
Motor sport Reza sudah berada diparkiran sekolah. Dia meletakan motor nya di sebelah motor David yang terparkir rapi di situ.
Karena sudah telat, Fiza segera turun, Gadis itu berlari tak menghiraukan Reza yang meneriaki nya.
"Woi, jangan buru-buru nanti jatoh. Lo lupa ya, kalau sekolah ini-" teriak Reza seraya memegang helm Full Fece nya yang baru saja di lepas nya.
"Shusttt....berisik," ucap nya balas memotong. Merentang tangan kedepan. Gadis cantik itu semakin jauh dari pandangan Reza lari tergesa-gesa, sedangkan Reza dirinya hanya terlihat santai santai saja, menggeleng heran.
BRUK
Fiza menabrak seseorang yang berjalan berlawanan dengan nya. Gadis itu berdiri dari lantai koridor, sambil menunduk merasa bersalah.
"Maaf, aku ga sengaja" Fiza langsung berlari tanpa menunggu balasan orang yang hanya diam mematung sambil memandang gadis cantik itu.
"Gadis itu kayak ga asing, tapi siapa ya?," gumaman nya menerka-nerka, menatap kepergian Fiza.
Pria tinggi itu mengedikkan bahu nya acuh, diapun langsung memunguti set seragam di plastik.
__ADS_1
Fiza sudah sampai di depan ruang kelas 11 IPA 3.
Semua murid mengarah arah kepada Fiza yang diam mematung ditempat ambang pintu, termasuk guru Bahasa Indonesia yang mengajar.
"Nafiza,"
"Maaf bu, saya terlambat," Sahut Fiza menunduk.
"Sudah, kamu masuk dan duduk ditempat kamu" ucap nya senyum
Hah!
"Ibu tidak menghukum saya?" Kata Fiza bertanya, merasa risih jadi pusat perhatian murid sekelas nya.
"Tidak, hari ini ibu sedang berbaik hati," Alasan guru itu ramah.
"Terima kasih bu, permisi" cakap Fiza lalu melenggang pergi duduk ke meja nya. Dan, dengan tenang ia mengeluarkan buku dan alat tulis.
__ADS_1
Istirahat telah tiba, kini keempat sekawan itu sedang duduk dikantin.
Fiza membuka kotak makan nya, memakan sepotong sandwich milik nya.
"Ekhem" Mita menetralkan tenggorokan nya, gadis itu terlihat sesekali menyeruput jus jeruk miliknya. "Lo kenapa tadi telat?" tanya Mita.
"Begadang" ucap nya santai menanggapi.
"Begadang?," tanya ketiga nya dengan nada sedikit teriak.
Fiza menutup gendang telinga nya yang begitu mencekam akibat suara teriakan gadis-gadis cantik di hadapannya. Gadis itu memicingkan mata nya menatap sebal ketiga gadis itu.
"Bisa nggak sih, ga usah teriak teriak, sakit nih kuping gue cihh.." decak nya.
"Ya maaf, kita kaget gitu lho.., baru kali ini seorang Nafiza shabita anak nya om marcel telat" umpat Nadia.
Fiza sadar kata 'Begadang' bagi nya terasa aneh dan itu juga dirasa dari ketiga sahabat nya, pasal nya Fiza anak nya rajin. Contoh nya biasanya Fiza terkadang mampir ke pustaka untuk membaca buku, juga on time, namun kali ini sedikit berbeda.
__ADS_1
"Ngelawak lu?" tanya mengujar Dita ketus.
Bukannya di jawab, Fiza hanya terlihat santuy, cuek memakan makanan nya, sambil melirik sekilas Dita yang mengumpat tidak jelas.