
...Di perusahaan K Grup,setelah selesai rapat Rose langsung keluar bersama Jimmy. Bahkan Jimmy mengantar Rose kembali ke ruangannya. Setelah mengantar Rose sampai keruangannya. Jimmy pun pergi untuk menyelesaikan pekerjaannya......
...Sementara itu,Rose membereskan barang-barangnya karena ia kini tak akan datang lagi keruangannya. ke depannya Ia hanya perlu pergi ke para perancang. Sebelum ia pergi,Ia di panggil Kenzi untuk menghadap keruangannya. Rose pun segera pergi menemuinya......
...Rose mengetuk pintu ruangan Kenzi, setelah mendapat izin dari Kenzi Ia pun masuk......
..."Ada apa Presdir memanggil saya kemari!" kata Ros bicara dengan nada formal......
..."masa kerjamu di kantorku akan segera berakhir, ini ada sedikit bonus untukmu karena telah bekerja keras selama 1 bulan ini!" ujar Kenzie sambil menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat......
...Rose tertegun mendengarnya. Ia tak menyangka Kenzi ingin bertemu dengannya untuk membicarakan tentang pekerjaan bukan untuk membicarakan tentang permasalahan mereka......
...Rose berjalan mendekat ke meja Kenzi. Ia memandangi amplop coklat yang masih berada di meja tersebut. Dengan tatapan sinis ia meraih amplop itu......
..."Apakah ada hal lain Presdir?" Tanya Rose dengan nada yang sedikit tinggi......
...Ruangan hening sejenak. Tak ada yang mengeluarkan suara. Kenzi hanya diam sambil menatap tajam pada Rose......
..."Jika tidak ada hal lain lagi saya permisi Presdir dan untuk bonusnya.. Terimakasih!" Lanjut Rose yang tak mendapat jawaban atas pertanyaannya......
...Rose pun berbalik beranjak meninggalkan ruangan Kenzi. Namun Kenzi segera berdiri menarik tangannya......
..."Apakah kau percaya padaku?" Tanya Kenzi dengan mata yang sendu......
...Rose menatap pada Kenzi dengan tatapan bingung......
..."Bagian mana yang harus saya percaya Presdir?" Tanya Rose masih bersikap formal pada Kenzi......
..."Kau tahu jelas apa yang kutanyakan padamu!" Ujar Kenzi sambil membelai pipi Rose namun segera Rose tepiskan......
...Rose mengalihkan pandangannya dan melepaskan tangan Kenzi dari lengannya......
__ADS_1
..."Jika tak ada lagi saya permisi Presdir!" Kata Rose mengulangi kalimatnya. Kenzi pun menjadi geram hingga berteriak pada Rose.....
..."Rose... Apa kau ingin kita berakhir seperti ini?" Teriak Kenzi dengan nada yang keras pada Rose hingga membuat Rose semakin tak karuan. Dalam matanya ia tak bisa mengerti apa yang sedang Kenzi lakukan padanya. Yang seharusnya marah adalah dirinya mengapa kini Kenzi-lah yang berteriak padanya......
..."Semakin hari kau membuatku semakin tak mengerti Ken.. Kau memintaku percaya namun kau sendiri tak bisa menjelaskan siapa wanita itu. Kau membawaku terbang melayang hingga ketinggian puncak namun seketika kau menjatuhkan aku dari ketinggian itu.. Dan kau masih bertanya apakah aku percaya padamu?" Kata Rose yang kini berteriak pada Kenzi......
...Kenzi melemah tak tahu harus bicara apa lagi. Ia belum siap mengatakan apa yang sebenernya terjadi padanya saat ini. Pertemuannya dengan keluarga Moza baru saja di mulai,jika Rose mengetahui hal ini sekarang maka ini akan membahayakan Rose......
..."Aku minta maaf.. Aku tidak bisa mengatakan apa-apa untuk hal itu!" Ujar Kenzi dengan suara yang lemah......
...Rose tersenyum sinis mendengar kata-kata Kenzi. Ia pun meraih gagang pintu untuk keluar namun lagi-lagi Kenzi menahannya......
