Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Ikut campur


__ADS_3

...Clara masuk dengan langkah yang tak seimbang ke dalam kamarnya. Ia teringat kembali kejadian tiga tahun lalu,dimana suami yang ia cintai tiba-tiba meninggalkannya untuk selamanya. Ia hancur bahkan tak bersemangat lagi untuk menjalankan hidup. Lelaki yang begitu ia kasih telah pergi tanpa meninggalkan sepatah kata pun padanya membuat dia semakin tak bisa menata hidupnya....


...Hal tersebut ia lihat kembali dalam diri Rose. Menangis terisak hingga membawanya ke alam bawa sadar adalah satu bukti bahwa kesakitan itu begitu di mempengaruhi Rose.....


...Dengan malas Clara melepaskan satu persatu benda yang menyangkut di tubuhnya sambil terus berpikir apakah yang harus ia lakukan selanjutnya untuk membawa Rose pergi dari kepedihan yang ia rasakan......


...Ia meraih laptopnya dan menerima begitu banyak laporan dari perusahaan. Ia baru mengetahui bahwa lusa adalah peluncuran K Jewelry. Hal ini secara tak langsung masih terus mengaitkan Rose dan Kenzi secara bersamaan. Rose adalah Desain Grafisnya,tak mungkin bahwa ia tak hadir dalam acara itu. Itu adalah acaranya jua meski K Gruplah yang memiliki kuasa.....


..."Apakah Rose bisa bertemu Kenzi lagi? Rose sudah memilih untuk meninggalkan Kenzi,itu berarti Rose pun tengah bersiap untuk melupakannya. Bertemu dengan Kenzi di tengah-tengah perjuangan untuk melupakannya adalah hal yang tersulit untuk dihadapi. Siapkah Rose untuk itu?" Gumam Clara menatap layar laptopnya......


...Clara menarik nafas panjang lagi. Ia mengepalkan tangannya dengan keras mengetahui perasaan Rose di aduk-aduk oleh keadaan......


...Clara kembali meraih ponselnya dan kembali menghubungi orang yang terakhir kali a hubungi sebelum masuk ke dalam ruko....


..."Cari tahu kelemahan Moza, dari yang terkecil hingga yang terbesar, Aku ingin mengetahui semuanya. Beritahu aku lusa siang!" Ujar Clara dengan mata yang membara......


..."Jika kau tidak bisa di kalahkan, setidaknya dengan mengetahui kelemahanmu ini mungkin akan berguna nantinya untuk Rose!" Batin Clara berpikir......


...Clara membawa laptopnya ke atas tempat tidur untuk mencari tahu banyak hal tentang Moza dan ayahnya. Tanpa sadar ia tertidur dengan laptop di atas kepalanya.....


****


...Pagi menjelang,Baik Rose dan Clara terlambat bangun. Rose merasakan kepalanya begitu berat hingga sulit untuk berdiri. Sementara Clara,karena tidur terlalu larut hingga membuatnya bangun terlambat hari ini......


...Sudah pukul 9 pagi,namun tak ada satu pun yang keluar kamar. Suasana Ruko terasa hening tanpa kebisingan tentang aktivitas manusia,yang terdengar hanyalah suara deru mesin mobil yang melewati jalan di depan ruko.....


...Tiba-tiba ponsel Clara bergetar dan membangunkannya seketika. Dengan suara serak khas bangun tidur Clara mengangkat panggilan tersebut.....


..."Iya!" Ucap Clara serak......


...Tiba-tiba Clara berdiri saat mendengar suara orang yang sedang bicara padanya. Ia melihat keluar jendela dan mendapati matahari sudah terbit dan meninggi. Ia kembali melihat jam di dinding kamarnya, betapa terkejutnya ia saat mengetahui bahwa ia begitu terlambat......


..."Beri aku waktu 30 menit.. Aku akan segera menemuimu. Tolong jangan pergi!" kata Clara terburu-buru sambil mengiba kepada orang yang berada di seberang ponselnya.....


..."Baiklah.. aku segera kesana!" Jawab Clara sambil meraih gagang lemari untuk mengganti pakaiannya......


...Clara bergegas keluar ruko tanpa mengetahui keadaan Rose lagi, ia membuka pintu mobilnya. Namun saat ia hendak menjalankan mobilnya,ia merasakan keadaan mobilnya tak seimbang. Clara membuka kaca jendelanya untuk melihat keadaan di luar mobilnya.....


...Saat mengetahui bahwa ban belakang mobilnya kempes Clara berteriak kesal......

__ADS_1


..."Kenapa harus sekarang?" Teriak Clara sambil menendang ban mobilnya......


...Clara kemudian berlari ke jalan raya untuk mencari taksi. Tapi tak semudah yang di bayangkan. Taksi yang lihat tak berhenti,ada juga yang sudah membawa penumpang. Clara kian panik juga kesal.....


...Tak di sangka ada sebuah mobil yang berhenti tepat di hadapannya,Clara melihat dan itu adalah istri Edward. Tanpamenunggu lagi kelar langsung masuk ke dalam mobilnya dan meminta istri Edward untuk mengantarnya ke sebuah cafe di tengah kota.....


..."Ada apa kau begitu terburu-buru dan panik seperti ini?" Tanya istri Edward pada Clara......


..."Jangan banyak tanya, lebih baik kau kemudikan mobilmu lebih cepat. Aku sudah ditunggu seseorang!" Kata Clara meminta pada istri Edward......


...Istri Edward pun tak banyak bertanya lagi,ia segera melakukan apa yang di pinta oleh Clara......


...Tak lama mereka sampai di depan kafe yang dimaksudkan Clara. Disana sudah ada seorang pria yang hendak meninggalkan Cafe tersebut. Clara segera berlari kearah pria tersebut dan menahannya......


