
Siang ini Kenzi melewatkan makan siangnya. Ia sedang sibuk dengan berkas-berkas dan layar komputernya. Rasa lapar pun tak terasa lagi ..
Tiba-tiba ponsel Kenzi berdering. Arga memanggilnya...
"Iya Ga?" Kata Kenzi pertama kali...
"Aku sudah meminta anak-anak untuk mencari tahu keberadaan wanita itu. Tapi sebanyak tempat hiburan malam yang mereka ketahui,tak ada yang mengenal dia. Aku bahkan sudah menghubungi orang di balik layar. Hasilnya sama,tak ada yang tahu wanita itu!" Jelas Arga...
"Mungkin dia tak di kota ini. Baiklah... Biarkan saja kalau begitu. Kau selesaikan pekerjaanmu dan cepat kembali kemari. Bantu aku!" Ucap Kenzi lalu langsung mematikan sambungan ponselnya...
"Dimana dia? Apa mungkin dia tak di kota ini?" Tanya Kenzi pada dirinya...
Kenzi berpikir sejenak,lalu kembali
Jerry hanya bergumam...
Sementara itu...
Rose sedang menjaga cafe siang ini,hari ini ia sendiri yang menunggunya karena Clara pergi untuk membeli alat-alat dekorasi untuk menata kembali cafenya.
Cafe itu terlihat lenggang karena tak begitu banyak pengunjung. Tidak seperti kemarin yang sangat ramai hingga Rose sendiri tak sempat istirahat. Karena waktunya cukup luang,Rose duduk dengan santai sambil memainkan Games di ponselnya...
"Sial... Kalah lagi!" Keluh Rose pada dirinya sendiri...
"Kau masih harus banyak berlatih agar tak selalu kalah saat memainkan permainan itu denganku nanti!" Kata seorang pria yang tiba-tiba datang dan sudah berada di belakang Rose..
Rose kaget dan segera menoleh. Ia melihat Seorang pria tinggi,hidung mancung sedang berdiri di hadapannya..
"Jerrrrry!" Teriak Rose memanggil pria itu...
Jerry adalah adik sepupu Clara. Ia seorang polisi yang sedang bertugas di luar daerah. Ia juga jarang pulang,namun saat ia pulang pasti akan mengunjungi cafe Clara...
Jerry dan Rose menjadi dekat saat Clara mengenalkannya sehari setelah Clara menolong Rose. Saat itu Jerry memang sedang berkunjung ke tempat Clara. Sejak saat itu keduanya pun mulai akrab dan diam-diam Jerry menyukai Rose kerena kesederhanaannya dan sikap apa adanya itu...
"Kapan kau datang?" Lanjut Rose...
"Aku sudah datang lebih dari 5 menit. Dan selama itu kau selalu di kalahkan oleh permainan itu!" Jawab Jerry setengah menyindir...
__ADS_1
"Ah... Aku sangat payah di permainan itu,namun aku sangat penasaran hingga mencobanya lagi dan lagi!" Jelas Rose mengelak..
Jerry duduk di sebelah Rose,sambil meletakkan paper bag di atas meja, Sementara Rose segera membuatkan Jerry kopi kesukaannya. Tak lama Rose memberikan kopi yang ia buat pada Jerry. Jerry pun menerimanya..
"Thank You!" Kata Jerry pada Rose...
"Apa yang kau bawa?" Tanya Rose penasaran..
"Ini untukmu!" Ujar Jerry yang langsung menyodorkan tas kertas itu pada Rose...
Rose kaget namun juga senang karena mendapatkan hadiah dari Jerry...
"Apa ini? Apa kau sedang naik jabatan hingga kau membelikan aku sebuah hadiah?" Tanya Rose menggoda...
"Sudah buka saja!" Jerry langsung mengelak karena tak tahu harus menjawab apa. Yang ia tahu ia hanya ingin membelikan Rose hadiah...
"Drawing Pad? Jerry ini mahal sekali!" Ujar Rose kaget...
"Aku lihat kau suka menggambar. Sekarang kau bisa menggambar dengan cepat menggunakan drawing Pad ini!" Jelas Jerry...
"Tapi ini sangat mahal Jer! sayang dengan uangmu. Bukankah kau ingin membeli rumah yang besar di sekitar sini?" Ucap Rose mengingatkan tentang keinginan Jerry...
