Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
Kelakuan kembar


__ADS_3

tahun ke tahun telah berganti usia sang kembar sudah menginjak umur 3 tahun saat ini , mereka semakin terlihat nakal di usianya yang masih 3 tahun , mereka selalu mencoba melakukan hal yang tidak disangka-sangka.


Aliya semakin dibuat pusing oleh tingkah kedua putra nya yang terkadang membuat seisi rumah berantakan.


" mommy , mau itu " ucap Ahran menunjuk ke arah pisau yang terletak di keranjang buah.


" tidak boleh , ini nanti buat Ahran sakit kalau ke iris , tangan Ahran bisa berdarah " ucap Aliya lembut ke arah putra nya.


" mommy , mau es " ucap Ayyan.


" nanti uncle Raihan bawakan kalau uncle sudah pulang dari sekolah nya ya sayang " ucap Aliya dan hanya di angguki oleh mereka berdua.


Tak lama setelah itu , Raihan dan Zai sudah pulang membuat Kedua anak kembar itu berlari dengan semangat ke arah mereka.


" Daddy " teriak mereka berdua membuat Zai melangkah ke arah nya dan menggendong ke dua nya.


" Daddy kata mommy , uncle mau bawakan es krim " ucap Ayyan menoleh ke arah Raihan yang terlihat tersenyum ke arah nya.


" mana uncle " ucap Ahran membuat Raihan dibuat panik , Raihan tau sifat kedua anak tersebut yang harus dituruti jika tidak mereka akan berbuat hal senonoh.


" tadi penjual es krim nya katanya sudah meninggal jadi sudah tidak ada yang jual " ucap Raihan.

__ADS_1


" Daddy mau es krim " rengek Ayyan.


" kata uncle Tampan kalian, uncle mau main kuda kuda bersama kalian " ucap Zai yang membuat Raihan membulatkan matanya.


" Daddy turun kan kakak " ucap Ahran dan dituruti oleh Zai.


" Ahran melangkah ke arah Raihan dan langsung menarik tangan Raihan.


" kita main di sini uncle , karena kata mommy kalau mau main disini saja jangan ke tempat lain karena banyak monster " ucap Ahran yang membuat Raihan hanya bisa pasrah.


" Sekarang uncle jadi kuda , biar kakak yang jadi supir nya " ucap Ahran dan dengan segera Raihan melakukan apa yang disuruh Ahran.


" Daddy , naikkan Ahran ke atas kuda Ahran " teriak Ahran kesenangan.


" tidak boleh , kuda nya milik Ahran " ucap Ahran tegas membuat Ayyan cemberut dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


" boleh kok , kak Ahran cuma becanda, Ayyan bisa naik dan jadi penumpang kakak , ya kan Ahran " ucap Daddy nya tapi tidak mendapati jawaban dari Ahran.


saat mereka sudah naik Ahran dengan segera memegang telinga Raihan sedangkan Ayyan berpelukan di tubuh sang kakak.


" maju kuda " teriak Ahran menarik telinga Raihan.

__ADS_1


" ahhhggg,. sakitttt " teriak Raihan membuat Zai hanya bisa menahan tawanya.


" Ahran , gak boleh gitu , pegang rambut uncle aja biar gak jatuh " ucap Aliya dan dengan segera dituruti oleh Ahran.


" maju uncle kuda , kita akan membawa penumpang Ayyan ke arah Mommy " ucap Ahran dan dengan segera Raihan mengarah kesana dengan wajah sangat kesal.


" yang laju uncle , kita nanti keduluan sama orang kalau uncle lambat " ucap Ahran yang semakin membuat Raihan ingin sekali kabur dari sana.


" mehehehehe " ucap Raihan mengikuti suara kuda dan Langsung mengarah ke Aliya.


" Raihan , pelan pelan , nanti mereka jatuh " ucap Aliya berlari ke arah Ayyan yang seperti sudah kehilangan keseimbangan.


Aliya langsung menggendong Ayyan yang terlihat biasa biasa saja.


OK TERIMAKASIH DUKUNGAN KALIAN


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN

__ADS_1


FAVORIT


VOTE


__ADS_2