..."Beri aku sedikit waktu untuk menjelaskannya padamu. Percayalah..Aku pun tak ingin berada dalam situasi seperti ini!" Kata Kenzi mengiba......
..."Berapa lama aku harus menunggu? Apa aku harus melihatmu menyakitiku lagi? Ken... Ini bukan kali pertama kau mencampakkan aku.. Kau membuat aku melupakan kesedihanku namun kau juga yang menciptakan kesedihan baru untukku. Apakah kau benar-benar mencintai aku?" Tanya Rose menatap lirih pada Kenzi dengan mata yang sudah berair......
...Kenzi mengusap air mata itu. Ia menatap tajam ke dalam mata Rose.. Mencoba mengambil kesedihan di matanya itu......
..."Kaulah yang sedari awal tak mempercayaiku Ken!" Ucap Rose lemas hingga membuatnya menyadarkan tubuhnya di dinding pintu.....
..."Aku benar-benar mencintaimu Rose.. Sangat mencintaimu..Aku hampir gila karena terus membuatmu menangis oleh perbuatanku!" Kata Kenzi meyakinkan Rose......
..."Jika kau mencintaiku pikirkan perasaanku! Jangan terlalu egois merasa bahwa aku selalu bisa menerima semua perlakuanmu Ken.. Aku juga memiliki perasaan. Apa kau bisa menerima jika aku bersama pria lain dan mengabaikanmu?" Tanya Rose mencoba masuk ke dalam sisi Kenzi......
...Kenzi diam.. Ia tak berani bicara bahkan menatap mata Rose. Ia takut membuat Rose semakin terluka......
..."Aku berjanji padamu bahwa aku akan menjelaskan semuanya jika aku sudah menyelesaikan semua permasalahanku. Tolong bersabarlah sedikit?" Pinta Kenzi pada Rose......
...Rose melangkah ke arah Kenzi. Berdiri tepat di hadapannya lalu menatap kembali wajah Kenzi......
..."Apa kau tidak ingin berbagi masalahmu denganku?" tanya Rose memastikan......
__ADS_1
..."Maaf... Untuk kali ini jangan paksa aku melibatkanmu! Aku hanya ingin kau percaya bahwa aku benar-benar mencintaimu!" Ujar Kenzi meyakinkan Rose......
...Rose kembali tersenyum sinis mendengar jawaban dari Kenzi. Ia menggigit bibirnya sambil mengusap air matanya......
..."Aku akan menunggu sampai waktu peluncuran nanti. setelah itu aku ingin mendengar semua penjelasanmu, masalahmu dan semua tentangmu. Jika kau masih tidak bisa memberikanku jawaban maka aku akan menyerah dan tidak akan pernah berharap padamu lagi!"Ujar Rose dengan mata berapi-api lalu pergi meninggalkan Kenzi yang masih berdiri lemah di sisi pintu ruangannya.....
...Rose menangis sepanjang lorong lantai 61. Ia tak mengerti mengapa Kenzi tidak ingin mengatakan semua masalahnya. Namun saat ia sedang menekan tombol Lift, pada saat bersamaan Moza pun keluar dari lift tersebut. Rose tersentak kaget hingga tak bisa bergerak sedikit pun......
..."Ada apa Nona?" Tanya Moza pada Rose yang memandangnya dengan tatapan kaget......
..."Tidak...Saya hanya kaget karena baru menekan tombol nya namun pintu lift sudah terbuka!"jawab Rose berbohong.....
..."Kau menangis?" Tanya Moza dengan nada lembut......
..."Iya.. Saya di marahi Presdir karena lalai dalam tugas!"jawab Rose sekenanya namun setelah selesai menjawab pertanyaan dari Moza ia pun bingung sendiri......
..."Apa yang kukatakan? Mengapa aku memfitnah Kenzi!" Kata Rose dalam hatinya......
..."Kenzi memang orang yang sangat teliti dan displin.. Ia tak bisa menerima kesalahan sedikit pun dari pegawainya. Namun kau jangan khawatir... Dia juga sangat penyayang pada pegawai-pegawainya!" Ujar Moza menjelaskan......
...Rose hanya tersenyum kecil mendengarnya. Ia menarik diri dari tempat itu dan segera masuk kedalam lift untuk kembali ke ruangannya......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