
...Rose langsung mendesain saat tiba di ruangannya. Kini ia bekerja hanya bertiga tanpa perwakilan dari Grup K. Meski begitu,Rose lebih nyaman bekerja seperti ini.......
...Saat Rose sibuk berembuk tentang sebuah warna dengan rekan kerjanya, telepon di atas mejanya berbunyi. Rose pun segera mengangkatnya......
..."Baiklah... saya akan segera kesana!" Kata Rose saat mengangkat teleponnya......
..."Kalian kerjakan seperti yang kukatakan tadi,aku akan memberikan desain yang sudah jadi dengan Presdir!" Ujar Rose pada rekan kerjanya yang lain......
...Kedua rekan kerja itu menurut,mereka segera mengerjakannya seperti apa yang Rose katakan. Senjata itu Rose segera menuju lift untuk menuju ke lantai 61 di mana ruangan Kenzi berada......
...Walau hatinya ragu bahwa ini hanyalah alasan Kenzi saja, tapi ia tak ingin mengabaikannya dan menganggap dirinya lebih tinggi. Lagi pula di sana ada Gisella,apa yang bisa Kenzi lakukan saat Gisella ada di sana......
...Rose melangkahkan kakinya dengan lebar saat pintu lift terbuka. Ia menuju ruangan Kenzi yang selalu sepi itu......
..."Entah kenapa dia bisa bekerja dengan suasana seperti ini, seperti sedang menunggu makhluk dari dunia lain yang datang!" Gumam Rose dalam hatinya......
...Rose mengetuk pintu ruangan Kenzi dan seorang wanita menjawab seraya mengizinkannya masuk.....
...Tanpa ragu Rose masuk,namun kini Kenzi tak ada di ruangannya......
...Rose melangkah dengan malas saat mengetahui hanya ada Gisella di dalam ruangan Kenzi. Sementara Gisella seperti memang sengaja menunggunya......
..."Dimana Presdir K?" Tanya Rose pada Gisella.......
..."Aku yang menyuruhmu kemari... Bukan dia!" Jawab Gisella santai......
...Rose menghela nafas panjang dan berbalik untuk meninggalkan Gisella......
..."Kau... Apa kau tahu selama 10 tahun lebih akulah yang bersama Kenzi. Kau tak akan berhasil mengambil posisi ini dariku!" Ujar Gisella tanpa ragu-ragu lagi......
__ADS_1
...Langkah Rose terhenti saat mendengar kata-kata Rose,ia berbalik kembali dan mendekat pada Gisella......
..."Apa kau takut padaku,Nona Gisell?" Tanya Rose menyindir......
...Gisella tertawa lepas saat mendengarnya. Ia berjalan mengelilingi Rose namun Rose hanya diam saja......
..."Apa yang kutakutkan padamu? Kau tak lebih baik dariku. Terlebih latar belakangmu! Kau hanyalah seorang ******* yang di selamatkan oleh Kenzi. Aku hanya memperingatkan dirimu kau jangan salah menganggap perhatian yang Kenzi berikan padamu. Dia hanya kasihan padamu bukan memang benar-benar mencintaimu?" Ucap Gisella mengejek Rose......
...Rose mendekat selangkah pada Gisella... Ia tersenyum sinis pada Gisella dan berniat ingin menggertak Gisella......
..."Baiklah... Kita lihat saja apakah ucapanmu itu benar. Kau tunggu saja!" Kata Rose menantang dan segera mengeluarkan ponselnya dari sakunya......
..."Kau mau apa?" tanya Gisella sedikit khawatir......
..."Aku ingin membuktikan ucapanmu!" Ujar Rose santai......
...Rose menelpon Kenzi dengan lagak seperti wanita yang begitu menjijikkan......
..."Ada apa kau menelponku marah-marah begini? Aku sedang meeting... Jika ini karena masalah tadi malam,aku minta maaf padamu aku salah!" Jawab Kenzi dengan suara lemah......
...Rose terkejut mendengar jawaban dari Kenzi,ia tak menyangka jika Kenzi merasa bersalah karena peristiwa tadi malam. Namun hal ini segera dijadikan Rose sebagai kesempatan untuk melawan Gisella ......
