
Hari hari terlewati , kedua pasangan tersebut Sangat dibuat bahagia oleh kehadiran putra kembar mereka.
walaupun tiap malam mereka harus begadang karena anak mereka yang suka rewel saat jam tidur.
" Aliya sayang , tidur lah , aku yang akan mengganti popok mereka " ucap Zai yang sudah mulai terbiasa dengan kotoran anak nya.
" mas , duluan saja si Ahran masih terang matanya , dia masih mau main " ucap Aliya membuat Zai melangkah ke sana.
" kenapa anak ku yang satu ini sangat suka bermain malam , cukup Daddy saja yang main malam sama mommy mu " ucap Zai yang membuat anak nya tersenyum ke arah nya.
" kamu mengerti yang Daddy katakan nak hmm ?? tanya Zaidan sangat gemes melihat pipi bayi nya.
" kalau begitu sini Daddy angkat " ucap Zaidan langsung mengangkat bayi nya membuat Aliya hanya menghembuskan nafas nya.
" astaga mas ,ini sudah jam berapa , sini biarkan aku menyusuinya biar cepat tidur " ucap Aliya.
Seketika bayi nya menangis setelah Aliya mengucapkan kata kata tersebut.
" cup..cup.. diam anak ganteng ku " ucap Zai mencium pipi nya.
" tidur kan sendiri , aku mau tidur " ucap Aliya kesal.
" hehehe tidur lah " ucap Zaidan cengingisan.
" mau begadang sana Daddy hum , tapi tidak boleh kata mommy karena Ahran masih kecil" ucap Zai kepada bayi nya .
__ADS_1
" kalau sudah besar boleh ?? ucap Aliya dengan suara meniru anak kecil.
" boleh " jawab refleks Zai.
" astaghfirullah,aku kaget , aku kira anak ku yang bicara ternyata mommy nya " ucap Zai
waktu terus berputar , Aliya sudah nyenyak dengan tidur nya sedangkan Zai masih setia bolak baik menggendong anak nya yang belum terlihat tanda Ahran ngantuk.
" astaga sayang , tidur ya , Daddy mu sudah sangat ngantuk Lo " ucap Zai tapi kembali mendapat senyuman dari bayi nya.
" tu lihat Adek mu sangat nyenyak tidur nya , tapi kenapa kamu malah begadang seperti ini " ucap Zai kepada bayi nya.
Aliya yang mendengar suara Zai langsung membuka mata nya.
" Mas , apa Ahran masih belum tidur ?? tanya Aliya dengan suara serak nya.
" bawa sini mas , biar aku susui , kamu tidur lah , biarkan Ahran tidur di kasur malam ini bersama kita " ucap Aliya.
" kamu di belakang ku saja mas , nanti kamu tindih Ahran , kamu tidur kaya mau tauran kalau malam " ucap Aliya yang membuat Zai hanya menurut.
benar saja tak lama setelah itu Ahran sudah nyenyak dengan tidur nya begitu pun dengan pasangan suami istri tersebut.
pagi hari nya Zai dan Aliya terbangun oleh suara tangisan Ahran.
" astaga anak ku satu ini kenapa sih , kenapa Sangat cepat bangun padahal masih sangat pagi dan juga tadi malam Ahran begadang " ucap Zai Bingung melihat anak nya tersebut yang pasti paling lama tidur dan akan paling cepat bangun .
__ADS_1
" itu tanda nya anak kita gak kebo kaya kamu mas. " ucap Aliya langsung menyusui Ahran.
" Zai melangkah ke arah tempat Ayyan dan melihat putra nya masih tidur terlelap membuat Zai hanya tersenyum manis.
" kamu sangat pintar nak , gak rewel kaya kakak mu " ucap Zai.
" mas , ambilkan popok Ahran beol " ucap Aliya dan dengan segera Zai mengambil apa yang disuruh istri nya.
jam menunjukkan pukul 07:00 Ayyan juga sudah bangun dan sudah diganti popok nya.
" mas , bantu aku mandikan anak kita dong " ucap Aliya dan di angguki oleh Zaidan.
tok
tok
tok
" Ahran , ayyan " teriak Raihan di luar pintu.
" woi buka we. " teriak lagi Raihan membuat Zaidan melangkah ke sana untuk membuka pintu.
" apa apaan sih , Sono lu aku mau mandiin anak ku " ucap Zai.
" songong amat lu , baru juga punya anak sudah sesongong ini , apalagi kalau sudah punya istri 2 " ucap Raihan.
__ADS_1
Zaidan langsung menutup pintunya membuat Raihan hanya mendengus kesal.
" bapak bapak sialan " ucap Raihan kesal.