Guruku Adalah Istriku

Guruku Adalah Istriku
tanda tanda


__ADS_3

Di Rumah sakit Aliya masih Tetap Kekeh ingin tetap disana menunggu suaminya yang membuat mama Zai hanya bisa pasrah mengerti dengan perasaan Aliya


Aliya hanya bisa menatap wajah suami nya berharap mata nya akan segera terbuka tapi hasilnya sangat disayangkan , tidak ada tanda tanda jika Zai akan bangun membuat Aliya kembali menangis dengan sendirinya


" mas hiks..hiks.. bangun , maafkan aku mas , aku yang salah hiks..hiks.., apa kamu belum tau jika kita akan mempunyai anak " ucap Aliya


" bayi kita akan segera hadir tapi kenapa kamu seperti ini , aku mohon bangun lah buat anak kita , dia juga sangat merindukan mu seperti diriku hiks..hiks.." ucap Aliya


mama Zai yang mendengar nya hanya bisa diam dan tanpa ia sadari air matanya juga ikut menetes


" kita akan punya anak mas hiks...hiks.. dan kamu harus mengetahui nya , aku tidak mau jika nanti kamu marah Dengan ku , kamu akan meninggalkan ku dan menuduh ku hamil dengan orang lain , aku tidak mau , aku harus menjelaskan semuanya Zai hiks..hiks" ucap Aliya

__ADS_1


tiba tiba mata Aliya tak berkedip melihat sesuatu yang mungkin dia tidak sangka sama sekali , dengan cepat Aliya menghapus air matanya dan menatap wajah suaminya lebih lekat


" Ma , mama, mama , mas Zai ma " teriak Aliya tidak tau harus berkata apa apa membuat mama Zai dengan segera berlari ke arah nya


" dia menangis ?? ucap mama Zai dan dengan segera memencet tombol untuk memanggil dokter


" mas bangun , kamu tidak usah berbohong kamu pasti cuma pura pura tidur doang kan buktinya kamu menangis " ucap Aliya


" tenang lah nak , dokter akan datang ya " ucap mama Zai memeluk Aliya


" Risal cepat periksa suami ku dia tadi mengeluarkan air matanya " ucap Aliya dengan suara yang bercampur aduk antara senang dan khawatir

__ADS_1


tanpa menjawab dokter tersebut langsung memeriksa keadaan Zai


" gimana dok keadaan anak saya ?? tanya mama Zai penuh harap


" anak ibu alhamdulilah sudah melewati masa kritis nya , dia akan segera bangun dengan waktu yang tidak bisa kita ketahui tapi prediksi saya , mungkin suami nya Aliya akan sadar 3-5 hari lagi , dan air mata nya itu hanya refleks bagian tubuh saja , dan mungkin saja saat ini Suami mu mendengar kita tapi dia masih belum bisa menggerakkan badannya serta membuka matanya , jadi ibu dan Aliya hanya perlu mengajaknya bicara mungkin dengan kata kata yangng kalian berikan membuat nya kuat melawan penyakitnya dan akan cepat sadar , jangan lupa bantu dengan doa karena itu adalah alat ampuh no 1 " ucap dokter Risal


" jadi Zai dengar yang saya omongin kan ?? tanya Aliya


" bisa dibilang seperti itu " jawab dokter Risal tersenyum tipis


" mama dengar kan , jadi Aliya tidak akan pulang , Aliya akan tetap disini mengajak suami ku berbicara Walaupun dia tidak menjawab nya , hanya cukup dia mendengar kan suami nya " ucap Aliya kepada mama nya

__ADS_1


" pantas si Fadli tidak mau menyerah mendapatkan aliya , Aliya ternyata lebih baik dari pada perkiraan ku , dan Aliya juga sangat berbeda jauh dari yang dulu dan sekarang , dia tidak pernah sekhawatir itu terhadap laki laki kecuali keluarga nya , dia bahkan tidak pernah pacaran , aku baru pertama kali lihat Aliya se bucin ini " Gumam Dokter Risal


" kalau begitu saya permisi dulu , ucap dokter Risal dan diangguki oleh mama Zai berbeda dengan Aliya yang tidak menjawab karena dia sudah lebih dulu melangkah ke arah suaminya dan kembali mengajaknya bicara


__ADS_2