
...Kenzi kembali memeluk Rose dari belakang. Rose hanya tersenyum melihat Kenzi yang tak bisa melepaskannya....
..."Cepat ganti pakaianmu, kak Clara akan kemari" kata Rose sambil menyisir rambutnya....
...Kenzi mengambil alih sisir di tangan Rose dan menyisir rambut Rose yang panjang itu. Kemudian ia bicara dengan nada yang menggoda....
..."Kenapa? Apa kau tergoda dengan pakaianku saat ini?" Goda Kenzi pada Rose.....
..."Omong kosong. Mana mungkin hanya melihatmu begini aku akan tergoda!" jelas Rose mengelak....
..."Ah aku mengerti, kau ingin melihat aku tanpa baju handuk ini bukan?" Goda Kenzi lagi......
..."Sudahlah, jangan lupa kau pernah menolakku untuk itu. Jadi jangan harap kau akan mendapatkan kesempatan kedua" jawab Rose mengingatkan kejadian di hotel Beberapa waktu lalu....
...Kenzi tersenyum kecut mendengarnya. Ia bukannya tak ingin, hanya saja saatnya tidak tepat. Ia ingin membuat pengalaman yang tak terlupakan saat melakukannya dengan Rose nanti......
..."Apa setelah menikah kau tak akan memberiku kesempatan itu?" tanya Kenzi dengan wajah melasnya....
...Rose terdiam sejenak saat Kenzi mengucapkan kata NIKAH. Rose seperti merasakan ada yang lain yang dihatinya. Ia pun menjauh dari Kenzi dan berpura-pura melihat ponselnya....
..."Kenapa? Kau tak ingin menikah denganku?" tanya Kenzi memastikan.....
...Rose menatap ke dalam mata Kenzi. Tak ia temukan keraguan sedikit pun saat Kenzi mengatakannya. Ia bahkan bisa melihat keseriusan dimatanya. Namun Rose masih terlalu sulit untuk menanggapinya saat ini. Ia takut terlalu berharap namun akhirnya berakhir luka....
...Kenzi mendekat pada Rose....
..."Rose ... Kau tidak mempercayai kata-kataku? Tanya Kenzi sambil mengambil tangan Rose dan meletakkan dipangkuannya ......
..."Ken ... Jangan terlalu jauh bicara, aku belum siap untuk itu" jawab Rose sekenanya....
..."Apa yang membuatmu tidak siap? Kau masih mempunyai beberapa pertanyaan dariku?" tanya Kenzi memastikan.....
..."Tidak, hanya saja saat ini aku sedang ingin menikmati masa indah berdua denganmu. Saling mengenal lebih jauh lagi dan banyak menghabiskan waktu bersama" jawab Rose seadanya.....
..."Kita bisa melakukan itu juga nantinya. Bukankah lagi senang berkencan setelah menikah?" jelas Kenzi.....
...Rose hanya tersenyum mendengarnya....
__ADS_1
..."Aku tahu, tapi menikah itu keadaanya sudah berbeda. Kita tidak bisa merasakan bagaimana rasanya memendam rindu. Atau hal-hal kecil lainnya" jawab Rose pelan.....
...Kenzi nampak murung mendengarnya. Rose mencoba untuk meyakinkan Kenzi dengan cara bersandar di dalam pelukannya......
..."Ken ... Kau adalah kekasih pertamaku. Aku ingin menikmati masa-masa ini denganmu. Tenang saja, Kita akan tetap menikah tapi saat aku sudah puas menjadi seorang gadis. Jadi saat aku menikah nanti, aku benar-benar fokus padamu, pada rumah dan anak-anak kita. Itu jauh lebih menyenangkan saat menunggumu pulang kantor untuk makan bersama" jelas Rose dengan mata berkaca-kaca....
...Hal yang sudah lama ia mimpikan dalam hidupnya. Bisa bersama dengan pria yang ia cintai dan juga mencintainya. Menunggunya pulang bekerja hanya untuk makan dalam satu meja makan. Menyiapkan keperluannya dan mengurus segala kebutuhannya. Hal yang selama ini selalu ia pendam karena ia tahu bahwa hal itu mustahil baginya. Kini pada Kenzi ia mengatakan semuanya. Ia lega, bisa membicarakan sesuatu untuk masa depannya....
..."Rose ...," Ucap Kenzi pelan......
..."Ehm..." jawab Rose.....
