Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Shower, teman setia Kenzi


__ADS_3

...Di rumah Kenzi, Rose nampak menikmati segelas kopi sambil merasakan semilir angin yang menerpa wajahnya. Tiba-tiba ada sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya. Rose membiarkan tangan tersebut sambil menyandarkan tubuhnya pada empunya tangan......


..."Apa yang sedang kau lakukan sayang?" tanya Kenzi di samping telinga Rose......


..."Sedang bersantai sambil menikmati sisa hariku sebagai seorang lajang!" gurau Rose yang di ikuti senyuman mengembang dari bibir Kenzi......


..."Besok kau akan menjadi istriku, aku tak akan mengampunimu setelah semuanya besok!" jelas Kenzi mengancam......


...Rose membalikkan tubuhnya sambil meletakkan gelas kopi yang tadi ia genggam lalu melingkarkan tangannya di leher Kenzi......


..."Apa yang akan kau lakukan padaku?" tanya Rose penasaran menatap tajam ke dalam mata Kenzi......


...Kenzi mendekatkan wajahnya kembali di telinga Rose....


..."Aku tak akan membiarkanmu turun dari ranjang!" bisik Kenzi menggoda Rose......


...Wajah Rose merah sempurna. Membayangkan hal tersebut membuat wajahnya panas. Ia tahu bagaimana Kenzi menahannya beberapa hari ini. Ini juga ia ungkapkan kenapa ia ingin menikah dengan Rose dalam waktu dekat....


...Kenzi yang melihat wajah Rose memerah tersenyum puas karena berhasil menggoda wanitanya itu......


..."Apa kau malu?" goda Kenzi lagi......


..."Diamlah ..., kau seharusnya tak mengatakan ini padaku. Aku jadi takut untuk menjadi istrimu besok. Sepertinya aku harus mengatur ulang jawabanku mengenai ini!" kata Rose setengah berpikir......


..."Terlambat, Sayang. Karena semuanya sudah terencana dengan baik. Kau tak perlu memiliki apa-apa, kau hanya perlu menikmatinya!" ucap Kenzi lembut dan kembali mampu membuat wajah Rose memerah......


...Kenzi menundukkan wajahnya dan mengecup lembut bibir Rose. Begitu hangat, begitu dalam dan begitu lekat. ******* yang sangat mesra tapi tak menuntut apa-apa. Keduanya melepaskan pangutan bibir mereka sambil menatap dan tersenyum bersamaan......


...Kenzi mengecup puncak kepala Rose sambil mendekapnya erat dalam pelukannya. Rose menikmati pelukan itu. Kini ia sudah terbiasa dengan pelukan Kenzi, itu seperti candu baginya. Bahkan untuk tidur pun ia tak terbiasa jika tanpa pelukan Kenzi. Kenzi benar-benar membuat Rose begitu tergantung padanya......


...Keduanya kembali ke kamar dan tidur bersama. Meski tak ada yang terjadi, pelukan yang membuat tubuh mereka begitu rapat bisa membangkitkan gairah Kenzi dengan cepat meski tak ada aktivitas panas yang mereka lakukan......


..."Aku mandi dulu!" kata Kenzi menghindar kembali......


...Rose yang sudah terbiasa melihat Kenzi memadamkan gairahnya di bawah aliran air hanya mampu menarik nafas panjang......


..."Apakah aku begitu murahan jika aku yang memintanya lebih dulu. Kasihan dia selalu menahannya!" batin Rose......

__ADS_1


...Rose pun mencoba memejamkan matanya agar tak terlalu memikirkan hal ini yang nantinya akan membuat mereka berdua tersiksa......


***


...Hari berikutnya, Kenzi benar-benar mendaftarkan pernikahan mereka. Setelah tanda kepemilikan itu berhasil di dapatkan, Rose dan Kenzi berkunjung untuk melihat keadaan Arga. Kedatangan mereka sudah di tunggu karena mereka pun sudah menantikannya sedari pagi saat Rose mengabari Clara tentang pernikahannya....


...Ketika sampai, Rose mendapatkan sebuah pelukan erat dan kecupan bertubi-tubi dari Clara seraya mengucapkan selamat berulang kali....


..."Selamat Rose, Ken ...., aku ikut bahagia untuk kalian berdua!" kata Arga pada keduanya......


..."Terima kasih!" kata Rose malu-malu......


