Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Kabar buruk


__ADS_3

...Kenzi dan Arga berserta orang-orangnya tiba di markas mereka. Mereka menampilkan wajah yang kesal karena tidak berhasil menjerat walikota malam ini....


..."Kalian berisitirahatlah, aku ingin membersihkan diri" ujar Kenzi pada rekan-rekannya......


...Mereka semua terdiam dengan wajah lesu. Kenzi mengerti apa yang mereka rasakan. Perasaan mereka tentang walikota sangatlah besar sehingga berharap tinggi akan keberhasilan rencana malam ini. Tapi tetap saja, nasib baik selalu memihak walikota. Kenzi pun kesal karenanya......


...Kenzi kembali ke kamar dan menyadarkan tubuhnya sejenak sebelum akhirnya ia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri......


...Sementara itu, di First Love Cafe, Rose dan Clara berniat mencari udara segar di depan cafe mereka. Mereka biasa duduk di depan teras cafe sambil berbincang dan meminum kopi bersama....


...Tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti dihadapan mereka. Awalnya Rose dan Clara tak menaruh curiga karena Ruko mereka memang terletak di tepi jalan meski itu bukanlah jalan raya. Tapi saat para penumpang mobil itu keluar dan mendekat pada mereka barulah Rose dan Clara menyadari ada yang tak beres dengan mobil tersebut......


...Clara berdiri mendekat pada Rose dan dan memegang lengannya, berniat menarik Rose ke dalam ruko untuk melarikan diri dari pria-pria sangar yang sedang mendekat pada mereka. Tapi belum sempat itu terjadi para pria itu segera menangkap mereka. Rose dan Clara berterima berharap ada yang bisa membantu mereka saat ini. Tapi itu lagi-lagi tidak berhasil saat pria yang sedang menahan mereka membuka mulut mereka berdua dan menyeret mereka masuk ke dalam mobil.....


...Rose dan Clara berontak tapi mereka tak berhasil. Ketika jarak mereka semakin dekat dengan mobil tersebut tiba-tiba ada yang menerjang pria itu dan membebaskan Rose......


..."Lari cepat, bersembunyi ke tempat yang aman" ujar orang yang baru saja menolong Rose.....


...Sementara yang lainnya berusaha melepaskan Clara dari orang-orang yang sedang mencoba membawa Clara masuk. Clara dan Rose berhasil diselamatkan. Mereka pun berusaha bersembunyi di tempat yang aman. Sambil terus mengawasi orang-orang yang membantu mereka dari kejauhan......


..."Mereka akan kalah Rose. Mereka kalah jumlah. Kita harus bagaimana saat ini?" tanya Clara panik......


..."Jangan panik kak, saat ini lebih baik kita bersembunyi sampai mereka benar-benar pergi" jawab Rose menenangkan Clara dan juga dirinya sendiri......


...Tubuh Rose dan Clara semakin gemetar, raut wajah ketakutan menghampiri keduanya ketika mereka melihat sendiri bagaimana orang yang baru saja menolong mereka dihujami tusukan diperutnya......


...Hal yang sama pun terjadi pada yang lainnya. Karena tidak sanggup melihatnya akhirnya Clara berteriak hingga para penjahat itu berhasil menemukan keberadaan mereka dan membawa tubuh mereka yang sudah lemah itu masuk ke mobil....

__ADS_1


...Di dalam mobil dengan sisa tenaga yang mereka punya, Rose dan Clara mencoba melawan meski mereka tahu kemungkinan kecil bagi mereka untuk bisa bebas dari pria-pria jahat itu.....


...Saat Rose menanamkan giginya pada salah satu dari para penjahat itu, penjahat itu pun berteriak dengan keras karena gigitan Rose yang membuatnya merintih kesakitan dan mengeluarkan darah. Salah seorang dari komplotannya segera bertindak, ia membekap mulut Rose dengan sapu tangan yang sudah di beri sedikit cairan hingga perlahan kekuatan Rose makin melemah sampai tak sadarkan diri......


...Clara berteriak memanggil-manggil Rose yang sudah menutupkan matanya dengan rapat. Ia menerjang-nerjang Rose agar membuka matanya segera namun usahanya tak membuahkan hasil, Rose tetap memejamkan mata dengan tubuh yang di tahan salah satu dari penjahat tersebut......