..."Kita akan mewujudkannya nanti. Aku akan memberikan semua hal yang kau inginkan itu. Percayalah padaku." Kata Kenzi meyakinkan Rose......
..."Aku percaya padamu Kenzi." Jawab Rose sambil menengadahkan wajahnya....
...Terlihat rahang Kenzi yang kokoh dari hawa dengan dagu yang begitu sempura untuknya. Kenzi menunduk dan menatap Rose lalu mencium bibirnya dengan lembut.....
...Rose pun membalasnya. Mereka bertukar air liur dengan ganasnya hingga tak ada yang ingin mengalah. Saat mereka saling berpautan, Pintu kamar Kenzi tiba-tiba di ketuk......
..."Tuan, ada seroang wanita di bawah mencari Tuan dan Nona Rose. Saya menyuruhnya menunggu kalian di halaman belakang" kata Bi An dari luar kamar.....
..."Iya Bi, kami akan segera menyusul" kata Kenzi cepat....
..."Itu pasti Clara, Kau temani dia, aku akan mengganti pakaianku terlebih dahulu" jelas Kenzi......
...Rose pun segera beranjak dan membuka pintu lalu menyusul Clara yang sudah menunggu mereka di halaman belakang......
..."Kak ...," sapa Rose pada Clara yang terlihat duduk di tepi kolam sambil memegang anggur ditangannya....
..."Mana Kenzi?" tanya Clara basa-basi.....
..."Dia sedang mandi" jawab Rose yang ikut bergabung dengan Clara di tepi kolam.....
...Clara kembali minum sisa anggur yang ada di dalam gelas lalu mengisi lagi gelasnya yang sudah kosong. Rose yang melihat itu agak sedikit heran, Tidak seperti biasanya kakak angkatnya itu minum seperti ini. Biasanya Clara hanya minum saat merindukan mendiang suaminya namun malam ini ia kembali minum sama seperti saat ia merindukan mendiang suaminya....
..."Kak, kau sedang merindukan kakak ipar?" tanya Rose memastikan......
__ADS_1
...Clara tersenyum kecil....
..."Aku selalu merindukannya di setiap hariku" jawab Clara sambil kembali meneguk anggur yang ada di gelasnya hingga tuntas....
...Rose hanya menarik nafasnya lalu berdiri mendekat pada pemanggangan daging yang sudah disiapkan oleh Bi An....
...Rose menyusun daging daging tipis itu ke atas pemanggangan sambil memperhatikan Clara yang sedang menatap ke dalam kolam.....
..."Rose .... Kau bahagia malam ini?" tanya Clara tiba-tiba......
...Rose sekilas tersenyum sambil menatap pada Clara yang juga menatapnya....
..."Aku bahagia dan juga lega mengatakan apa yang sebenarnya aku rasakan" jawab Rose seadanya.....
..."Aku harap kalian berdua bahagia selamanya" ucap Clara tersenyum pada Rose.....
..."Ini juga berkat kau Kak, kau meyakinkanku bahwa bersama dengan orang yang kita cintai akan lebih mudah dari pada menghadapinya sendirian" jelas Rose mendekat pada Clara lalu memeluknya......
..."Aku senang karena kau bisa mendapatkan kebahagiaan dan memulai hubungan barumu. Ini jauh lebih baik dari pada saat kemarin melihatmu terpuruk dan mengurung diri dikamar hingga jatuh sakit" ujar Clara mengingat kembali saat Rose berniat meninggalkan Kenzi......
..."Saat itu, aku belum bisa berpikir dengan jernih. Aku merasa bahwa saat bersama Kenzi aku tidak akan baik-baik saja namun kenyataannya, itu tidak seperti yang aku harapkan. Bersama dengan Kenzi mampu membuatku lebih semangat menjalani hari. Dia seperti energi baru untukku" jelas Rose sambil tersenyum dalam setiap kata-kata yang ia lontarkan.....
..."Baguslah jika begitu, ingat ..., kedepannya tidak akan mudah. Mungkin akan lebih sulit dari yang kita bayangkan. Apa pun yang terjadi, kau dan Kenzi harus tetap bersama melewatinya" kata Clara mengingatkan Rose......
..."Aku tahu kak, tapi saat aku mengambil keputusan untuk bersama Kenzie aku telah siap menerima segala konsekuensinya" jawab Rose penuh keyakinan.....
...Keduanya pun saling berpelukan dan mulai memanggang daging yang sudah disediakan untuk acara malam ini.....
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