Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
cemburu part 2


__ADS_3

seketika Aliya kaget dan melepaskan tangan Fadli yang memegangnya , dia sangat panik saat ini hatinya sungguh tidak enak melihat Zai yang melempar kursi karena melihat nya bernyanyi bersama Fadli


" woi Berhenti " teriak pak Fadli yang memakai mic tapi Zai tidak menghentikan langkahnya dia malah terlihat jelas meludah saat namanya dipanggil


" Jangan seenaknya karena sudah lulus , kamu harusnya tau terimakasih kepada guru yang mengajar mu , etika di jaga " ucap pak Fadli dari mic membuat langkah Zai terhenti


Zaidan kemudian menoleh ke arah sana dan menendang tempat sampah yang ada di depan nya


" gila sih Zai , dia beneran cemburu " ucap Dafa


" iya bro ,usaha kita gak sia sia hahaha " ucap Raihan


" kok kalian malah senang sih ?? tanya Aska


" iya ya , harusnya kita tenangin Zaidan *** " ucap Dafa


" nggakpapa anggap saja kalian membantu ku balas dendam " ucap Raihan


" Halah kau sialan Han " ucap Dafa menjitak pala Raihan pelan lalu berlari mengejar Zaidan


" maaf saya akan menasehati anak murid saya , saya yang bertanggung jawab sebagai wali kelasnya " ucap Aliya hendak turun tapi ditahan oleh pak Fadli


" biarkan saja dulu , mungkin dia tidak lulus jadi pusing , mari kita lanjut nyanyiannya " ucap pak Fadli yang kembali membuat suara dilapangkan bersorak menyetujui


nyanyian kembali terdengar di lapangan , semua siswa dan siswi sangat menikmati lagu yang di bawakan guru mereka , walaupun Aliya terkadang salah lirik karena dia sudah berfikir kemana mana tentang suaminya

__ADS_1


sedangkan Zaidan saat ini sudah berada di parkiran , dia juga lupa bahwa dia tidak membawa kendaraan membuat nya kembali tapi langkah nya terhenti setelah melihat Raihan dan kedua temannya datang


tanpa bicara Zai langsung mengambil kunci Raihan dan pergi meninggalkan nya bertiga


" woi Zai tunggu , itu mobilku sialan " teriak Raihan


" astaga ayo kejar , ini gara gara kerjaan kalian " ucap Aska mengambil kunci nya tapi langsung di rebut oleh Raihan dan berlari duluan ke arah mobil Aska


" woi Rai itu mobilku " teriak Aska langsung masuk ke dalam sebelum Raihan meninggalkannya


" Lo gue sendiri ni " ucap Dafa pada diri nya sendiri dan dia juga lupa kalau tadi pagi dia datang bersama Aska


" astaga gue gak bawa mobil " ucap kesal Dafa


" Ani motor Ani mana " ucap Dafa tapi dia juga ternyata tidak ada kunci motor adiknya , dia ingin mencari tapi dia juga tidak tau dimana adiknya saat ini


" ahhhggg sialan , sialan , gue ditinggal sialan " teriak Dafa melempar batu ke sembarang arah


" woi kampret " teriak seseorang membuat mata Dafa menoleh ke arah sumber suara dan ternyata satpam terkena lemparan nya


" kamu sini " ucap satpam tersebut tegas dengan kepala yang kinclong apalagi terkena matahari yang membuat kepalanya tambah kinclong


" wah pak , kepalanya kok tambah kinclong ya kalau kena sinar matahari " ucap Dafa


" kau mau mengalihkan pembicaraan , sudah ngelempar ,ngolok lagi " ucap satpam tersebut

__ADS_1


" untung bapak gak kena tadi kalau kena kamu mau tanggung jawab ?? tanya satpam tersebut


" iya lah pak , masa gak " ucap Dafa


" kamu bilang iya karena bapak gak kena " ucap satpam tersebut ngeggas


" iya pak , maaf " ucap Dafa


" sekarang kamu push up 20 kali " ucap satpam tersebut tegas


" hah , gak dikurangi pak ?? tanya Dafa


" gak , pokoknya 20 kali kalau gak mau yasudah 30 kali aja " ucap satpam tersebut dan dengan cepat Dafa mengangguk


" iya pak , saya push up " ucap Dafa


" ini semua gara gara Aska sama Raihan sialan , gue jadi dihukum seperti ini " ucap Dafa pada diri nya sendiri


tapi belum dia push up , Aliya datang menyelamatkan hidupnya , hal ini tidak di sia sia kan oleh Dafa untuk lari dari hukuman


" Dafa sini sebentar " panggil Aliya , Aliya tadi langsung turun dengan buru buru saat selesai menyanyi , dia sangat khawatir dengan Zaidan suaminya , di benaknya pasti Zai akan marah lagi kepadanya


saat mendengar suara yang tidak asing memanggil nya ,Dafa menoleh dan melihat ibu gurunya sedang berdiri disana memanggil nya , dengan senyuman yang manis Dafa menoleh ke arah satpam dan berlari ke arah Aliya


" maaf pak , panggilan Bu guru lebih penting ";ucap Dafa

__ADS_1


maaf cuma 2 EPS ya malam ini , author ingin mengerjakan novel lainnya


__ADS_2