Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Berandai-andai


__ADS_3

...Clara kembali ke ruko dengan langkah gontai. Ia mencari Rose di kamarnya namun tak menemukannya. Ia pun mencari Rose di balkon dan benar Rose berada di sana sambil menggambar di Drawing padnya......


...Clara mendekat padanya dan menghempaskan pantatnya di bangku sebelah Rose. Rose kaget melihat kedatangan Clara yang tiba-tiba......


..."Ada apa dengan wajahmu itu?" Tanya Rose memastikan......


..."Ternyata Edward di diagnosis kanker lambung. Dia ga bisa kerja lagi karena seluruh keluarganya sudah sepakat untuk membuatnya fokus dengan pengobatan saja!" Ucap Clara lemah......


..."Itu benar. Kesehatan lebih utama kak!" Jawab Rose seadanya.....


...Clara menepuk pundak Rose dengan keras hingga Rose mengeluh kesakitan karenanya......


..."Apa yang kau lakukan kak? aduuuhh!" Keluh Rose......


..."Apa kau tahu kalau Edward mengundurkan diri itu artinya harus ada yang menggantikan posisi dia. Sedangkan saat ini belum ada yang bisa menangani kantor sebaik Edward. Apa kau tidak memikirkan itu?" Tanya Clara kesal......


..."Baiklah aku mengerti maksudmu kakakku sayang,tapi tak mungkin selamanya perusahaan bergantung pada Pak Edward. Hal seperti ini cepat atau lambat pun akan terjadi. Kini saatnya kau harus turun tangan sendiri mengurus kantor dan perusahaan!" Ujar Rose menyemangati Clara......


..."Aku rasa aku belum siap. Aku masih ingin seperti ini. Santai hidup tak ada beban yang berat. Bangun pagi dengan santai tanpa harus di kejar waktu karena meeting dan lainnya. Itu sangat membosankan!" Jelas Clara mengeluh......


..."Kau terlalu tak bersyukur. Semua orang ingin berada di posisimu ini kak. Tapi kau malah menginginkan hal lain. Kak, ketahuilah tidak semua hal di dunia ini bisa terwujud hanya karena kita menginginkannya. Kadang untuk mendapatkan hal tersebut kita harus mengorbankan hal yang lainnya. Kau selalu bilang ingin menjual perusahaan karena enggan repot dengan urusan di dalamnya. Apa kau pernah berpikir semua pegawai yang sudah lama bekerja denganmu itu,bahkan sebelum kakak di sana? Bagaimana seandainya orang yang membeli perusahaanmu tidak ingin memperkerjakan salah satu dari mereka. Bukankah kau secara tidak sengaja memutuskan jalan hidup mereka?! Kau bukanlah orang yang egois seperti itu. Jika kau tidak ingin melakukannya demi dirimu sendiri, setidaknya lakukanlah itu demi pegawai-pegawaimu. Mereka aman jika di tanganmu!" Kata Rose santai tanpa memperhatikan ekspresi Clara......


..."Baiklah aku akan melakukannya. Lagi pula jika Edward sembuh nantinya aku akan menarik dia kembali. Ini hanya sementara!" Ucap Clara menurut......

__ADS_1


...Rose menoleh sekilas dan tersenyum pada Clara. Lalu kembali lagi menatap layar padnya......


..."Rose.. Edward sudah setuju denganmu. Kau bisa bekerja besok untuk membahas lebih detail lagi tentang tema rancangan perhiasannya. Aku akan menemanimu jika kau tak ingin sendiri!" Ujar Clara menawarkan diri.....


..."Kenapa aku tak berani. Kau bisa beristirahat jika kau lelah!" Jawab Rose santai......


..."Orang yang akan kau temui besok adalah Presdir K Grup. Tuan Kenzi!" Jelas Clara......


...Rose langsung menghentikan gerakan tangannya di atas Pad saat mengetahui rekan kerjanya kelak. Ia memikirkan banyak hal untuk terhindar dari Kenzi tapi kini ia lebih dekat lagi pada Kenzi. Usaha yang ia lakukan saat ini akhirnya sia-sia. Ia pun tak mungkin mengingkarinya janjinya pada Clara untuk membantu perusahaannya......


