
Raihan dengan gugup menoleh ke arah perempuan disampingnya , dia seakan sedang dalam mimpi buruk , gimana dia gak malu dengan tingkah nya pas masih duduk di bangku sekolah Dasar
" apa kamu sudah ingat ?? tanya perempuan tersebut tersenyum kecut
" tidak , aku tidak ingat " saut Raihan gugup
" kenapa kak Raihan gugup kalau begitu , dulu pas kita naik kelas 6 kakak lakuin itu ke saya padahal saya baru pindah kelas , kakak tau gak aku tuh nyesel dipindahkan ke kelas A bersama kakak mesum disana , mendingan aku dulu tetap di C saja lebih bagus " ucap perempuan tersebut
" ya Allah apa ini , dia benar benar datang lagi " gumam Raihan
" lupakan itu , aku akan mengantarmu pulang, jangan karang masa lalu mu , kita tidak kenal " ucap Raihan lalu kembali menancap gas nya
" aku tidak mengarang ,kak Raihan saja yang tidak mau jujur " ucap perempuan tersebut dengan suara menggemaskan
" gak usah bohong , kau tidak ada bukti " ucap Raihan
perempuan tersebut sangat kesal melihat sikap laki laki yang dulu membuat nya menangis setiap hari karena kejahilan nya
__ADS_1
Bella mengambil hp nya dan membuka galeri dimana dia dan teman teman kelasnya dulu pernah foto bersama saat sudah kelas 6
disana terlihat laki laki imut dengan senyuman jail nya dan tangan yang memegang tangan gadis disampingnya sedangkan perempuan tersebut hanya cemberut disana berusaha melepaskan tangannya
" ini apa kak hah ?? tanya Bella memperbesar foto tersebut dan melihat kan Raihan
Raihan hanya menoleh sekilas dan kembali dibuat kaget dengan foto tersebut
" sialan dimana dia dapat foto itu , aku saja tidak memiliki foto itu " gumam Raihan panik
" itu bukan aku , aku lebih tampan dan imut dari dia, saat kecil " ucap Raihan masih keke
" astaga ayah , kenapa mesti gantung foto ini sih disini " gumam Raihan
" ya itu....." ucapan Raihan terpotong oleh Bella
" itu kamu , kamu , tidak mau tau itu harus kamu dan bukan siapa siapa " ucap tegas perempuan tersebut
__ADS_1
" kok kamu malah maksa sih kalau foto itu aku , apa kamu ingin jika aku yang disana " ucap Raihan
" karena itu memang kamu kak , dan memang iya aku ingin kakak yang disana , karena aku juga sangat rindu dengan mu yang selalu membuat ku menangis setiap hari karena bibir mu " ucap perempuan tersebut yang seketika membuat Raihan diam hati nya seperti sudah dilanda gempa jantung
" kenapa diam kak , apa kamu sudah kehabisan kata kata ?? tanya perempuan tersebut
" OKE , JUJUR AKU YANG DISANA , PUAS KAMU " ucap Raihan tegas
" iya aku sudah puas sekarang , karena kakak sudah mau ngaku " ucap perempuan tersebut
seketika didalam mobil hening mereka berdua terhanyut dalam pikiran masing masing
tak lama perempuan tersebut kembali memecahkan keheningan
" kenapa kak Raihan tau arah rumah ku ?? tanya perempuan tersebut
" aku hanya mengikuti insting ku saja " ucap Raihan yang sebenarnya dulu dia pernah menyuruh supir ayah nya yang menjemput nya mengikuti mobil Bella dari belakang , beralasan ingin mengambil buku di rumah nya
__ADS_1
tapi saat Bella sudah pindah , Raihan kembali menyuruh supir untuk kembali ke rumah nya , saat sampai Raihan bertanya kepada satpam nya , " apa Bella ada ?? dan satpam tersebut menjawab " nona mudah sudah pindah keluar kota dan kami hanya bertugas untuk menjaga rumah ini , karena nanti mereka sekali kali akan datang