk tangan dari mereka untuk memberikan support
mau tidak mau Aliya naik ke atas karena suara yang terus memanggil nya
seketika sorakan diiringi tepuk tangan menggemah di lapangan tersebut ,
ketiga teman Zaidan yang melihat hal itu langsung berdiri di samping Zai , bukannya mereka bertiga membantu atau menasehati Zai agar sabar mereka malahan memancing amarah Zai
" wah parah sih pak Fadli , kesempatan nya sangat enak " ucap Dafa memulai duluan
__ADS_1
" iya nyanyi sama sama lagi , seandainya aku punya pacar lalu mau di tikung orang wah siap saja , pasti aku sudah bikin bonyok " ucap Raihan
" Romantis sekali mereka ya , banyak fans nya Bu Aliya sama pak Fadli " ucap Aska
alunan musik mulai mengiringi nyanyian yang menjadi bintang , Fadli mulai menatap mata Aliya dengan sangat lembut serta suara nyanyian yang terus jalan seiring nada , Aliya yang ditatap seperti itu menjadi tidak fokus bukannya dia Baper tapi dia tidak ingin memberikan harapan palsu kepada orang
Aliya hanya menunduk sambil menyanyikan lagu mereka ,tapi Fadli malah memegang tangan nya yang mana membuat semua para siswa dan siswi yang melihat nya kembali bersorak , di mata mereka semua , Bu Aliya dan pak Fadli sangat romantis apalagi suara mereka sama sama merdu
" wah parah pak Guru , megang megang " ucap Dafa
" iya ,liat juga matanya , liat apa itu dia " ucap Raihan
" gue mau ngomong apa nyet ,kalian dah ambil semua " ucap Aska
" diam gak kalian " ucap Zai kesal dan pergi meninggalkan mereka
semua siswa dan siswi kaget saat mendengar suara benturan yang begitu keras , terdengar sangat dekat dengan mereka ternyata bunyi itu berasal dari kursi yang di lempar Zai ke arah mereka , saat sudah melempar kursi Zai pergi begitu saja dengan wajah yang merah menahan emosi
Aliya dan Fadli yang juga kaget langsung menoleh ke arah sumber suara dan menghentikan nyanyian mereka
__ADS_1