Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Canggung


__ADS_3

...Rose dan Kenzi datang ke meja yang sudah di pesan oleh Clara dan Arga. Rose tak banyak bicara ia duduk dengan canggung di sisi Clara.......


..."Rose... Aku sudah memesan makanannya. Sebentar lagi mungkin akan datang!" Ujar Clara pada Rose.....


..."Iya kak..!" Jawab Rose singkat......


..."Kak Clara tak bertanya aku dari mana? Biasanya dia selalu perhatian dengan masalah sekecil ini. Mengapa tiba-tiba ia bersikap acuh?" Tanya Rose dalam hatinya......


...Kenzi duduk di seberang Rose sambil memandanginya. Ia kemudian mengambil ponselnya dan mengirim pesan singkat pada Rose.......


..."Mengapa wajahmu memerah Nona? Apa ada yang sudah menggodamu?" Isi pesan Kenzi pada Rose......


...Ponsel Rose bergetar,ia melihatnya. Terdapat sebuah notifikasi di layar atas ponselnya dan itu dari Kenzi. Rose memandang sekilas pada Kenzi, Kenzi yang menunggu reaksi Rose langsung mengedipkan matanya sebelah saat Rose menatapnya.......


...Muka Rose kian memerah saat membuka dan mengetahui isi pesan Kenzi padanya. Ia membalasnya dengan segera......


..."Mana ada..!" Jawab Rose singkat...


...Hal ini sekian membuat Kenzi tertarik untuk terus menggodanya. Ia pun berniat membalas pesan Rose lagi. Namun sebelum itu sempat terjadi, Clara yang sudah mengetahui kelakuan Kenzi dan Rose yang mencurigakan sedari awal mereka tiba langsung mengambil ponsel Rose dan Kenzi secara bersamaan......


..."Hentikan kalian saling mengirim pesan begitu. Katakan apa yang ingin kalian katakan di depan kami sekarang!" Kata Clara sambil menyembunyikan ponsel Rose dan Kenzi...


..."Nona Clara...Kau salah paham,aku tak mengirimi Rose pesan!" Jawab Kenzi mengelak......


..."Ah benarkah?" Kata Clara menggoda Kenzi......


..."Kak.. Aku ke toilet dulu!" Ujar Rose menyela dan langsung berdiri berjalan menuju toilet......


...Clara yang menangkap tingkah canggung Rose itu memandang ke arah Kenzi dengan tatapan penuh tanya.......


..."Apa yang sudah kau lakukan padanya?" Tanya Clara tajam....


..."Apa? Aku tak melakukan apa pun padanya!" Jawab Kenzi yang terus mengelak......

__ADS_1


..."Tuan Kenzi... Aku tak tahu niatmu baik atau tidak pada Rose. Tapi jika kau mendekatinya hanya untuk bersenang-senang,maka aku minta kau tak meneruskannya. Rose tak pernah jatuh cinta sebelumnya. Dia pula tak bisa mengekspresikan perasaannya secara berlebihan. Dan yang terlebih penting dia masih memiliki trauma pada hal yang berbau seksual. Aku minta padamu kau lebih berhati-hati memperlakukannya!" Jelas Clara tenang......


...Kenzi hanya diam. Ia tak tahu harus menjawab apa. Ia takut mengatakan hal yang salah dan membuat Clara berhenti mendukungnya. Dengan memberikan kesempatan padanya untuk membuat dia lebih dekat pada Rose itu adalah sebuah dukungan yang sangat ia butuhkan dalam meluluhkan hati Rose.......


...Sementara itu di toilet,Rose membasuh wajahnya berkali-kali agar rasa panas di tubuhnya sedikit berkurang. Pelukan Kenzi masih begitu terasa di tubuhnya membuatnya malu jika teringat hal tersebut. Terlebih jantungnya berdegup lebih kencang saat bayangan Kenzi lewat di dalam matanya.......


..."Rose... Tak mungkin kau jatuh cinta padanya. Sadarlah Rose... Dia kekasih orang lain!" Kata Rose dalam hatinya sambil menepuk-nepuk wajahnya dengan kedua tangan......


...Setelah Rose merasa lebih baik,ia kembali... Namun saat melihat Kenzi ia kembali teringat apa yang telah terjadi dengan mereka beberapa waktu lalu. Hal ini membuat Rose kian gugup.......


...Saat makanan datang pun Rose tak banyak bicara. Ia hanya tersenyum pada pelayan lalu kembali diam lagi. Hal tersebut membuat Kenzi merasa bersalah. Ia meminta ponselnya di kembalikan oleh Clara. Clara pun memberikannya. Ponsel Rose dan Kenzi pun di kembalikan lagi pada keduanya.......


