
...Kenzi melepaskan pandangannya dari Rose, ia beralih pandang pada walikota yang masih menatapnya dengan kaku......
..."Apa kau sedang menguji kesabaranku?" tanya Kenzi tajam pada walikota......
..."Dia tak terluka parah, hanya luka kecil saja. Beristirahat sebentar dia pun akan pulih" jelas Walikota sekenanya......
...Kali ini ada gurat ketakutan di wajah walikota. Ia tak pernah melihat aura dingin yang kini di tunjukkan Kenzi. Sementara itu, Kenzi menarik kursi yang berada tak jauh dari walikota. Ia ingin mendekat pada Rose namun saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk menamatkan keadaan Rose. Mengulur waktu hingga membuat orang yang di minta Kenzi datang adalah pilihan yang tepat......
*Flasback*
...Saat di perjalanan menuju ke markas walikota, Kenzi menghubungi seorang yang dianggapnya bisa menolong mereka......
..."Halo, ini aku Kenzi dari Grup K" ucap Kenzi pelan......
Arga nampak bingung dengan apa yang di lakukan Kenzi saat ini...
"Ah iya, aku ingat... Ada apa?" tanya Orang dari seberang teleponnya..
..."Aku ingin meminta bantuanmu sedikit, Saat ini Rose dan kakak sepupumu sedang di sandera walikota, Aku ingin kau datang dengan tugas penangkapan pada walikota juga membantu aku menyelamatkan keduanya" ujar Kenzi pada orang yang tak lain adalah sepupu Clara, Jerry......
..."Kenapa mereka terlibat dengan walikota? Apa ini ada hubungannya denganmu?" tanya Jerry cemas......
..."Aku tak banyak waktu untuk menjelaskannya padamu. Aku akan mengirimkan alamatnya padamu. Dan aku juga minta maaf padamu" ucap Kenzi lemah lalu mematikan ponselnya......
...Setelah menerima telepon itu, Jerry pun bergegas dengan orang-orangnya untuk pergi ketempat yang sudah diberitahukan Kenzi. Wajahnya cemas, ia juga panik karena mendapati kabar Rose dan Clara dalam bahaya......
...Selama ini Ia tahu siapa Kenzi dan walikota karena ini memang sudah tugasnya. Namun ia tak akan menyangka jika orang yang di cintai dan juga kakak sepupunya akan terlibat dalam hal ini.....
..."Lebih cepat lagi" teriak Jerry memberi perintah......
*Flasback Off"
...Kenzi menyalakan rokok sambil menatap pada Walikota......
__ADS_1
..."Kau ingin apa dariku?" tanya Kenzi menjadi lebih tenang setelah melihat Rose sudah tak ketakutan lagi......
...Sementara itu, beberapa anak buah Walikota sudah di perintahkan walikota untuk membawa Moza mengurus luka tembaknya. Ini lebih menguntungkan bagi Kenzi dan Arga karena orang-orang yang akan mereka lawan nantinya menjadi lebih sedikit dari sebelumnya. Meski begitu, ia belum bisa memastikan keadaan sebenarnya. apakah walikota hanya membawa orang-orangnya lebih banyak lagi ataukah walikota menyembunyikannya di tempat yang lain......
...Rose mencoba bergerak karena tangannya terasa kebas terlalu lama tiarap namun orang yang sedang menjaganya seketika menendang Rose sehingga Rose kembali tersungkur. Hal ini kembali membuat Kenzi melepaskan tembakkan ke arah orang tersebut hingga membuat Rose kembali Shock......
..."Kenzi... Jangan gegabah ... Wanitamu ada di tanganku. Jika kau menembak sekali lagi, aku pun juga bisa melakukan hal yang sama pada wanita ini" teriak walikota pada Kenzi......
..."Apa kau kira aku setakut itu? apa menurutmu aku tak bisa membebaskan wanitaku saat tinggal beberapa orang yang menjaganya" ujar Kenzi mencoba memancing persiapan walikota......
..."Hahaha..." Walikota tertawa lepas saat mendengar kata-kata yang di lontarkan Kenzi pasalnya......
..."Apa kau pikir aku tak akan melakukan persiapan untuk ini? apa kau pikir aku akan melihat kau menghancurkan aku dengan mudah?. Ingat, semua yang kau punya itu adalah ajaran dariku, jangan terlalu bangga. Aku kira kau sudah begitu pintar karena lama bergelut dalam bidang ini. ternyata kau pintar hanya karena aku yang mengarahkanmu.. hahahaha" ucap walikota di iringi tawanya yang semakin kuat menggelegar di ruangan yang hanya berukuran 4x6 itu. ...
...Kenzi tersenyum tipis ketika menyadari beberapa orang lagi masuk dan mengepung mereka. Bahkan ada salah satu yang mengarahkan kaki pada tubuh Clara dan Rose yang sudah siap untuk menendang mereka....
