Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
Dokter Risal


__ADS_3

keluarga nya hanya bisa berusaha menenangkan diri Aliya dan tetap tabah untuk menunggu proses penanganan suami nya


seketika mereka semua kaget saat mendengar ucapan Aliya


" apa ibu sama ayah tau jika sebentar lagi Aliya akan punya anak " ucap Aliya dengan mulut yang tersenyum tapi air mata nya terus mengalir membasahi pipi nya


" kamu hamil nak ?? tanya ibu nya kaget dan dengan cepat Aliya mengangguk


" Alhamdulillah , sebentar lagi ibu akan punya cucu " ucap ibu nya ikut merasa bahagia


" Raihan masih muda tapi tidak apa lah di panggil om nanti hehe " ucap Raihan


" pasti Zai akan Sangat senang kan Bu mendengar nya nanti ?? tanya Aliya dan hanya di angguki oleh Aliya


" iya nak jadi kamu harus menjaga kesehatan mu ya apalagi ada calon anak kalian didalam kandungan mu , nanti kalau kamu sedih terus, bisa bisa terjadi hal yang tidak diinginkan kepada kandungan mu , nanti suami mu sedih Lo kalau kamu tidak bisa menjaga kesehatan mu dan calon bayi mu " ucap ibu nya mengelus rambut anak nya lembut


" baik Bu tapi Aliya mau lihat suamiku " ucap Aliya lirih


" Aliya sudah tidak sabar memberitahu kehamilan ku kepada suamiku " lanjut Aliya yang membuat mereka semua terdiam


cukup lama mereka terdiam akhirnya ayah Aliya mendekat ke arah Aliya dan berkata

__ADS_1


" iya nak , ayah tau tapi suami mu masih di tangani oleh dokter , jadi kamu harus tetap disini dulu istirahat nanti ayah akan memberitahu kan ketika dokter sudah selesai dengan pekerjaan mereka " ucap ayah nya


" iya kak , apa kakak tau jika Zai itu orang nya tidak tau rasa sakit , Zai orang nya sangat kuat tapi kakak tenang adik mu ini lebih kuat kok " ucap Raihan


" kuat tidur " saut ibu nya


seketika pintu terbuka dan terlihat dokter laki laki masuk diikuti oleh Bu Alma dan pak tadi dibelakang nya


" Apa kamu sudah merasa baikan Aliya ?? tanya dokter tersebut yang membuat Aliya menatap nya Bingung


" kamu kok bisa tau nama ku ?? tanya Aliya


" apa kamu sudah lupa dengan ku ?? tanya lagi dokter tersebut


" wah kamu sudah jadi dokter " ucap Aliya


" sudah lama kali , " ucap dokter tersebut


" wah selamat ya dok , tapi apa dokter bisa mengecek kakak ku sekarang , apakah kondisi nya stabil " saut Reihan yang membuat ibu nya menatap nya tajam


" ohh maaf , baiklah " ucap dokter tersebut dan mulai mengecek Aliya

__ADS_1


" kamu harus banyak istirahat Aliya , kamu lagi hamil mudah , kecapean sedikit saja bisa membuat kandunganmu dalam bahaya apalagi kamu baru hamil sekali " ucap dokter tersebut


" dengar kak " ucap Raihan


" kamu sudah menikah tapi kamu tidak mengundang ku di acara mu , apa kamu sudah melupakan ku sebagai sahabat mu " ucap dokter tersebut


" itu namanya sahabat yang terlupakan dok " saut Raihan


" Raihan " ucap ibu nya dengan suara ditekan


" ini adik kamu Aliya ?? tanya dokter tersebut


" iya , tampan bukan " ucap Raihan dan hanya di angguki oleh dokter tersebut dengan senyuman manisnya


" sudah kuduga , wanita saja yang buta tidak bisa melirikku kan ibu ?? tanya Raihan


" Hentikan kebiasaan bodoh mu Han " ucap tegas ayah nya yang membuat Raihan diam


" suami mu dimana Aliya , pasti suami mu sangat beruntung mendapatkan mu " tanya dokter tersebut yang seketika membuat Aliya menunduk dan seketika Itu juga Raihan emosi mendengar pertanyaan dokter tersebut


" Woi sialan apa maksud mu tanya Seperti itu hah , kamu kalau ngomong di saring dulu " ucap Raihan sedikit Berteriak mendorong pelan tubuh dokter tersebut membuat ayah nya segera menarik putranya

__ADS_1


" RAIHAN , jaga sikap mu , apa yang salah dengan pertanyaan dokter , dia tidak tau apa apa makanya di tanya " ucap ayah nya tegas


__ADS_2