Handsome Ice Boy

Handsome Ice Boy
Mengingat Sesuatu


__ADS_3

"Maaf bu, saya dari toilet," ujar Fiza kepada guru. Tadi dia pamit pada ketiga sahabatnya untuk ketoilet dan kebetulan lonceng berbunyi tanda pelajaran akan di mulai.


"Gapapa silahkan duduk" ucap wanita muda yang menjabat sebagai guru itu ramah dan kebetulan guru muda itu adalah wali kelas IPA 3.


Sedangkan pria yang disamping guru muda itu adalah anak baru lebih tepatnya siswa baru. Ia sudah menduga bahwa gadis itu sekolah ditempat Wilson, sekolah keluarganya karena dari itu pria tersebut juga ingin satu sekolah dengannya. Namun siapa sangka, bahkan mereka berdua satu kelas.


"Baik bu" Fiza melirik sekilas pria yang tersenyum di samping gurunya, setelah itu Fiza beralih ketempat duduk nya yang berada di pojok kanan depan Mita.


"Oke anak - anak, hari ini kita kedatangan murid baru. silahkan perkenalkan namamu nak"


"Perkenalkan nama gue Aril Giovanno Putra__," ucapnya sembari tersenyum manis dan polos, sampai membuat para cewek tercengang, seketika seisi kelas heboh menanyakan tentang apakah Aril sudah memiliki kekasih.


Kringgg.....


semua murid langsung berhamburan menuju kantin. Karena jam istirahat tiba, Fiza memasukan buku dan bolpoinnya kedalam tas, kebetulan dia tak membawa bekal hari ini jadi dia ingin makan saja kekantin bersama Mita, Nadia dan Dita.


"Fiza,"


"Kamu, lo yang waktu itu 'kan"


"Iya,"


"Ada apa, ya,"


"Aku mau ajak kamu ke kantin bereng, kamu mau nggak,"

__ADS_1


"Sorry, gue udah di tungguin duluan ya" kata Fiza merasa risih di tatap berjalan diikuti oleh ketiga sahabatnya. Fiza risih dengan tatapan tajam siswi sekitar nya, mengapa siswa baru itu sudah mengakrabkan diri kepada Fiza emang nya gadis itu siapa mengapa banyak cowok menyukainya.


"Za, lo kenal sama dia?," tanya Dita bingung. Pasal nya sedari tadi dia perhatikan Aril sudah kayak kenal lama dengan sahabatnya atau bisa di bilang dia sok akrab atau bagaimana.


Fiza menggeleng. Sebenarnya dia sedikit ragu mengatakan pria itu asing baginya akan tetapi, ada rasa pria itu tak asing baginya tapi siapa?,


Gadis itu tak perlu memusingkannya, toh cowok itu pernah dia temui dan ini sudah kedua kalinya mereka bertemu, yang terpenting Fiza sudah mengsugesti dirinya bahwa pria itu asing baginya.


Mereka melanjutkan jalannya menuju kantin dan disana sudah ada Vino cs yang menunggu mereka.


Reza menghampiri keempat gadis itu yang duduk tidak jauh dari most wanted.


"Ngapain duduk sini?," tanyanya pada Fiza


"Gapapa" sahut Reza memutar matanya jengah dan menarik nafas gusar, cepek ngomong ke adiknya itu yang kelewat polosnya minta ampun biar ngasih kode nggak mampan.


Sedangkan sahabat Fiza yang melihat wajah gusar pemuda itu hanya menahan tawa.


Dan dari arah berlawanan juga Vino yang melihat interaksi kakak beradik itu hanya cuek... tak memusingkan, toh dia ingin membebaskan Fiza backstreet depan siswa-siswi.


Seseorang yang melihat interaksi itu dan juga melihat Vino terus menatap Fiza mengempalkan tangannya kesal, kenapa keempat cowok ganteng itu tidak pernah akrab dengannya hanya Gino salah satu most wanted yang dekat dengannya.


'Kan gadis tersebut juga ingin dekat para cowok tampan, dia juga cukup populer disekolah ini, mengapa harus Fiza yang dekat dengan mereka sedangkan Fiza hanyalah siswi biasa, tidak ada populernya sama sekali, pikirnya.


"Gio" gumam Fiza seraya memikirkan nama Aril yang terselip Gio, kayaknya gadis itu tak asing dengan nama tiga huruf yang di sebutnya. Fiza memegang kepalanya pusing sembari berkata "Aww.."

__ADS_1


"Lo kenapa Za" tanya ketiga kawannya panik.


"Gapapa, gue ketoilet dulu"


"Perlu dianterin?," tanya Mita mengetahui pasti Fiza kesakitan karena penyakitnya kambuh dan pasti kerena pemuda itu, ia sempat mendengar gumaman Fiza yang menyebutkan nama Aril


"Nggak usah gue bisa sendiri" Fiza segera berdiri, wajah gadis itu terlihat sedikit pucat.


Perempuan di ujung sana langsung berdiri setelah melihat Fiza berdiri dan pamit ketoilet.


"Mau kemana lo?"


"Toilet" jawabnya ketus.



Rowoon/Kim Seok-woo As Alvino Bramasta Leonard



Kim Hye-yoon As Nafiza Shabita Wilson



Jung Gung-joo As Aril Giovanno Putra

__ADS_1


__ADS_2