...Mereka ingin melihat reaksi Kenzi selanjutnya. Namun Kenzi tak bereaksi bahkan ketika kaki-kaki itu sudah menyentuh tubuh Rose dan Clara. Kedua wanita yang sudah lemah itu merintih kesakitan hingga mengeluarkan air mata......
...Melihat Kenzi yang tak bereaksi kini Arga maju beberapa langkah. Ia menarik orang yang menendang Clara dan Rose......
...Pria itu jatuh tersungkur hanya dengan satu tendangan Arga di tulangnya. Arga mencoba meraih tubuh Clara yang sudah lemah itu. Namun sebuah tembakan melayang ke arahnya. Kenzi mencoba tenang saat melihat lengan Arga mengeluarkan darah. Arga tak menampakkan wajah sakitnya. Ia malah menatap pada Orang yang sudah menembaknya. Ya, orang itu adalah walikota sendiri......
..."Seharusnya aku melenyapkanmu saat itu. Aku menyesal mengambilmu hari itu dan membawamu bersamaku. Apa kau bilang, kau ingin membunuhku?" tanya walikota yang berdiri dengan tatapan tajam pada Arga......
...Arga mengeluarkan pistolnya dan langsung mengarahkan pada walikota untuk menggertaknya. Pada saat bersamaan anak buah walikota mengarahkan senjata pada orang-orang Kenzi dan Arga. Begitu pun sebaliknya. Semua orang mengarahkan pistol masing-masing ke wajah lawannya. Hanya Kenzi yang tak ada lawannya. Ia mengangkat pistolnya dan mengarahkan pada walikota. Sementara walikota dan Arga sama-sama mengarahkan pistol ke arah wajah lawannya......
...Arga mencoba menendang Rose dengan tendangan kecil. Rose mengangkat kepalanya.....
..."Bawa Clara pergi" ucap Arga pada Rose......
...Rose mencoba berdiri, namun sulit baginya untuk melakukan itu. Meski ia berusaha berkali-kali ia tetap sulit melakukannya, hingga Kenzi sendiri yang berjalan membantu Rose......
...Rose lemah, Kenzi mencoba menyandarkan Rose di sudut ruangan karena Rose yang tak mampu lagi berdiri, lalu membawa Clara yang sudah pingsan kepada Rose. Rose menangis melihat keadaan Clara. Ia memeluk Clara erat dan menangis di sana......
__ADS_1
...Kenzi meraih Rose mencoba menenangkannya......
..."Tunggu sebentar saja, aku akan menyelesaikannya Rose" pinta Kenzi pada Rose, tapi Rose tak menjawab ia hanya menangis dan memeluk Clara semakin Erat......
...Kenzi menatap walikota dengan tatapan tajam yang di balas senyuman yang mengejek dari Walikota. Kenzi memikirkan cara agar bisa membuat Rose dan Clara keluar. Namun seketika ia menyudahi pikirannya karena mungkin di luar sana masih banyak anak buah walikota yang berjaga.....
...Kenzi meraih pistol yang ada di lantai lalu mengumpulkannya jadi satu di tengah-tengah lantai. Walikota sedikit bingung dengan apa yang dilakukan Kenzi saat ini. Tapi ia tahu bahwa itu salah satu rencana Kenzi......
...Kenzi mendekat pada orang-orang yang saling mengarahkan pistol. Dengan kedua tangannya Kenzi meraih pistol tersebut dan membuangnya ketempat semula sebelum akhirnya mengeluarkan amunisinya... ...
...Hal yang sama ia pun lakukan pada orang-orangnya dan juga orang-orang walikota. Tiba terakhir pada Arga dan Walikota......
...Walikota mengerenyitkan dahinya melihat Kenzi ingin menarik pistol yang ada di tangannya......
..."Pistol hanya menyakiti satu kali. Meski ia bisa membunuh tapi ia tak membuat rasa sakit yang begitu lama. Aku lebih suka cara berkelahi dengan tangan kosong karena aku sendiri bisa merasakan sakitnya saat aku memukul seseorang" ucap Kenzi yang sudah berhasil mengeluarkan amunisi dari pistol walikota......
...Walikota menurunkan tangannya lalu tersenyum pada Kenzi yang mulai membuka jaket hitamnya......
..."Lawanmu adalah aku. Maka kau harus berhadapan denganku" ujar Kenzi dengan tenang tapi dengan gerakan cepat ia sudah melayangkan sebuah tinju pada Walikota......
...Walikota itu tersungkur beberapa langkah dan juga terkejut dengan serangan yang tiba-tiba dari Kenzi.......
...Ruangan itu pun semakin rusuh karena semuanya saling baku hantam. Tidak tahu siapa yang menyerang siapa kini semuanya hanya saling melepaskan pukulan dan hal ini membuat Rose kian takut lalu memeluk Clara dan mencoba membangunkannya tapi Clara tak jua membukakan matanya......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