..."Itu masalah lain,aku akan menunggu maafmu secara benar. Kau tahu waktu yang di berikan tak banyak,namun wanitamu bermain-main denganku. Dia memintaku keruanganmu dan mengaku sebagai dirimu. Apa kau memang senang mempermainkan aku? "ujar Rose berakting...
..."maafkan aku, aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya ingin memberi wanita ini pelajaran dan sedikit memperingatkan dia. kau harus mempercayai aku ken,dia hanya ingin mengadu domba kita dan membuatmu menjauh dariku "kata Gisela menyela.......
..."Gisella...Apa yang kau lakukan di ruanganku? mengapa kau menggunakan otoritasku seenakmu saja?"karya Kenzie dari dalam ponsel Rose.....
...Rose segera mematikan ponselnya, yang menatap tajam kearah Gisella dan tersenyum puas......
__ADS_1
..."kau lihat itu, Apa kau masih percaya diri kau hanyalah wanita satu-satunya disisi Kenzi. sadarlah Gisella, bahkan jika memang benar kau wanita satu-satunya bagi Kenzi,kau tidak bisa begitu percaya diri mengatakan hal itu kepada wanita lain yang sudah mendapat pengakuan Cinta dari kekasihmu!" kata Rose dengan tegas sambil menatap dengan tatapan yang tajam......
...Gisela hanya terdiam, ia terlalu meremehkan Rose selama ini. ia tak tahu u kapan Rose bisa memiliki keberanian sebesar ini untuk menantangnya. bahkan itu dilakukan langsung di depan Kenzi.....
...Melihat Gisella hanya terdiam terus pun berbalik dan meninggalkan ruangan itu dengan Gisella yang masih berdiri diam......
...Sepeninggalan Rose, Gisella segera meraih tasnya dan mengambil ponselnya lalu menghubungi Kenzie namun panggilannya ditolak. Gisella kesal karena Kenzie mengabaikannya namun tidak pada Rose......
..."pantas wanita itu besar kepala, kau memang memanjakannya Ken. aku beritahu kau, aku tak akan menyerah hanya karena wanita itu. wanita itu tidak sebanding denganku,aku jauh lebih baik dari dia!" kata Gisella mengirim pesan pada Kenzi.....
...Sementara itu harus kembali ke ruangannya dengan rasa puas karena apa bisa mempermainkan Gisella. Tapi ia teringat dengan kata-kata Kenzi tadi....
..."benarkah dia menyadari kesalahannya? apakah dia hanya ingin mengecewakan perasaanku lagi?. tidak... tidak... tidak... aku tidak boleh terpancing lagi. jika Aku mengalah sekali ini maka dia akan seterusnya memperlakukan aku seperti ini. Aku tak ingin perasaanku dipermainkan hanya karena aku menyukainya!" ujar Rose dalam hatinya......
...Rose sudah mengakui bahwa dia memang menyukai Kenzi. meski begitu ia tak ingin dikalahkan oleh perasaannya sendiri. Ia tahu bahwa Kenzie hanya mempermainkannya dan tidak benar-benar serius dengannya. sama seperti halnya Gisella, dia memanfaatkan ketidakberdayaan Gisella untuk menjadi tameng bagi wanita-wanitanya di luar sana......
...Rose pun segera kembali bekerja dan melupakan masalahnya dengan Kenzi.....
...Rose terus fokus bekerja hingga jam makan siang. saat bel makan siang berbunyi, harus segera membereskan pekerjaannya dan berniat keluar.namun saat ia hendak keluar dari ruangannya Kenzi sudah menunggunya di depan pintu, Rose rasanya menatapnya lalu melewatinya begitu saja dan membiarkan Kenzi mengikutinya dari belakang......
...saat di depan lift terus tidak masuk ke dalam lift yang biasa digunakan Kenzie, ia masuk ke lift khusus pegawai dan keberuntungan sedang memihak Rose, lift itu dipenuhi banyak pegawai yang hendak makan siang hingga Kenzie tak bisa mengikuti Rose. Rose hanya tersenyum karena melihat kekalahan Kenzi. sementara Kenzi mengepalkan tangannya dengan kesal karena diabaikan Rose lagi......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
__ADS_1
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