..."Itu lebih bagus. Bukankah ini berarti ia bisa melihat sisiku lebih dalam. Dengan begitu ia akan menyerah dengan sendirinya. Bagaimana pendapatmu kak?" tanya Rose sekenanya......


..."Bisa jadi juga di akan membuatmu benar-benar jatuh cinta padanya!" Jawab Clara menggoda Rose......


...Rose berbalik melihat ke arah Clara. Ia tersenyum kecil mendengarnya.......


..."Entahlah... Karena aku tak merasakannya. Tapi sejauh yang aku tahu dia tak pernah mengejar seorang wanita. Bahkan Gisella sekali pun hanyalah teman tanpa ada hubungan spesial yang lainnya!" Jelas Clara memancing Rose......


..."Kita tak akan pernah tahu sebelum kita kenal orang itu lebih jauh. Kita lihat apakah dia benar seperti yang kau katakan ataukan itu hanyalah tipuan untuk membuat namanya selalu bersih!" ujar Rose menantang Clara......


..."Baiklah...Kita akan lihat nanti. Tapi jawab aku satu hal.. Bagaimana jika ternyata dia benar-benar menyukaimu dan mencintaimu? Apa yang akan kau lakukan?" Tanya Clara penasaran.....


...Rose terdiam sejenak.. Sambil menatap Clara ia tersenyum tipis......

__ADS_1


..."Jangankan untuk melakukannya,memikirkannya saja aku tak berani kak. Antara aku dan Kenzi itu membentang jarak yang sangat luas. Perbedaan yang begitu banyak. Belum lagi status sosial dan segala macam yang ia miliki. Bukankah ini tak masuk akan jika ia mencintaiku? Seandainya benar,apakah layak aku mencobanya. Mencoba suatu hal yang sudah aku ketahui hasil akhirnya?" Tanya Rose.....


..."Kenapa tidak...Cinta adalah sebuah hal yang tak masuk akal tapi nyata bagi setiap orang. Kau tahu, mencintai itu bukanlah mencari duplikat dirimu agar bisa berjalan bersama. Mencintai itu adalah keindahan dari dua orang yang berbeda di atas jalan yang sama!" Jelas Clara meyakinkan Rose......


...Rose hanya tersenyum mendengarnya. Meski apa yang dikatakan Clara adalah benar,namun ia tak ingin memikirkan hal yang terlalu jauh mengenai Kenzi. Kesan pertama saat bertemu dengannya sudah membuatnya dalam masalah, perjumpaan kedua pun membuat jarak di antara Kenzi dan Rose pun semakin jauh. Suatu hal yang mustahil jika Kenzi benar-benar menginginkannya. Rose hanyalah butiran kerikil yang akan sangat melukai jika sudah terinjak oleh Kenzi. Rose tak ingin itu terjadi. Ia tak ingin kehidupannya hanya bisa membawa masalah dalam kehidupan orang lain......


..."sudahlah... Jangan dipikirkan... biarkan semuanya berjalan seperti seharusnya. Bagaimana pun cinta adalah perasaan yang tak bisa seseorang pendam lebih lama. Aku tak ingin memprovokasimu, tapi bagiku. Perasaan Kenzi memang berbeda untukku. Aku bisa melihat dia memandangmu dengan begitu hangat yang tak aku temukan saat dia memandang Gisella!" Kata Clara menambhakan......


..."Baiklah... Jangan bahas hal ini. Lihat ini apa ini bagus?" Tanya Rose sambil memperlihatkan hasil desainnya hari ini.......


..."Ya... Kita bisa membawanya besok untuk di perlihatkan pada Tuan Kenzi. Kau selesaikan saja,aku ingin mandi. Seharian aku di luar Rumah dan itu membuatku lelah dan gerah. Aku ingin menyegarkan diri dan bersantai dulu!" Ujar Clara...


..."Baiklah... Lakukan apa yang kau ingin lakukan. Makan malam sudah aku siapkan. Kakak hanya perlu memanaskannya saja. Aku akan terus Menggambar!" Jelas Rose......


...Clara pun meninggalkan Rose yang masih terus mendesain di balkon. Ia berharap Rose bisa mencapai kebahagiaannya melalui Kenzi karena ia percaya Kenzi bisa melakukan hal itu.......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..

__ADS_1


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2