..."Jangan malu-malu, kau harus memberiku keponakan yang banyak dalam tahun ini. Aku sudah bosan mengurus Kenzi, aku ingin mengurus anak kecil yang setidaknya lebih mendengarkan apa kataku!" keluh Arga yang masih berada di tempat tidur......


...Kenzi mendekat padanya dan menanyakan keadaannya....


..."Bagaimana dengan keadaanmu?" tanya Kenzi sambil duduk di tepi tempat tidur......


..."Lebih baik. Clara merawatku dengan sangat baik!" ujar Arga sambil tersenyum licik pada Clara.....


..."Kapan kalian akan menyusul?" tanya Kenzi memancing reaksi Arga dan Clara......


..."Menyusul apa?" tanya Rose polos......


..."Menikah!" jawab Kenzi singkat namun berhasil membuat mata Clara dan Arga terbelalak kaget .....


..."Apa maksudmu?" tanya Clara bingung......


..."Jangan pura-pura polos begini. Jika kalian menikah, aku akan memberikan pernikahan mewah sesuai keinginan kalian, serta bulan madu ke Negara yang kalian inginkan selama satu bulan!" jelas Kenzi sambil terkekeh menggoda keduanya......


..."Heii ..., kau belum memberiku resepsi. Bulan madu kita pun belum di rencanakan, kau sudah mau mengatur pernikahan dan bulan madu orang lain!" Sela Rose dengan cepat......


..."Ah sayangku, jangan seperti ini. Untukmu, aku akan memberikan semuanya seperti yang kau harapkan. Jangan khawatir!" jawab Kenzi sambil mengedipkan matanya sebelah pada Rose......


...Rose hanya mencibir kesal. Ia pun mengajak Clara untuk bicara di ruang tamu. Meninggalkan kedua sahabat itu untuk bicara......


..."Bagaimana? apa kau sudah menyiapkan semuanya untuk nanti malam?" tanya Clara penasaran......

__ADS_1


..."Kakakk!" kata Rose menahan malu......


..."Hei..., ada apa?" tanya Clara bingung......


..."Jangan bahas ini, aku malu!" jawab Rose pelan......


..."Jangan malu, kau sudah menjadi istrinya sekarang. Apalagi yang bisa kalian lakukan selain hal itu. Lagi pula ini malam pertama kalian, apakah kau akan melewatkannya?" terang Clara......


..."Tentu saja tidak. Hanya saja, membahasnya secara gamblang ini membuatku malu!" jelas Rose......


..."Apa yang membuatmu malu, ini bukan kali pertamanya untuk kalian. Hanya momentnya saja yang tepat karena malam ini adalah malam pertama kalian!" kekeh Clara menggoda Rose......


..."Sejujurnya ..., Emm... K-kami belum pernah melakukannya!" kata Rose gugup......


..."APAA!!" Teriak Clara tak percaya.....


..."Sudah hampir satu Minggu Rose kau tinggal di rumah Kenzi, bagaimana mungkin kalian belum melakukan apa-apa!" kata Clara tak percaya......


..."I-iya ...., A-aku tahu. Tapi Kenzi sudah mengatakan dia ingin melakukannya saat aku benar-benar sudah menjadi istrinya!" jelas Rose......


..."Kenapa? Apa dia tak tergoda pada tubuhmu? Ah tidak mungkin, kau mempunyai tubuh yang sempurna. Kecuali dia tak memiliki hasrat pada seorang wanita!" ungkap Clara yang bingung dengan hubungan adik angkatnya itu......


..."Tidak seperti itu kak. Dia normal. Dia memang ingin menjadikannya sebagai moment pertama kami agar lebih berkesan saja. Lagi pula selama aku tinggal di sana dia cukup tersiksa menahannya. Kami tidur bersama tanpa melakukan apa-apa, dan pada akhirnya dia berakhir di bawah aliran shower!" Papar Rose......


...Mata Clara kian membulat mendengarnya. Tapi sudahlah, Meski banyak yang ingin ia tanyakan, hal ini tak berhak ia utarakan karena itu sudah menjadi keputusan keduanya, Rose dan Kenzi. Biarlah mereka mewarnai hubungan mereka dengan cara mereka sendiri. Dia sebagai kakak dan orang terdekat hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi keduanya......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏

__ADS_1


__ADS_2