Handsome Ice Boy

Handsome Ice Boy
Abang posesif


__ADS_3

Mita menghampiri Fiza yang sibuk membereskan alat tulis nya, lalu gadis itu memakai tas punggung nya karena memang jam ini adalah jam pulang sekolah dan kedua sahabat nya udah pamit duluan. Kata


nya ada acara penting, kata Dita dan Nadia.


"Za, emm…Reza pakai mobil nggak?" tanya Mita ragu.


"Gue sih sama bang Reza kesekolah pake motor" jawab Fiza membuat gadis yang melontarkan pertanyaan mencibikan bibir nya.


gadis itu mau numpang, tapi mendengar adik kakak itu hanya membawa motor yaudahlah.


"Emang kenapa?,"


"Sebenarnya gue mau numpang, mobil gue ada di bengkel papa juga ga bisa jemput, mau naik ojol di cancel terus dari tadi. Tapi yaudah terpaksa gue harus nunggu di halte" jelas Mita apa ada nya.


"Kalau lo mau, bareng bang Reza aja" timpal Fiza senyum lembut.


"Lo beneran, nanti lo gimana?,"


"Ntar gue jalan dikit udah dapet taksi kok, tenang aja" jawab Fiza.


"Baik banget sih bestie gue yang satu ini" seru Mita memeluk Fiza yang dipeluk malah tak berkutik dan hanya mematung sambil menautkan alis nya dan terkekeh.

__ADS_1


"Yaudah yuk pulang," Ajak Fiza setelah Mita melepas tangan mulus yang melingkar dipinggang Fiza.


"Gue ada piket, lo duluan aja" Dan benar saja beberapa murid tinggal dikelas yang bertugas termasuk Mita yang kini mengambil sapu. Mereka itu bertugas esok hari, tapi kalau esok hari mereka membersihkan nanti ga beres. Besok tinggal santuy santuy, pikir mereka.


"Ya duluan ya, nanti gue kasih tau bang Reza" monolog Fiza menepuk pundak Mita.


"Thank's" kata Mita membalas senyum tipis gadis berkuncir itu.


Fiza melangkah meninggalkan kelas itu, pasti Reza menunggunya diparkiran.


Sesampai ujung lapangan, ternyata pemuda itu sudah menunggu Fiza.


Fiza pun menghampiri Reza yang sedang mengumpat kesel tidak jelas


"Lo kemana aja sih, lumutan nih gue" suhut Reza mengendus kesal.


Fiza hanya diam tak mengubris perkataan kakak nya yang nampak sebal karena Fiza tak membalas perkataan nya.


"bang aku pulang sendiri aja ya, abang nganter Mita aja"


"Lha elo?" tanya Reza sedikit bingung melihat ekspresi gadis didepannya tersenyum tipis

__ADS_1


"Aku bisa ko jalan dikit, naik taksi" jawab nya singkat, padat dan jelas.


"Terus Mita mana?"


"Lagi piket katanya"


"Yakin, lo sendiri aja"


"Yakin ya ya" jawab nya sedikit memaksa, dia sengaja mengeluarkan puppy eyes nya karena dia tahu Reza pasti akan wanti-wanti terhadap nya, tau kan gini-gini Reza tuh abang posesive and overprotective.


"Kagak ah gue pesenin ojek online, nanti gue yang disalahin Vino lagi" gumam Reza.


"Ya jangan dikasih tau" ketus Fiza.


"gue bisa sendiri kok" cakap nya lagi masih dengan nada manja.


"Yaudah tapi inget ya, langsung pulang"


"Siap kakak Rezaku tertampan" ucap nya seraya meletakkan, melebarkan telapak tangan jari berjajaran kanan samping dahi nya tanda hormat.


"Cihh, emang gue tampan" ucap nya pede sembari mengacak rambut gadis imut itu dan gadis itu memutar mata jengah menanggapi.

__ADS_1


Dihh......nih anak narsis banget yak. Dipuji dikit langsung kepedean, untung depan Fiza kalau depan Mita atau cewek lain pasti langsung tergelak melihat wajah songgong itu, gadis itu pengen muntah rasa nya melihat wajah narsis kakak nya itu.


__ADS_2