Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
Bab 42


__ADS_3

"Ba...baik Tuan muda," jawab pelayan dengan mengangguk patuh. Dirinya kemudian berdiri kembali dengan perlahan, sebelum membungkukan badan kearah Mila dan Marvel.


"Saya permisi dulu, Tuan dan Nona Muda," ucap pelayan berpamitan.


"Ya silahkan," jawab Marvel dengan ramah.


Mila sendiri tidak menjawabnya, karena dirinya masih merasa sangat kesal dengan tindakan pelayan ini.


"Sudahlah sayang.... semuanya juga sudah terjadi," ucap Marvel menenangkan.


"Hemmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Mila.


Marvel hanya bisa tersenyum kecut mendengar tanggapan istrinya yang seperti masih kesal ini. Namun dirinya masih tetap tenang dan berusaha untuk menenangkan Mila tentunya.


"Yasudah, ayo kita tidur saja! ingat ya besok hari selasa bukan minggu! jadi kita tidak boleh terlambat," jelas Marvel dengan sedikit canda.


"Iyaiya," jawab Mila masih terlihat cuek, namun demikian dirinya tetap berdiri sebelum langsung berjalan keluar dari ruangan. Marvel hanya mengikuti dari belakang, dan tidak menggandeng tangan istrinya yang sedang kesal ini.


Tak berselang lama, akhirnya Mila dan Marvel sampai di depan pintu kamarnya. Karena memang kamar Mila dan Marvel tidak jauh dari ruang kerja tadi.


Setelah itu, Mila langsung membuka pintu kamar dengan sangat pelan dan terlihat lemas, seperti masih kesal.


Marvel pun hanya diam tanpa menanggapi, karena takut juga jika sampai kena marah. Keduanya hanya saling diam sampai didalam kamar, bahkan sampai di atas Ranjang.


Merasa tidak mau mengganggu Mila, Marvel pun tidur dengan memunggunginya. Mila sendiri melihat suami kecilnya seperti ini malah tambah kesal.


"Marvel!" seru Mila dengan sebal.


"Emmm? ya sayang?" jawab Marvel seraya mengalihkan pandangan kearah Mila.


"Kamu ini ya, dasar... tidak peka,...!" keluh Mila seraya menggertakan giginya. Sebelum langsung membalikan badan kesamping dan itu memunggungi Marvel.


"Uh dasar istri galak," gumam Marvel dengan tersenyum kecut, sebelum akhirnya Marvel langsung memeluk Mila dari belakang.


"Kalau mau dipeluk bilang aja, tidak usah marah-marah!" ucap Marvel saat dirinya memeluk Mila dengan mesra.


"Habis kamu sih,... nyebelin," jawab Mila dengan manja.


"Iyaiya. yasudah ayo tidur... jangan sampai besok terlambat bangunya!" titah Marvel mengingatkan.


"Iyaiya," jawab Mila patuh. Mila juga tersenyum senang saat merasakan kehangatan pelukan dari suaminya ini.


Tak berselang lama, akhirnya pasangan pengantin baru ini tertidur pulas. Keduanya tertidur sangat nyenyak, mungkin karena sudah sangat kekelahan juga.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari, pagi pun telah tiba dengan suara dering dari ponsel Mila yang sangat berisik.


"Auhhhhhhhh," Mila menguap sebentar, sebelum langsung mengambil ponselnya dan mematikan ponselnya yang berdering tadi.


"Sayang... sayang bangun!" bisik Mila tepat ditelinga Marvel. Bahkan Mila juga menciumi pipi suaminya ini, dan seperti telah lupa dengan kejadian dini hari tadi.


"Masih ngantuk sayang," jawab Marvel dengan masih menutup matanya.


"Ini sudah jam lima sayang! ayo bangun!" titah Mila dengan menggelitiki Marvel.


"Ahhhh, jangan... iyaiya aku bangun iya aku bangun," ucap Marvel dengan mengeluh sebelum dirinya berusaha keras untuk duduk di atas ranjang. Walaupun akhirnya sudah bisa duduk, namun tetap, kedua mata Marvel masih tertutup.


Malihat kekonyolan suaminya, Mila sendiri malah terkekeh dibuatnya.


"Aku ambilkan air ya, untuk membasuh wajahmu?" tanya Mila menawarkan.


"Hemmm? tidak usahlah,.. aku bisa ambil sendiri di kamar mandi," jawab Marvel yang juga belum membuka matanya.


"Dasar kamu ini ya, yasudah ayo kekamar mandi!" ajak Mila seraya menggandeng tangan Marvel, sebelum langsung menariknya.


"Iya sayang," jawab Marvel patuh. Dirinya juga masih menutup mata, namun Marvel bisa mengikuti arah kemana Mila membawanya. Mungkin sudah kebiasaanya dimasa lalu, saat bangun tidur selalu meraba untuk bisa sampai dikamar mandi. Ya itu karena Marvel belum sepenuhnya membuka mata.


Sampai dikamar mandi, Mila langsung menghidupkan kran air panas untuk mengisi bathup. Marvel sendiri, mencari-cari kran air dingin untuk menghidupkanya dan membasuk mukanya sendiri. Namun karena masih menutup mata, dirinya sangat kesulitan untuk menemukan kran tersebut. Akhirnya Mila juga yang tetap menghidupkan kran tersebut untuk Marvel.


