
Dafa dengan hati yang senang karena berhasil menghindar dari hukuman mulai berlari ke arah Bu Aliya
" iya Bu ada apa ?? tanya Dafa Walaupun dirinya sudah tau apa yang akan ditanyakan oleh Aliya
" kamu cuma sendiri , Zai mana ?? tanya Aliya , terlihat jelas wajah kekhawatiran nya Dimata Dafa
" saya ditinggal Bu sama mereka " ucap Dafa
" mereka kemana ?? tanya Aliya
" gak tau , tadi si Zai langsung pergi membawa mobil Raihan dengan wajahnya yang terlihat marah si Bu , tapi saya tidak tau itu betulan marah atau tidak hehe " ucap Dafa
Aliya semakin panik saat mendengar ucapan Dafa
" trus Raihan kemana , apa mereka sama Zai ?? tanya Aliya
" jadi begini Bu tadi kan Zai ambil kuncinya Raihan tanpa memintanya lebih dulu , trus Zai langsung bawa tu mobil Raihan pergi tanpa mengeluarkan suaranya , na dan Raihan ambil kunci Aska buat ngejar Zai ...." ucapan Dafa terpotong oleh Aliya yang pusing mendengar penjelasan Dafa
" Dafa sekarang saya tanya , dimana Raihan ?? tanya Aliya
" Raihan kejar Zai Bu " jawab Dafa apa adanya
" mereka tidak satu mobil ?? tanya Aliya lagi
" gak Bu , tadi Zai bawa mobilnya Raihan lalu Aska sama Raihan ngejar make mobilnya Aska dan saya disini hampir dihukum sama si botak " ucap Dafa
__ADS_1
" sekarang beri tahu saya kemana mereka pergi ?? tanya Aliya dengan wajah serius
" kalau itu yang ibu tanya ma saya kurang tau juga , tapi tadi pas sudah di jalan raya Zai tancap gas sangat kencang Bu " ucap Dafa
" ke arah mana ?? tanya Aliya
" sana Bu " jawab Dafa menunjuk ke arah kanan
dengan cepat Aliya menarik tangan Dafa untuk mengikuti nya ke mobil
" ibu mau ngapain saya ?? tanya Dafa yang ditarik oleh Aliya
" kamu ikut dengan saya " ucap Aliya tegas
" tidak usah pikirkan itu ," ucap Aliya melepaskan tangan Dafa karena sudah di mobilnya
dengan cepat Aliya masuk ke mobilnya sedangkan Dafa yang bingung hanya diam saja ditempat , dia bingung mengapa bukan dirinya saja yang bawa mobil tapi suara klakson membuat nya kaget dan segera naik
Aliya mulai menancap gas nya dengan sangat tinggi membuat Dafa yang ada di samping nya panik bukan main , tubuhnya sudah keras begitu pun dengan pahanya karena dia sudah ketakutan , dia mulai berdoa dalam hati untuk keselamatan nya
" Bu pelan pelan , saya belum menikah " ucap Dafa yang sangat ketakutan tapi tidak mendapat jawaban dari Aliya
sedangkan di lain tempat Raihan dan Aska yang kehilangan jejak Zai menjadi kesal
" ahhg sialan , Zai cepat bangat bawa mobilnya " ucap Raihan
__ADS_1
" iya parah tu anak , gue aja yang liatnya jadi gemetaran apalagi kalau aku sudah di atas bersama nya mungkin aku sudah mengeras tak bernyawa " ucap Aska
" trus gimana ni , mobil gue pula yang dibawanya " ucap Raihan
" gue khawatir ma tu anak , bisa bisanya bawa mobil seperti itu " ucap Aska
" itu mobil ulang tahun ku lagi " ucap Raihan
" tadi kan uang jualan ayam mu banyak Rai hahaha " ucap Aska
" kau malah becanda sih , orang khawatir juga " ucap Raihan
" lu khawatir sama Zai apa mobil lu ?? tanya Aska
" ya dia duanya lah , di satu sisi gue khawatir sama Zai dan di sisi lain gue juga khawatir sama mobil ulang tahun ku , itu kalau hilang atau rusak gue bisa bisa ikut di rusakin sama bapak gue
.....
Dafa yang tadi sempat melihat mobil Aska kembali menoleh ke belakang dan melihat plat nomor nya , walaupun cuma sekilas tapi Dafa yakin itu adalah mobil Aska
" Bu itu tadi mobil nya Aska " ucap Dafa yang seketika membuat Aliya menurunkan kecepatan nya
" dimana ?? tanya Aliya
" dibelakang , tadi mobil nya berhenti di tepi jalan Lo " ucap Dafa membuat mereka putar balik
__ADS_1