"Tenang saja... Ini bukan uang untuk membeli rumah!" Jawab Jerry sekenanya...
"Tetap saja.. Kau seharusnya menghemat uangmu jika kau ada sebuah keinginan, sekarang kau malah memberikanku Drawing pad!" Omel Rose pada Jerry...
"Baiklah jika kau tak suka akan kukembalikan saat aku pulang nanti!" Ujar Jerry seraya menarik kotak tersebut di tangan Rose, namun Rose menahannya...
"Emm... Kau sudah membelikan ini untukku. Jangan kau ambil lagi,itu tak baik. Jadi drawing Pad ini akan kusimpan dengan baik!" Kata Rose malu-malu...
"Dasar wanita ini... Kau tadi mengatakan bahwa aku boros karena membelikanmu drawing Pad ini. Saat ingin kukembalikan kau malah menahannya!" Gerutu Jerry sambil tersenyum kecil karena senang Rose mau menerima hadiah yang ia berikan hari ini....
"Kau ini... Aku tahu maksudmu baik. Kau pun tahu kalau aku mengkhawatirkanmu dan juga keinginanmu. Aku hanya tak ingin karena kau memberikan hadiah ini padaku kau akan kesulitan nantinya!" Rengek Rose...
__ADS_1
"Heii... Kau pikir aku akan membuang-buang uangku karena aku sangat memikirkanmu. Kau pikir kau siapa? pacarku bukan.. Kau hanya menjadi adik kesayangan kak Clara saat ini dan secara tidak langsung kau menggeser posisiku sebelumnya. Aku memberi ini untuk menyuapmu agar kau sedikit mengalah saat kak Clara lebih memperhatikanmu!" Jelas Jerry setengah bergurau...
Rose menatap tajam kearahnya. Jerry pun demikian. Tak lama keduanya pun tertawa bersamaan...
"Kemana kakakku itu?" Tanya Jerry kemudian...
"Dia sedang belanja untuk menata ulang cafe ini agar menarik minat pengunjung!" Jawab Rose...
"Ah begitulah? Mau di apakan ini cafe? apa akan di buat bergaya seperti anak muda saat ini?" Tanya Jerry menebak-nebak...
"Entahlah... Tapi sepertinya tidak... Aku pikir kak Clara akan mendekorasinya dengan nuansa militer untuk mengingat mendiang suaminya!" Jawab Rose tiba-tiba...
"Berarti dia hanya akan menarik pengunjung yang tertarik pada dunia militer? Apakah itu akan menguntungkan?" Tanya Jerry lagi...
"Kau seperti tak tahu kak Clara saja. Dia hanya ingin menikmati hidupnya. Lagi pula dia sudah punya segalanya. Dia tak perlu uang lagi!" Jelas Rose..
"Kau benar.. Seandainya kak Clara mau mengurus perusahaan paman. Pasti dia akan lebih kaya dari ini. Tapi dia lebih suka hidup dengan bebas. Dan memilih membuka cafe kecil ini!" Ucap Jerry mengingat sejarah keluarga kakak sepupunya itu...
"Sudahlah... setiap orang mempunyai jalan kehidupannya masing-masing. Mungkin dengan seperti ini kak Clara lebih merasa bahagia. Kau juga,seharusnya kau pun bisa meneruskan perusahaan ayahmu. Kenapa kau lebih memilih menjadi polisi?" Kata Rose menyindir Jerry...
"Bukankah sudah kukatakan,mengenakan seragam seperti ini aku akan terlihat jauh lebih gagah dari pria biasa pada umumnya. Dan ini akan menarik perhatian wanita yang melihatku!" Jelas Jerry...
"Iya...Iya... Kau benar.. Setidaknya dengan pemikiranmu itu!" Gerutu Rose mengejek Jerry...
Keduanya pun berbincang panjang sambil menikmati kopi dan sesekali bergurau atau saling mengejek. Jika keduanya telah bersama waktu tak terasa cepat berlalu meski mereka hanya menghabiskan waktu dengan berbincang tentang hal\-hal konyol atau tentang mengejek seseorang,namun keduanya nampak senang, terutama Jerry,setidaknya hal tersebut semakin membuat mereka saling mengenal dan menjadi lebih dekat lagi....
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏
__ADS_1