"Kamu ini keras kepala ya Vel," ucap Mila meledek.


"Sama saja, akhirnya juga tetap merepotkan," sindir Mila.


"Hemmm, benar juga ya, hehe tapi tak apa kan merepotkan istri sendiri," jawab Marvel tak mau kalah.


"Tapi tetap saja merepotkan!" ucap Mila masih tak mengalah.


"Hehehe," hanya itu yang keluar dari mulut Marvel karena dirinya memang malas untuk berdebat.


Tanpa menunggu lebih lama lagi, Marvel langsung membasuk mukanya dan membersihkan matanya dengan air. Tentu agar benar-benar mata itu bisa terbuka lebar.


"Sayang... baru bangun tidur aja kamu tetap terlihat cantik," puji Marvel pada Mila, setelaj kedua matanya benar-benar terbuka.


"Mulai deh gombalanya muncul," ledek Mila dengan pura-pura tak suka. Padahal dalam hatinya, Mila sangat menyukai hal ini. Apalagi jika suami sendiri yang memujinya, Mila pasti sangat menyukainya.


"Hemmmm, tidak gombal... ini serius sayang....," ucap Marvel meyakinkan.


"Hehe, iyaiya makasih sayangku...," jawab Mila sebelum mencubit kedua pipi Marvel dan memainkanya.

__ADS_1


"Ahhhhh. . kamu ini ya, seneng bangun apa cubit pipi aku?" keluh Marvel sebelum bertanya.


"Hehe ya Vel, habis kamu itu nyebelin sih!" jawab Mila dengan menunjukan giginya.


"Nyebelin gini, tapi kamu suka kan?" tanya Marvel dengan nada menggoda.


"Hehe ya pasti suka lah...," jawab Mila dengan tersenyum.


"Hemmmm, makasih... oh iya sayang... sebelum kita mandi... kita gituan dulu ya.. kan semalam belum gituan," tanya Marvel meminta persetujuan.


"Hemmm, gituan apa sih Vel?" tanya Mila pura-pura tak tahu.


"Hemmm, ya gituannnn,... ah kamu ini ya pura-pura tak tahu apa gimana?" jawab Marvel sebelum bertanya.


"Aku memang tak tahu Vel," jawab Mila masih berbohong.


"Uh dasar, yasudah... ini begini sayang,." ucap Marvel sebelum langsung memeluk dan mencium bibir Mila dengan sangat lembut dan mesra.


Mila terlihat terkejut saat membulatkan matanya, namun demikian dirinya langsung membalas perlakuan Marvel dengan tidak kalah lembut juga mesra.


Akhirnya pagi ini, terjadi kembali hubungan percintaan antara pasangan yang baru dua hari menikah ini. Mila dan Marvel semakin menikmatinya, karena saat ini mereka melakukan hal ini bukan hanya karena nafsu saja. Namun juga karena sudah semakin timbul rasa cinta dari Mila untuk Marvel. Berbeda dengan Marvel, yang memang sudah punya perasaan pada Mila jauh sebelum ini. Jadi dari pertama, Marvel melakukanya juga dengam rasa cinta yang mendalam.


Keduanya bercinta cukup lama, sebelum akhirnya kembali berendam di dalam air panas dalam bathup yang tadi di isi oleh Mila.


"Sayang...." panggil Mila dengan lembut.


"Emmm? iya sayang?" jawab Marvel sebelum bertanya.


"Pagi ini, kita berangkat bareng sampai di sekolah atau gimana?" tanya Mila berbasa-basi.


"Hemmm, soal itu... nanti aku naik taxi saja lah...," jawab Marvel dengan santai.


"Kok gitu sih? aku jadi gak enak dong?" tanya Mila yang memang merasa tak enak hati.


"Hehehe tidak apa kok sayang, aku sendiri tidak merasa keberatan, kenapa malah kamu yang merasa tak enak," jawab Marvel seraya mencoba menjelaskan.


"Hemmm, ya mau gimana., memang tak enak saja..." ucap Mila jujur, "Gimana kalau begini saja Vel! aku masih punya cukup uang di dalam rekening tabunganku, mungkin cukup untuk sekedar membeli mobil bekas yang harganya dibawah 70 juta Vel," tambah Mila menjelaskan.


"Sayang..., uang itu uang tabunganmu kan? jadi biar tetep di rekening kamu saja,.." jawab Marvel memutuskan.


"Tapi Vellll, aku tidak... ya aku tidak enak jika aku sendiri mengendarai mobil semewah itu, sedangkan kamu malah naik taxi kesekolah," jelas Mila.


"Hemmm, kenapa harus merasa tak enak segala sayang? aku ini suami kamu, ingat? jadi semua milik aku, itu juga milik kamu," jawab Marvel menjelaskan.

__ADS_1


"Ya kamu memang benar Vel, hanya saja..." ucapan Mila terhenti sebenar saat dirinya memikirkan sesuatu, "Hemmm, ya Vel yang kamu katakan benar, kita kan suami istri... yang menjadi milikmu berarti milik kita berdua kan? berarti yang menjadi miliku juga milik kamu kan Vel?" tambah Mila bertanya.


"Uhhh dasar...., barang milik suami, entah itu mobil, rumah, uang... itu semua milik istri juga, namun semua barang milik istri, ya itu menjadi milim istri saja," jawab Marvel saat mencoba menjelaskan.


__ADS_2