...Clara tak menyerah, ia terus mencoba membuat Rose tersadar dari pingsannya. Melihat Clara yang terus merontah-rontah memanggil bahkan sesekali menendang Rose, para penjahat itu pun kesal. Mereka melakukan hal yang sama seperti apa yang mereka lakukan pada Rose. Clara pun akhirnya pingsan tak berdaya setelah menghirup cairan bius yang disemprotkan para penjahat itu di sapu tangan yang membekap mulutnya......


***


...Kenzi yang baru saja selesai mandi dan hendak berbaring dikejutkan dengan kedatangan Arga yang mencarinya dan berteriak-teriak memanggilnya dari kejauhan. Karena penasaran Kenzi pun keluar. Ia mencoba menyusul Arga yang terlebih dahulu menemuinya......


..."Ada apa?" tanya Kenzi heran......


...Arga mencoba mengatur nafasnya yang baru saja berlari dari kebun belakang....


..."Rose ..., Clara ... Mereka ...." kata Arga terbata-bata karena nafasnya yang tersengal-sengal......


...Arga masih menstabilkan nafasnya yang kekurangan oksigen itu. Sebelum akhirnya ia membuka mulutnya kembali......


..."Orang kita tak berhasil melindungi mereka. Mereka di bawa pergi dengan beberapa pria yang menggunakan mobil. Mereka di cilik di depan ruko mereka. Orang kita keduanya terluka parah akibat tusukan, tapi beruntung mereka masih sempat mengabariku" jelas Arga cepat......


...Bagai tersambar petir yang begitu dahsyatnya saat Kenzi mendengar kabar dari Arga. Ia mencoba untuk tenang meski tangannya sudah mengepal dengan keras......


..."Apa ada yang tahu ke mana orang-orang itu membawa Rose dan Clara pergi?" tanya Kenzi mencoba menahan tubuhnya yang bergetar hebat......


...Arga terdiam, jangankan untuk mengetahui ke mana perginya Rose dan Clara. Hingga saat ini ia bahkan belum mengetahui bagaimana keadaan anak buahnya......

__ADS_1


..."Sial ... Harusnya aku tidak meninggalkan mereka" gerutu Kenzi kesal.....


..."Ken ..., apa yang harus kita lakukan? Apa kita akan mencari Rose dan Clara malam ini juga?" tanya Arga memastikan.....


..."Beritahu hacker kita untuk melacak setiap CCTV yang berada di sekitar rumah Rose, jika memungkinkan bagi dia untuk mengetahui ke mana mobil yang membawa Rose dan Clara pergi itu akan lebih baik" jelas Kenzi memberi perintah......


...Arga pun tak membuang waktu lagi, ia segera melakukan hal yang Kenzi minta padanya. Dalam hatinya tersimpan kekhawatiran yang sama seperti yang Kenzi rasakan saat ini. Ia memikirkan bagaimana nasib Clara saat ini.......


..."Kau tak seharusnya berada dalam posisi ini Cla.., aku berharap bisa menemukan kalian secepatnya, jika tidak aku tak akan membiarkan walikota hidup dengan lama lagi" batin Arga merontah mengetahui Rose dan Clara berada di tangan musuhnya......


...Sepeninggalan Arga, Kenzi bersiap-siap dengan beberapa perlengkapannya. Ia mengeluarkan begitu banyak senjata api dan amunisi ke atas meja dengan pembagian yang sama rata pada orang-orang yang akan ia bawa untuk mencari Rose......


...Tangan Kenzi gemetar saat mengeluarkan barang-barang tersebut. Ia menahan getir dibibirnya saat membayangkan senyuman Rose yang tiba-tiba melintas dipikirkannya....


...Kenzi mengeluh kasar karena tak bisa menjaga wanita yang ia cintai itu......


..."Jika sampai ada apa-apa denganmu maka aku tak akan pernah memaafkan diriku sendiri Rose. Aku harap kau baik-baik saja. Tunggu aku sebentar lagi, aku pasti akan menemukan keberadaanmu" ucap Kenzi lirih saat memasukkan beberapa amunisi pada senjatanya......


...Kenzi membulatkan mata memeriksa satu persatu senjata yang akan ia bawa kelak. Matanya menatap senjata-senjata itu dengan tajam, wajahnya kembali tegas dan dingin saat beberapa orang mendekatinya dan mencoba menenangkannya agar Kenzi bisa memikirkan lagi apa yang sedang ia lakukan tapi Kenzi tidak menghiraukan itu, ia masih tetap diam dan terus fokus memeriksa senjatanya satu persatu......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..

__ADS_1


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2