Handsome Ice Boy

Handsome Ice Boy
Murid baru?


__ADS_3

Fiza berjalan kasar menuju lapangan, sahabatnya yang melihat gadis itu mengomel tidak jelas, hanya bingung atas sikap nya.


"Za are you okay?," tanya Mita khawatir. Pasal nya Fiza mendatangi mereka dengan wajah merah, kayak orang menahan amarah.


David yang sudah tahu pasti, bahwa Fiza sedang marah karena Vino pastinya. Hanya diam mengikuti permainan Fiza, sampai kapan gadis itu menyembunyikan hubungan nya dengan Vino, pikirnya, yang jelas David tak mengerti dengan jalan pikiran adik sahabat luck**nat nya, siapa lagi kalau bukan Reza.


Feza geleng-geleng. Dia mengajak ketiga sahabat nya ke kelas karena istirahat kedua 15 menit lagi akan berakhir.


"By the way, lo tau ga Za, besok itu ada siswa baru disekolah kita, bahkan dia masuk kelas ini!," seru Dita yang terlihat antusias, menceritakan tentang murid baru itu.


"Murid baru?," tanya Fiza memastikan, pasal nya papanya belum memberitahu soal anak baru itu, Tadi pagi terdapat insiden kecil. So, dia ketinggalan berita


"Aduh Za, dia tuh ganteng banget, kek oma korea kim Taehyung BTS itu lhoh. Keren abis pokoknya," ucap Dita membayangkan wajah rupawan anak baru yang masuk sekolah Wilson besok hari.


"cihh..Inget ya. lo udah punya adit Dita" cibir Nadia. Dita mencibikan bibir nya atas cibiran Nadia.

__ADS_1


"Iya gue tau Nad, gue hanya mengagumi makhluk ciptaan tuhan" sungut Dita kesal.


"Iya ganteng kayak Vino," gumam Fiza namun terdengar oleh gadis disamping nya.


"Hah Vino?,"


"Iya Vino, emang kenapa. Maksud gue tuh ya kalian dan seluruh cewek disekolah ini 'kan tau sendiri Vino tuh segala nya, terkenal, populer karena tampan ." elak nya, Fiza berusaha tetap rileks.


"Ga ga yang bikin kita tuh kaget, lo kenapa tiba-tiba muji Vino?," tanya Mita selidik. Karena setahunya, sahabatnya itu tidak pernah mengagumi para lelaki yang berusaha mendekati nya. "Apa jangan jangan lo-" imbuh nya menebak namun dengan cepat gadis itu memotong nya.


"Emang gue salah ya puji doang"


"Hey guys" sapa Stella senyum yang merekah dibibir nya lalu duduk di meja tangah samping Fiza tempat nya.


"Hai" balas Fiza senyum.

__ADS_1


"Tumben banget dia nyapa"


"Udahlah Mit cuekin aja" Sahut Nadia.


Guru Matematika sudah diambang pintu, melangkah dengan menekan kacamata nya serta lipstik menor, makeup tebal dan wajah dingin menunjukan betapa killer nya guru itu dan jangan lupakan tubuh tinggi memakai high heels membuatnya oleng tak bisa menyeimbangkan tubuh nya.


Dan... Brukkk!


"Maaf-Maaf" tutur guru itu menyengir menutupi meringis nya dan juga senyum malu, berusha berdiri dari lantai dingin itu. Seperti nya dia guru baru disini, karena baru kali ini mereka melihat guru seblak itu.


Murid bertanya-tanya, mengapa guru killer itu yang masuk?? kemana ibu siska guru mapel matematika ramah yang biasa mengajar kelas ini.


"Kalian pasti bertanya-tanya kenapa saya disini, bukannya ibu siska. Okay, l'll explain, Mrs. siska is sick. So, l take Mrs. siska's watch"


Yaampun, ini sih guru killer tapi alay. sok bahasa inggris aja, Guru matematika serasa guru english aja, pikir semua murid IPA 3.

__ADS_1


Ingin rasanya mereka tertawa, melihat tingkah laku guru itu, guru galak tapi kayak melebihi guru matematika sebelum nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2