Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
Rasa gak enak


__ADS_3

tiba tiba pintu terbuka dan nampak Raihan yang sedang membawa beberapa kantong plastik di tangan nya


.Raihan bingung melihat semua mata mengarah kepadanya


" kenapa liat liat , apa kalian belum pernah melihat pangeran lewat di depan kalian ?? tanya Raihan cengingisan


Raihan hanya merasa kebingungan melihat wajah mereka semua kecuali Zai yang masih sesekali tertawa gak jelas


" Kamu kenapa sialan ?? Tanya Raihan ke zai


" Ternyata kamu orang nya mesum hahahaha" ucap Zai semakin tertawa berbahak-bahak


" Apaan sih , gak jelas amat " ucap Raihan menaruh pesanan Zai lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal melihat respon wajah semua orang , mata Raihan menampak Bella yang menunduk dengan wajah yang memerah.


" Apa yang kalian bicarakan sama Bella ?? Tanya Raihan sudah merasa tidak enak


" Sini kamu ganteng " ucap ibu nya dengan suara yang sangat aneh


Raihan hanya menurut dengan perasaan was was melihat mata ibu nya


" Ahhhggg ibu sakittt " teriak Raihan karena ibu nya menarik telinga nya

__ADS_1


" Sudah mulai nakal Sekarang ya , sudah nakal , bagus , bagus sekali , apa kamu ingin kunikahkan " ucap ibu nya membuat Zai hanya tertawa dengan hati yang sangat puas melihat Raihan disiksa


" Bu , lepas dulu sakittt , mama tolongg " teriak Raihan


" Mama tidak bisa ikut campur nak , biarkan lah kamu selesai kan sendiri " ucap mama Zai angkat tangan


Ibu nya melepaskan tangan nya dan menatap putra nya tajam


" Kamu sudah besar Raihan ?? Tanya ibu nya membuat Raihan bangga


" Iya , jelas Bu , Raihan sudah besar Bu , ayah saja kalah besar sama anak mu yang tampan ini " ucap Raihan sangat bangga


" Ohh jadi karena merasa seperti itu sudah berani cium anak orang sembarangan ahg , sudah merasa besar " ucap ibu nya yang seketika membuat Raihan terdiam menelan Salivnya


" Lihat ibu , jangan yang lain , siapa yang mengajari mu seperti itu hah ?? Tanya ibu nya


" Zai Bu , si Zai , Raihan masih ingat " ucap sembarang Raihan , hanya Zai yang ada di otak nya saat ini


Zaidan yang sedang tertawa tak bersuara langsung membisu membulatkan matanya


" Jangan tuduh suamiku Rai " ucap Aliya membuat Zai lega seketika

__ADS_1


" Aduh kak , bisa belain adik mu gak sebentar , kenapa Zai mulu yang kamu bela " ucap Raihan


" Makanya jadi orang jangan kelewatan jail , dan nakal " ucap Aliya kesal


" Sudah hentikan Bu , ayah pusing melihat kalian seperti ini , kasihan si Bella Bu " ucap pak Sukri


" Tu ibu sampai lupa sama orang yang kamu cium sembarangan " ucap ibu nya


" Bu , Raihan tidak seperti yang ibu bayangkan dan kalian semua bayangkan , Raihan hanya tidak sengaja mencium nya dulu " ucap Raihan mengira jika Bella sudah menceritakan semua dari awal sampai akhir


" Kamu sudah mencium nya berapa kali Rai ?? Tanya Zai ingin kembali memancing Raihan dan benar saja Raihan langsung menjawab tanpa berpikir jauh


" Aku tidak menghitung nya , tapi walaupun dihitu pasti sudah tak terhitu ,tapi itu sudah lama , hanya sekali saja kemarin " ucap Raihan membuat tawa Zai kembali pecah


" Raihan kamu bikin malu ibu saja, Kalau jadi laki laki itu harus jaga wanitanya jangan di rusak Raihan bodoh " ucap ibu nya sudah stres


" Cuma cium kok Bu , gak ngerusak " ucap Raihan yang semakin membuat Zai ingin sekali meninju kepala Raihan yang bodoh tersebut


" Kamu belum merasakan , tendangan ibu ya Rai " ucap ibu nya sudah mengambil ancang ancang membuat Raihan bersembunyi kebelakang Bella


" Bella jika dia kembali berbuat hal aneh , kamu tinggal tinju bibir nya sampai monyong " ucap ibu nya tegas

__ADS_1


" iya Tante " jawab Bella canggung


" nah bagus , kalau Raihan berani injak kaki mu maka injak kepala nya , jikda di mencoba mencium mu kamu berhak mencoba empuknya meninju bibir nya , ini perintah ibu nya Raihan secara resmi " ucap ibu nya membuat para lelaki tua didalam hanya menggeleng kan kepalanya karena mereka juga pernah merasakan hal seperti Raihan


__ADS_2