
...Rose dan Kenzi turun dari mobil untuk menyusul Clara dan Arga. namun ketika mereka bertemu, Clara dan Arga menatap keduanya dengan tatapan yang aneh hingga membuat Kenzie dan Rose salah tingkah.......
..."Rose... lain kali jika melakukan sesuatu yang menyenangkan di dalam mobil, kau jangan meninggalkan jejak. ini membuat orang malu menatap kalian!"kata Clara menggoda Rose sambil memberikan tisu yang ada di tasnya kepada Kenzi......
...Rose menutupi wajahnya,ia benar-benar tak menyadari bahwa lipstiknya ada yang menempel di bibir Kenzi. Clara dan Arga pun tertawa puas melihat Rose dan Kenzi yang menampakkan ekspresi malu hingga membuat mereka salah tingkah......
..."Hentikan... Apa begitu menyenangkan mengerjai kami? Lagi pula kami ada orang dewasa,tidak masalah jika kami melakukannya!" Kata Kenzi membela diri......
...Arga dan Clara semakin tertawa mendengarnya, sementara Rose mencubit lengan Kenzi dengan keras karena malu dengan kata-kata Kenzi.......
..."Apa kau harus menjelaskannya dengan nada seperti itu?" Keluh Rose pada Kenzi.......
...Clara dan Arga pun tertawa dengan kerasnya saat melihat Rose dan Kenzi tak bisa berkutik lagi......
..."Bro... Tidak ada yang melarangmu melakukan hal tersebut, hanya saja... bisakah kau bermain lebih cantik lagi agar tak menjadi bahan tertawaan seperti ini. Kau sangat lucu!" Kata Arga diiringi tawa di ujung kalimatnya......
..."kita akan masuk dan berbelanja atau kalian akan terus semoga kami?"tanya Rose dengan nada kesal......
..."Baiklah... Baiklah... Ayo masuk!" Ujar Clara sambil merangkul pundak Rose dan mengajaknya berjalan beriringan......
..."Aku tak tahu jika kami tidak menunggu kalian di depan. Hal ini pasti akan menjadi perbincangan yang menyenangkan di kalangan Ibu-ibu yang sedang berbelanja disini!" Kata Clara menggoda Rose dan Kenzi lagi......
..."Seharusnya kita tidak menunggu mereka. Ah... Aku kesal melewatkan moment ini!" Keluh Arga sambil terus tertawa......
..."Arga... Apa kau ingin mati? Apa kau ingin di pecat dari Manager Umum?" Teriak Kenzi mengancam......
..."Jangan mengancamku, Kau tidak akan melakukan hal ini padaku. Aku berani bertaruh!" Tantang Arga dengan kekehan tawa yang terus menggoda Rose......
...Kenzi pun mengabaikannya,ia tak ingin berdebat lebih lama lagi yang akan membuatnya dan Rose kian malu. Ia pun berjalan mendahului Arga dan menarik tangan Rose lalu menggandengnya berjalan berdampingan......
..."Ken.. Apa yang kau lakukan?" Tanya Rose kaget......
..."Apa kau mau mereka menggoda kita terus-terusan,lebih baik kita berpencar dengan mereka agar pembahasan tentang ini berhenti sampai disini!" Ujar Kenzi......
...Rose pun hanya mengikuti Kenzi saja. Ia menggandeng lengan Kenzi tanpa malu atau pun canggung lagi. Mereka memilih bahan makanan yang di perlukan berdua,menjauh dari Arga dan Clara yang mungkin kini masih terus membicarakan mereka berdua.......
...Setelah semua yang di perlukan Rose sudah di dapat,mereka pun kembali dan bertemu lagi dengan Clara dan Arga......
__ADS_1
..."Ah... Kemajuan kalian sangat pesat! Kalian seperti pengantin baru yang sedang membeli kebutuhan pokok untuk rumah tangganya!" Kata Clara menggoda lagi......
..."Benarkah? Apakah kami begitu terlihat cocok? Kalau begitu katakan padaku sayang,kapan kita akan menjadi pengantin?" tanya Kenzi tiba-tiba.....
...Rose lagi-lagi mencubit lengan Kenzi lalu mendorong Trolly dan berlalu dari Kenzi......
..."Hei.. Kau sepertinya bukan manusia,kau lebih mirip seperti kalajengking yang suka mencubit!" Omel Kenzi yang menyusul Rose......
...Clara dan Arga saling memandang,mereka tersenyum melihat tingkah keduanya. Meski mereka memang berniat mendekatkan Rose dan Kenzi tapi mereka tak pernah menyangka bahwa keduanya akan dekat secepat ini. karena hal tersebut pula,tanpa disadari Arga dan Clara menjadi semakin dekat meski belum pernah bicara banyak sebelumnya......