..."Maaf... aku terlambat karena ban mobil kempes dan aku kesulitan menemukan taksi, beruntung ada istri temanku yang mau membawaku kemari!"ujar Klara dengan nafasnya yang tersengal......


..."Jika kau menjanjikan sesuatu seharusnya kau sudah mempersiapkan dirimu. Kau mengancamku seolah-olah ingin membunuhku saat ini namun kau sendiri tidak mempersiapkan dirimu!" Kata Arga dengan ketus pada Clara......


..."Aku minta maaf... Tadi malam ada hal yang harus kuselesaikan dan aku tidur terlalu larut hingga bangun kesiangan!" Kata Clara menjelaskan......


..."Baiklah ke mobil. Kita bicara di mobil!" Kata Arga meminta Clara......


...Tanpa menjawab lagi, Clara langsung masuk ke dalam mobil Arga dan duduk di sebelahnya......


...Clara mengatur nafasnya sejenak. Setelah ia rasa cukup ia pun mencoba bicara pada Arga......


..."Setelah bertemu dengan Kenzi kemarin,Rose tak henti-hentinya menangis. Dia tidak makan dan hanya mengurung diri di kamar. Saat aku bertanya Ia hanya menjawab bahwa mereka berdua sudah tidak bersama lagi. Aku menanyakan alasannya namun Rose saya memberitahukan alasannya kenapa ia mengambil keputusan tersebut!" Ucap Clara membuka pembicaraan......


..."Lalu?" Tanya Arga bingung......


..."Apa Kau tahu yang terjadi pada mereka kemarin?" Tanya Clara memastikan......


...Arga menatap Clara sekilas lalu menjawab pertanyaannya dengan singkat......


..."Tidak!" Jawab Arga......


...Clara tidak yakin jika Arga tidak mengetahuinya. Ia adalah orang kepercayaan Kenzi.....


..."Kau yakin? Kenzi tidak mengatakan apapun padamu?" tanya Clara lagi......

__ADS_1


..."Iya!" Jawab Arga dengan nada datar......


...Clara mengeluh, ia menyandarkan kepalanya di sandaran kursi mobil sambil berfikir sejenak......


..."Arga.. Waktu itu kau mengatakan bahwa Rose meminta Kenzi menjanjikan sesuatu padanya. Apakah kau tahu janji apa yang di buat Kenzi untuk Rose?"tanya Clara yang baru mengingat sesuatu.....


...Kali ini Arga menoleh pada Clara dan menatapnya begitu lekat......


..."Ada apa denganmu? Mengapa kau begitu ingin tahu apa yang terjadi pada mereka? Biarkan mereka mengurusnya berdua,kita tak perlu ikut campur dalam urusan ini. Mereka adalah orang dewasa,mereka bisa mengambil keputusan yang mereka mau!" Kata Arga dengan nada tinggi......


...Clara tersulut dengan kata-kata Arga yang mengatakan ia terlalu ikut campur dalam urusan Rose dan Kenzi......


..."Aku tidak ingin ikut campur jika ini tidak menyangkut Rose. Sebagai orang yang dekat dengannya,dan tinggal seatap dengannya, apakah aku harus diam saja melihat dia terpuruk tak berdaya seperti itu. Jika keputusan yang Rose ambil bisa membuatnya bahagia, aku tentu tak akan khawatir. Ini sebaliknya. Rose menangis terus-menerus dan mengurung dirinya. Jika terjadi sesuatu padanya akulah yang pula yang harus mempertanggungjawabkan dia!" Ucap Clara menggebu-gebu bak ingin melemparkan bom ke arah Arga......


...Arga kesal karena Clara berteriak padanya. Namun ia tahu rasa khawatir yang di rasakan Clara terhadap Rose. Hal ini sama halnya dengan yang ia rasakan pada Kenzi. Hanya reaksi mereka saja yang berbeda. Mungkin karena Arga seorang Pria jadi tidak terlalu menunjukkan rasa khawatirnya......


..."Kenzi berjanji pada Rose untuk tidak melibatkan kalian dalam urusannya yang akan membahayakan Rose dan juga kau!" Ungkap Arga dengan nada lirih......


...Clara diam.. Ia masih belum mengerti kemana arah yang Arga maksud,tapi menurutnya.. Permintaan Rose tidaklah berlebihan. Itu sewajarnya ia lakukan karena ia tahu latar belakang Kenzi sebenernya......


..."Hal sewajarnya jika Kenzi memberikan rasa aman pada Rose. Tidak mungkin jika karena janji ini!" Kata Clara menyangkal.....


...Arga murka mendengarnya. Ia kesal karena Clara bisa bersikap biasa saja dengan permintaan itu padahal janji itu Rose minta karena menyangkut keselamatannya juga......


..."Apa kau sadar dengan apa yang kau katakan? Rose meminta Kenzi berjanji karena Rose mengetahui latar belakang Kenzi. Dan asal kau tahu,Ini Rose lakukan demi dirimu!" Tungkas Arga yang membuat mata Clara terbelalak tak percaya......


...Clara mencerna kembali kata-kata yang Arga nyatakan padanya. Ia memikirkan kembali apa hal yang membuat Rose bisa melakukanya hal ini demi dirinya.....


..."Pikirkan apa yang sudah kau katakan pada Rose sehingga Rose meminta Kenzi melindungi kalian berdua!" lanjut Arga mengingatkan sambil memegangi kedua pelipisnya......


...Sementara Clara diam, memikirkan apa saja yang sudah ia katakan pada Rose tentang Kenzi......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..

__ADS_1


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2