...Saat ponsel Rose bergetar,Rose segera mengambilnya takut jika Clara tahu siapa yang mengiriminya pesan......


..."Aku janji hal tadi tak akan terulang lagi!" Kata Kenzi dalam pesannya......


...Rose mengabaikannya dan mematikan ponselnya lalu memasukkannya dalam tas yang di bawanya......


..."Kak.. Aku sudah selesai. Aku akan kembali ke mobil. Tuan Arga,Bisa pinjamkan aku kunci mobilmu?" Tanya Rose......


...Tanpa banyak bicara Arga memberikan kunci mobilnya pada Rose dan Rose pun segera meninggalkan Clara bersama Arga dan Kenzi. Ia kembali ke mobil dan merebahkan kepalanya di sandaran kursi.......


...Wajah Kenzi tak bisa ia lepaskan dari ingatannya. Selalu terbayang-bayang hingga membuatnya hampir berteriak kesal. Namun ia berusaha sekuat mungkin untuk menutupi perasaannya saat ini......


...Rose mengambil rokok yang terletak di depan kemudi,ia mengambilnya dan menyalakannya lalu menghisapnya dalam-dalam......


...Saat Rose berusaha mengatur kenyamanannya saat ini,ia kembali melihat kotak dasi yang ia buang tadi lalu mengambilnya. Ia pun membuka kotak tersebut dan ternyata kosong. Rose pun nampak aneh......


..."Hanya kotak saja? Kemana dasinya? Jika hanya kotak mengapa Kenzi bisa begitu marah saat aku membuangnya? Apakah dia sudah menyimpannya sebelum kedalam bersamaku tadi? tidak....tidak... Kenzi tak akan sempat melakukan itu karena kami berjalan beriringan dan dalam waktu yang hampir bersamaan turun dari mobil. Lalu di mana dasinya?" Tanya Rose heran.......


...Saat ia terbenam dalam pertanyaan-pertanyaan itu, Kenzi dan Clara masuk ke dalam mobil secara bersamaan. Kenzi yang melihat Rose memegang kembali kotak itu segera mengambilnya.......


..."Kemana dasinya?" Tanya Rose dengan cepat......

__ADS_1


...Kenzi hanya diam saja. Ia duduk dengan santai mengabaikan pertanyaan dari Rose......


..."Kenzi...Aku bertanya padamu kemana dasinya?" Teriak Rose dengan keras sambil memegang lengan Kenzi......


...Arga yang baru masuk mobil kaget dengan teriakan Rose. Ia menatap Clara mengisyaratkan apa yang sedang terjadi namun Clara pun tak bisa menjawabnya......


...Kenzi masih diam dan tak menjawab pertanyaan Rose untuk kedua kalinya. Hal tersebut membuat Rose marah hingga memukulnya dengan keras lalu berbalik membelakangi Kenzi......


...Kenzi yang tersentak di pukul Rose dengan keras di bagian lengannya menatap Rose yang sudah membelakanginya......


..."Dasinya ada di rumahku!" jawab Kenzi pelan.......


...Rose kaget mendengar jawaban Kenzi. Ia tak percaya Kenzi benar-benar menyimpannya. Dan ia pun tak tahu mengapa ia bisa semarah itu saat ia tak mendapati keberadaan dasi itu di dalam kotaknya......


..."Kau dengar... Mungkin untukmu itu tak berharga.. Apa kau tahu aku mengumpulkan uang untuk membelikan kalian hadiah. Jika kalian tak menyukainya lebih baik kembalikan padaku!" Kata Rose dengan penuh kemarahan dan masih membelakangi Kenzi......


...Kenzi memandangnya sekali lagi. Melihat bagian belakang Rose yang menghadap padanya.......


..."hei...Kau tak perlu semarah ini... Aku tak peduli berapa harganya tapi aku juga tahu bagaimana menghargai pemberian dari seseorang. Oleh karena itu aku menyimpannya!" Jawab Kenzi membela diri......


...Clara mengusap lengan Rose berusaha menenangkannya. Rose pun diam saat sadar dengan keberadaan Kenzi dan Arga di tengah mereka. Ia duduk dengan benar tapi masih mengabaikan Kenzi. Kenzi yang merasa kesal di tuduh Rose ikut mengabaikannya. Ia mengepal tangannya dan mengajak Arga agar segera kembali ke kantor. Arga pun menurutinya.....


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏

__ADS_1


__ADS_2