...Keduanya menyusul Rose dan Kenzi yang sudah lebih dulu menuju kasir. Hal yang terduga kembali terjadi... Saat Rose dan Kenzi sedang membayar di kasir,ada Gisella yang juga sedang mengantri untuk membayar barang belanjaannya. melihat hal tersebut Arga segera mendekatinya......
..."Gisell... Ada apa kau kemari? Dimana Asistenmu? Kau seharusnya masih di rumah,kau belum sehat!" Kata Arga dengan nada cemas......
..."Melly sedang kembali ke rumahnya karena ada urusan mendadak di keluarganya. Aku kemari untuk membeli beberapa camilan. Aku sudah baik-baik saja!" Jelas Gisella.......
...Arga nampak tenang mendengarnya......
..."Nona... Ini barang anda... Totalnya 165.000!" Kata kasir pada Gisella......
...Gisella memberikan kartu kreditnya pada Kasir tersebut dan kemudian menyingkir membiarkan Rose beralih ke depan kasir......
..."Gisell... Ini tidak seperti yang kau pikirkan... Kami hanya berbelanja saja!" Kata Arga yang tidak ingin Gisella salah paham padanya......
..."Ah begitukah? Tapi ini sebuah pemandangan yang tidak biasa. Tidak masalah,aku hanya penasaran saja!" Ujar Gisella sambil terus menatap pada Kenzi yang menemani Rose membayar di kasir......
..."Nona... Totalnya 377.000!" Kata Kasir pada Rose......
...Rose membuka dompetnya dan hendak membayar namun segera didahului Kenzi......
..."Pakai ini!" Ujar Kenzi pada kasir supermarket tersebut......
..."Ken.. Tidak usah... Aku bisa membayarnya!" Kata Rose menolak......
..."Tidak apa,bukankah sudah kewajiban pria untuk membayar belanjaan kekasihnya!" Jawab Kenzi sambil memegang lembut pundak Rose......
...Hal tersebut membuat Gisella terkejut hingga membuat semua barang belanjaan yang ada di tangannya terjatuh......
__ADS_1
...Kenzi dan Rose menoleh ke belakang dan melihatnya. Gisella dengan cepat membungkuk untuk membereskan semua belanjaannya yang terjatuh. pada saat bersamaan Arga pun segera membantu Gisella.......
..."Nona Gisella... jangan salah paham... kami tidak sedang berkencan, kami hanya menemani Rose dan Kenzi!" Kata Clara yang mengambil kesempatan itu untuk menjelaskan hubungan Kenzi dan Rose......
..."Apa maksudmu Kenzi dan Rose sekarang benar-benar berkencan?" tanya Gisella memastikan......
...Clara hanya tersenyum kecil sambil melangkah maju ke depan kasir......
...Melihat ekspresi yang ditunjukkan Clara, Gisella semakin tersentak. Hatinya perih mengetahui bahwa Kenzie dan Rose kini benar-benar memiliki hubungan yang resmi. tidak hanya itu, Kenzi bahkan menunjukkannya dihadapan semua orang. hal yang tidak pernah dilakukan sebelumnya pada wanita-wanita yang pernah ada di dekatnya, termasuk dirinya sendiri.......
..."baiklah... lanjutkan saja... aku akan pulang!" Ujar Gisella sambil menahan air mata......
"Tungga Nona Gisella...!"kata Clara menghentikan langkah Gisella yang hendak pergi...
"Ada apa Nona Clara?" tanya Gisella sambil mengusap wajahnya...
..."aku berencana ingin ke bar malam ini. Apa kau ingin ikut bergabung dengan kami? Aku hanya ingin merayakan hubungan Kenzi dan Rose. karena kau adalah teman baik Kenzi aku berniat mengundangmu!" Ujar Clara membuat Arga dan Gisella tak senang mendengarnya.....
...Arga mendekat pada Clara......
..."apa kau kau harus melakukan ini padanya? bukankah kau sudah tahu dengan jelas keadaan mereka?!" Kata Arga dengan nada dan tatapan yang tajam pada Clara......
..."baiklah jika Nona Gisella tidak ingin ikut, aku bisa pergi dengan Rose ataupun Kenzi. kau bisa menemani Nona di sela pulang!" kata Clara pada Arga, mengabaikan pertanyaannya.....
..."aku akan ikut!"jawab Gisella dengan cepat......
..."kau memilih pilihan yang bijak, Nona Gisella!" Kata Clara dengan tatapan sinis pada Gisella.......
...Setelah selesai membayar, Mereka pun meninggalkan supermarket untuk bersenang-senang di bar.......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
__ADS_1
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